<?xml version="1.0" encoding="UTF-8" ?>
<modsCollection xmlns:xlink="http://www.w3.org/1999/xlink" xmlns:xsi="http://www.w3.org/2001/XMLSchema-instance" xmlns="http://www.loc.gov/mods/v3" xmlns:slims="http://slims.web.id" xsi:schemaLocation="http://www.loc.gov/mods/v3 http://www.loc.gov/standards/mods/v3/mods-3-3.xsd">
<mods version="3.3" id="83373">
 <titleInfo>
  <title>ANALISIS PENGGUNAAN  FAKTOR-FAKTOR PRODUKSI INDUSTRI BATU BATA DI ACEH BESAR</title>
 </titleInfo>
 <name type="Personal Name" authority="">
  <namePart>Mirdha Fuadi</namePart>
  <role>
   <roleTerm type="text">Primary Author</roleTerm>
  </role>
 </name>
 <typeOfResource manuscript="no" collection="yes">mixed material</typeOfResource>
 <genre authority="marcgt">bibliography</genre>
 <originInfo>
  <place>
   <placeTerm type="text">Banda Aceh</placeTerm>
   <publisher>Universitas Syiah Kuala</publisher>
   <dateIssued>2020</dateIssued>
  </place>
 </originInfo>
 <language>
  <languageTerm type="code">id</languageTerm>
  <languageTerm type="text">Indonesia</languageTerm>
 </language>
 <physicalDescription>
  <form authority="gmd">Null</form>
  <extent></extent>
 </physicalDescription>
 <note>Penelitian  ini  bertujuan  untuk  mengetahui  faktor-faktor  yang berpengaruh terhadap  produksi  industri  batu  bata di Aceh Besar.  Penelitian dilakukan pada awal tahun  2013,  yaitu  di  Kecamatan Darussalam,  Kecamatan Baitussalam,  Kecamatan Krueng  Barona   Jaya,   dan   Kecamatan   Kuta  Baro   Kabupaten   Aceh   Besar.   Data penelitian   digunakan  data  primer  yang  dihimpun  dengan  menggunakan  daftar pertanyaan (koesioner).  Selain itu, juga dimanfaatkan data sekunder berupa data dari Dinas    Perindustrian    Perdagangan dan Usaha Kecil  Menengah  Aceh    Besar. Responden  terdiri   dari 41  pelaku  usaha  yang  ditentukan  secara  purposif  dan proporsional dari 4 kecamatan sampel.  Hasil  penelitian dengan menggunakan model fungsi  produksi  Cobb-Douglas menunjukkan bahwa tenaga kerja,  bahan  baku  dan modaJ  berpengaruh positif dan  signifikan lerhadap  produk.si  batu bata. Selanjutnya, 78,3 persen proporsi  perubahan daJam produksi  dapat dijelaskan oleh variabel tenaga kerja, variabel  bahan baku dan variabel modal, sisanya 20.7  persen dijelaskan oleh variabel di  luar model. Skala hasil  pada produksi  usaha batu bata adalah 1,196.  Ini menjelaskan bahwa proporsi penambahan faktor produksi akan menghasilkan tambahan produksi dengan proporsi  yang lebih besar dari penambahan input   atau increasing returns to scale.  Dengan hasil  ini  kondisi  usaha di  daerah penelitian layak untuk dikembangkan atau dilanjutkan.&#13;
&#13;
&#13;
&#13;
Kata Kunci :Industri   Batu Bata,  Produksi dan Increasing  Returns to Scale.&#13;
</note>
 <classification>0</classification>
 <identifier type="isbn"></identifier>
 <location>
  <physicalLocation>ELECTRONIC THESES AND DISSERTATION Universitas Syiah Kuala</physicalLocation>
  <shelfLocator></shelfLocator>
 </location>
 <slims:digitals/>
</mods>
<recordInfo>
 <recordIdentifier>83373</recordIdentifier>
 <recordCreationDate encoding="w3cdtf">2020-11-13 11:07:18</recordCreationDate>
 <recordChangeDate encoding="w3cdtf">2020-11-13 11:07:52</recordChangeDate>
 <recordOrigin>machine generated</recordOrigin>
</recordInfo>
</modsCollection>