Electronic Theses and Dissertation
Universitas Syiah Kuala
NULL
ANALISIS PERBANDINGAN PENDAPATAN USAHA TAN1 PADI SAWAH ANTARA SISTIM JURONG (2:1) DENGAN SISTIM KONVENSIONAL DI DESA BUNG PAGEU KECAMATAN BLANG BINTANG KABUPATEN ACEH BESAR
Pengarang
SAIFUDDIN - Personal Name;
Dosen Pembimbing
Nomor Pokok Mahasiswa
0705102010120
Fakultas & Prodi
Fakultas Pertanian / Agribisnis (S1) / PDDIKTI : 54201
Subject
Kata Kunci
Penerbit
Banda Aceh : Universitas Syiah Kuala., 2020
Bahasa
Indonesia
No Classification
-
Literature Searching Service
Hard copy atau foto copy dari buku ini dapat diberikan dengan syarat ketentuan berlaku, jika berminat, silahkan hubungi via telegram (Chat Services LSS)
Penelitian dengan judul Analisis Perbandingan Pendapatan Usahatani Padi Sawah Antara Sistim Jurong (2:1) Dengan Sistim Konvensional Di Desa Bung Pageu Kecamatan Blang Bintang Kabupaten Aceh Besar telah dilaksanakan mulai bulan Juni 2012 sampai bulan April 2013 dengan tujuan untuk mengetahui berapa bcsar perbedaan pendapatan usahatani padi sawah antara sistim jurong (2: 1) dengao sistim konvensional. Metode yang digunakan dalam penelitian ini adalah Metode Survey. Pengambilan sampel petani dilakukan dengan cara acak sederhana (simple random sampling). Teknik pengumpulan data yang dilakukan dalam penelitian ini terdiri dari data primer dan data sekunder. Sedangkan untuk metode analisis yang digunakan adalah analisis kuantitatif untuk memband.ingkan pendapatan usahatani padi sawab antara sistim jurong (2: 1) dengan sistim konvensional.
Dari hasil penelitian yang telah dilaksanakan, didapatkan bahwa pada budidaya padi sawah sistim jurong (2: I) produksi rata-rata yang diperoleh adalah 7.970 Kg/Ha/MT, penerimaan Rp 33.474.000 /Ha/MT maka diperoleh pendapatan sebesar Rp 21.263.709 /Ha/MT. Sedangkan untuk padi sawah sistim konvensional produksi rata-ratanya adalah 6.124 Kg/Ha/MT, penerimaan Rp 25.720.800/Ha/MT, diperoleh pendapatan sebesar Rp 13.243.592 /Ha/MT. Tingkat perbedaan pendapatan adalah sebesar Rp 8.020.117 /Ha/MT dan produksinya sebesar 1.846 Kg/Ha/MT. Pengujian secara statistik dengan uji -t pada taraf nyata 0,05% menunjukkan bahwa pendapatan usahatani padi sawah sistim jurong (2: 1) lebih tinggi dibandingkan dengan pendapatan usahatani padi sawah sistim konvensional. Agar para petani yang melaksanakan usahatani padi sawah sistim jurong (2:1) dan sistim konvensional dapat memperoleh produksi yang maksimal diharapkan dapat melaksanakan usahatani tersebut sesuai petunjuk pelaksanaan nya untuk mcningk:at.kan pendapatannya.
Kata Kunci : Padi Sistim Jurong (2:I), Padi Sistim Konvensional,Pendapatan
Tidak Tersedia Deskripsi
ANALISIS PERBANDINGAN PRODUKTIVITAS DAN PENDAPATAN PETANI PADI SAWAH SISTEM KONVENSIONAL DENGAN SISTEM JAJAR LEGOWO DI GAMPONG RHING BLANG KECAMATAN MEUREUDU KABUPATEN PIDIE JAYA (Miranda Rosiva, 2019)
KEANEKARAGAMAN DAN DISTRIBUSI TEMPORAL BURUNG PADA HABITAT SAWAH DI GAMPONG JURONG PEUJEURA DAN BUNG PAGEU, ACEH BESAR (Mardiana Putri, 2023)
ANALISIS PELAKSANAAN PROGRAM GERAKAN PENINGKATAN PRODUKSI PANGAN BERBASIS KORPORASI(GP3K)OLEH PETANI DI DESA BUNG PAGEU KECAMATAN BLANG BINTANG KABUPATEN ACEH BESAR (ULFA FITRIA, 2013)
ANALISIS KOMPARATIF PENDAPATAN PETANI PADI SAWAH DALAM PENGGUNAAN KREDIT USAHA MANDIRI (KUM) DI KECAMATAN MONTASIK KABUPATEN ACEH BESAR (Ita Marina Jamal, 2021)
PERSEPSI PETANI TERHADAP RISIKO USAHATANI PADI SAWAH KECAMATAN BLANG BINTANG KABUPATEN ACEH BESAR (Ikhram Maulidi, 2019)