<?xml version="1.0" encoding="UTF-8" ?>
<modsCollection xmlns:xlink="http://www.w3.org/1999/xlink" xmlns:xsi="http://www.w3.org/2001/XMLSchema-instance" xmlns="http://www.loc.gov/mods/v3" xmlns:slims="http://slims.web.id" xsi:schemaLocation="http://www.loc.gov/mods/v3 http://www.loc.gov/standards/mods/v3/mods-3-3.xsd">
<mods version="3.3" id="83379">
 <titleInfo>
  <title>SOSIALISASI PENGELOLAAN PAJAK BUMI DAN BANGUNAN DI KOTA BANDA ACEH</title>
 </titleInfo>
 <name type="Personal Name" authority="">
  <namePart>JUMARITA</namePart>
  <role>
   <roleTerm type="text">Primary Author</roleTerm>
  </role>
 </name>
 <typeOfResource manuscript="no" collection="yes">mixed material</typeOfResource>
 <genre authority="marcgt">bibliography</genre>
 <originInfo>
  <place>
   <placeTerm type="text">Banda Aceh</placeTerm>
   <publisher>Universitas Syiah Kuala</publisher>
   <dateIssued>2020</dateIssued>
  </place>
 </originInfo>
 <language>
  <languageTerm type="code">id</languageTerm>
  <languageTerm type="text">Indonesia</languageTerm>
 </language>
 <physicalDescription>
  <form authority="gmd">Null</form>
  <extent></extent>
 </physicalDescription>
 <note>Penelitian   ini     berkenaan   dengan   sosialisasi pengeIolaan  Pajak  Bumi   dan  Bangunan  di   Kota Banda Aceh. Analisis       permasalahan   dalam   penelitian    ini    adalah bagaimana  proses   sosialisasi   pengelolaan  Pajak  Bumi     dan Bangunan  di   Kota  Banda  Aceh,   serta  hambatan  apa  saja   yang dihadapi   Dinas   Pendapatan  Daerah   (Dispenda)   dalam sosialisasi   Pajak  Bumi   dan  Bangunan.   Tujuan  penelitian   ini adalah     untuk     mengetahui   proses sosialisasi     pengelolaan Pajak     Bumi     dan  Bangunan,   serta     hambatan     yang    dihadapi Dinas   Pendapatan  Daerah   (Dispenda)   dalam  sosialisasi   Pajak Bumi  dan  Bangunan  di  Kota  Banda  Aceh.   Pada  penelitian     ini digunakan    metode  deskriptif.   yaitu  suatu  cara   yang memungkinkan     untuk  mengetahui   keadaan  atau     kondisi     yang sedang    terjadi   dewasa   ini,   yaitu  yang  berhubungan     dengan sosialisasi     Pajak  Bumi   dan  bangunan  di   Kota  Banda  Aceh. Instrumen  penelitian  ini adalah   angket  dan    wawancara. Angket  dilakukan  dengan  menyebarkan   sejumlah   pertanyaan berikut alternatif jawabannya kepada para responden. Hasil penelitian     ini   menunjukkan  bahwa  sosialisasi  dilakukan aparat  Dinas  Pendapatan  Daerah  Kota  Banda  Aceh     melalui tagihan  pajak,  mengadakan   penyuluhan  pajak  dan  memberi informasi langsung kepada  wajib  pajak. Melalui  tagihan pajak,   aparat  pajak  dapat  berkomunikasi   langsung  dan memberi pengertian  untuk  meningkatkan kesadaran  wajib pajak.   Upaya  yang  telah  dilakukan  Dispenda  Kota  Banda  Aceh dalam   mengoptimalkan pengelolaan PBB adalah   meningkatkan sosialisasi     untuk     meningkatkan   kesadaran  wajib pajak, serta  dukungan segenap  aparatur  pemerintah.   Hambatan yang dihadapi dalam  upaya  sosialisasi  PBB  di  KotaBanda  Aceh adalah  situasi  keamanan  yang belum  kondusif,  serta kurangnya   kesadaran   dan dukungan masyarakat.  Pada  masa memuncaknya  konflik  Aceh,   sekitar   tahun  1998-22000, hampir setiap  wajib  pajak  tidak  menyetor pajak.  Sehingga pendapatan  sektor  pajak  di Kota Banda  Aceh   drastis menurun.  Seiring  mulai  membaiknya  situasi keamanan, pendapatan  sektor pajak  mulai  meningkat  dan  kesadaran wajib  pajak  membayar pajak  juga sudah  mengalami peningkatan.&#13;
&#13;
</note>
 <classification>0</classification>
 <identifier type="isbn"></identifier>
 <location>
  <physicalLocation>ELECTRONIC THESES AND DISSERTATION Universitas Syiah Kuala</physicalLocation>
  <shelfLocator></shelfLocator>
 </location>
 <slims:digitals/>
</mods>
<recordInfo>
 <recordIdentifier>83379</recordIdentifier>
 <recordCreationDate encoding="w3cdtf">2020-11-13 11:24:58</recordCreationDate>
 <recordChangeDate encoding="w3cdtf">2020-11-13 11:25:33</recordChangeDate>
 <recordOrigin>machine generated</recordOrigin>
</recordInfo>
</modsCollection>