<?xml version="1.0" encoding="UTF-8" ?>
<modsCollection xmlns:xlink="http://www.w3.org/1999/xlink" xmlns:xsi="http://www.w3.org/2001/XMLSchema-instance" xmlns="http://www.loc.gov/mods/v3" xmlns:slims="http://slims.web.id" xsi:schemaLocation="http://www.loc.gov/mods/v3 http://www.loc.gov/standards/mods/v3/mods-3-3.xsd">
<mods version="3.3" id="83367">
 <titleInfo>
  <title>KONDISI NELAYAN TRADISIONAL DI KABUPATEN ACEH SELATAN (SUATU ANALISIS EKONOMI DAN SOSIAL)</title>
 </titleInfo>
 <name type="Personal Name" authority="">
  <namePart>FAHRIZAl</namePart>
  <role>
   <roleTerm type="text">Primary Author</roleTerm>
  </role>
 </name>
 <typeOfResource manuscript="no" collection="yes">mixed material</typeOfResource>
 <genre authority="marcgt">bibliography</genre>
 <originInfo>
  <place>
   <placeTerm type="text">Banda Aceh</placeTerm>
   <publisher>Universitas Syiah Kuala</publisher>
   <dateIssued>2020</dateIssued>
  </place>
 </originInfo>
 <language>
  <languageTerm type="code">id</languageTerm>
  <languageTerm type="text">Indonesia</languageTerm>
 </language>
 <physicalDescription>
  <form authority="gmd">Null</form>
  <extent></extent>
 </physicalDescription>
 <note>Penelitian ini bertujuan untuk mengetahui kondisi sosial ekonomi nelayan tradisional  di Kabupaten Aceh Selatan.  Responden penelitian adalah sebanyak&#13;
120  orang nelayan tradisional  yang diambil secara proporsional  sampling  dari 3 kecamatan   dalam   kabupaten   tersebut   yang   meliputi   Kecamatan   Samadua, Labuhan Haji  dan Kecamatan Bakongan.  Pengu.mpulan data dilakukan dengan mengedarkan kuesioner.  Selanjutnya data dianalisis secara deskriptif.&#13;
&#13;
&#13;
Hasil penelitian menunjukkan dari 120 orang nelayan yang menjadi responden penelitian, hanya 3 orang diantara mereka dengan pendapatan rata-rata per bulan di atas Rp 1.000.000.  Sebanyak 57 orang dengan pendapatan rata-rata per bulan berkisar antara Rp 200.000-500.000, dan 60 orang lagi dengan pendapatan  berkisar  antara  Rp  500.000-1.000.000.  Sebagian  besar  responden yakni 99 orang menyatakan bahwa pendapatan yang mereka terima dari pekerjaan sebagai nelayan tidak mencukupi untuk memenuh.i kebutuhan hidup sehari-hari. Karena  itu, mereka terpaksa mencari pekerjaan lainnya selain sebagai  nelayan. Hasil penelitian juga menemukan sebanyak 102 orang diantara responden tidak pernah memiliki tabungan.  Sebanyak  18  orang memiliki tabungan dengan nilai nominal rata-rata per bulan dibawah Rp 50.000. Sedangkan dilihat dari besarnya pengeluaran untuk konswnsi makanan per hari, 45,80 persen dari jumlah keseluruhan responden dengan pengeluaran untuk konsumsi  makanan di  bawah Rp 20.000 per hari.&#13;
&#13;
&#13;
Selanjutnya  dilihat  dari  kondisi  sosial,  seperti  pendidikan  anak  dalam keluarga, 33 orang nelayan menyatakan tidak memiliki anak bersekolah. Hal ini bukan berarti mereka tidak memiliki anak, tetapi    memang tidak mampu menyekolahkan anak mereka.  Dari status kepemilikan  rumah, hanya  76 orang nelayan  yang  telah  menempati  rumah  sendiri,  sebaliknya  44  orang  lagi  atau sebesar 36, 7  persen dari jumlah  keseluruhan responden belum memiliki rumah sendiri.  Dilihat  dari kondisi  fisik  rumah yang ditempati,  umumnya  responden tinggal di rumah semi permanen dan rmah kayu, dan hanya sebagian kecil yang tinggal di rumah permanen. Kesimpulan yang dapat diambil  dari  penelitian ini  adalah kondisi  sosial ekonomi  nelayan tradisional di Kabupaten Aceh Selatan menunjukkan  kualitas kehidupan yang rendah. Berpedoman kepada standar kemiskinan menurut UNDP dan Bank Dunia mereka jauh berada dibawah garis kemiskinan.&#13;
</note>
 <classification>0</classification>
 <identifier type="isbn"></identifier>
 <location>
  <physicalLocation>ELECTRONIC THESES AND DISSERTATION Universitas Syiah Kuala</physicalLocation>
  <shelfLocator></shelfLocator>
 </location>
 <slims:digitals/>
</mods>
<recordInfo>
 <recordIdentifier>83367</recordIdentifier>
 <recordCreationDate encoding="w3cdtf">2020-11-13 10:41:35</recordCreationDate>
 <recordChangeDate encoding="w3cdtf">2020-11-13 10:42:29</recordChangeDate>
 <recordOrigin>machine generated</recordOrigin>
</recordInfo>
</modsCollection>