<?xml version="1.0" encoding="UTF-8" ?>
<modsCollection xmlns:xlink="http://www.w3.org/1999/xlink" xmlns:xsi="http://www.w3.org/2001/XMLSchema-instance" xmlns="http://www.loc.gov/mods/v3" xmlns:slims="http://slims.web.id" xsi:schemaLocation="http://www.loc.gov/mods/v3 http://www.loc.gov/standards/mods/v3/mods-3-3.xsd">
<mods version="3.3" id="83508">
 <titleInfo>
  <title>KINERJA BETA SAHAM PADA EMITEN PERBANKAN DI BURSA EFEK INDONESIA PADA TAHUN 2008 DAN 2010</title>
 </titleInfo>
 <name type="Personal Name" authority="">
  <namePart>Yasser</namePart>
  <role>
   <roleTerm type="text">Primary Author</roleTerm>
  </role>
 </name>
 <typeOfResource manuscript="no" collection="yes">mixed material</typeOfResource>
 <genre authority="marcgt">bibliography</genre>
 <originInfo>
  <place>
   <placeTerm type="text">Banda Aceh</placeTerm>
   <publisher>Universitas Syiah Kuala</publisher>
   <dateIssued>2020</dateIssued>
  </place>
 </originInfo>
 <language>
  <languageTerm type="code">id</languageTerm>
  <languageTerm type="text">Indonesia</languageTerm>
 </language>
 <physicalDescription>
  <form authority="gmd">Null</form>
  <extent></extent>
 </physicalDescription>
 <note>Perkembangan harga saham di pasar modal merupakan suatu indikator penting  untuk mempelajari  tingkah laku investor.  Investor sebagai  penanam modal,  menginvestasikan dananya bertujuan  untuk mendapatkan imbalan dan pendapatan dari dana yang diinvestasikan. Bagi investor yang menginvestasikan dananya pada  suatu saham perusahaan akan memperoleh pendapatan berupa dividen atau capital gains. Tujuan dari penelitian ini  adalah untuk untuk mengetahui apakah kinerja beta saharn pada emiten perbankan di Bursa Efek Indonesia pada tahun 2008 dan 2010 menunjukkan kepekaan terhadap return pasar dan untuk mengetahui apakah terdapat perbedaan kinerja beta saham pada emiten perbankan di  Bursa Efek indonesia antara tahu.n 2008 dan 2010.&#13;
&#13;
&#13;
Dalam penelitian ini  penulis menggunakan model  indeks  tunggal untuk mendapatkan nilai beta dan juga teknik analisis uji paired sample T test untuk mengetahui perbedaan return saham 2008 dan 2010.  Adapun jenis pengambilan sampel dari penelitian ini adalah dengan menggunakan non probability sampling method,  dengan metode purposive  sampling dan diperoleh 17  perusahaan yang memenuhi kriteria. Hasil penelitian menunjuldcan bahwa rata-rata nilai beta saham pada tahun2008 sebesar 0,695 dan pada tahun 2010 sebesar 0,933, hal tersebut menunjukkan bahwa nilai beta pada tahun 2008 dan 2010 kurang peka terhadap return pasar. Hasil uji T menunjukkan nilai signifikansi sebesar 0,531 atau diatas 0,05 sehingga dapat disimpulkan  bahwa kinerja beta saham pada perusahaan perbankan pada tahun 2008 dan 2010 tidak memiliki perbedaan yang signifikan.&#13;
&#13;
&#13;
&#13;
Kata kunci     : beta  saham, return saham, model indeks tunggal&#13;
</note>
 <classification>0</classification>
 <identifier type="isbn"></identifier>
 <location>
  <physicalLocation>ELECTRONIC THESES AND DISSERTATION Universitas Syiah Kuala</physicalLocation>
  <shelfLocator></shelfLocator>
 </location>
 <slims:digitals/>
</mods>
<recordInfo>
 <recordIdentifier>83508</recordIdentifier>
 <recordCreationDate encoding="w3cdtf">2020-11-17 10:04:15</recordCreationDate>
 <recordChangeDate encoding="w3cdtf">2020-11-17 10:04:57</recordChangeDate>
 <recordOrigin>machine generated</recordOrigin>
</recordInfo>
</modsCollection>