<?xml version="1.0" encoding="UTF-8" ?>
<modsCollection xmlns:xlink="http://www.w3.org/1999/xlink" xmlns:xsi="http://www.w3.org/2001/XMLSchema-instance" xmlns="http://www.loc.gov/mods/v3" xmlns:slims="http://slims.web.id" xsi:schemaLocation="http://www.loc.gov/mods/v3 http://www.loc.gov/standards/mods/v3/mods-3-3.xsd">
<mods version="3.3" id="83364">
 <titleInfo>
  <title>EFISIENSI INDUSTRI KECIL DAN MENENGAH DI KOTA BANDA ACEH</title>
 </titleInfo>
 <name type="Personal Name" authority="">
  <namePart>LUTHFIA AUWALI</namePart>
  <role>
   <roleTerm type="text">Primary Author</roleTerm>
  </role>
 </name>
 <typeOfResource manuscript="no" collection="yes">mixed material</typeOfResource>
 <genre authority="marcgt">bibliography</genre>
 <originInfo>
  <place>
   <placeTerm type="text">Banda Aceh</placeTerm>
   <publisher>Universitas Syiah Kuala</publisher>
   <dateIssued>2020</dateIssued>
  </place>
 </originInfo>
 <language>
  <languageTerm type="code">id</languageTerm>
  <languageTerm type="text">Indonesia</languageTerm>
 </language>
 <physicalDescription>
  <form authority="gmd">Null</form>
  <extent></extent>
 </physicalDescription>
 <note>Penelitian  ini  bertujuan  untuk  mengetahui  efisiensi  industri  kecil  menengah  di Kota Banda  Aceh dengan menganalisis  dan  mengetahui  tingkat  efisiensi  penggunaan  input clan  efisiensi  proses  produksi  industri kecil  menengah  menurut  berbagai  sektor  yang terdapat  di Kota  Banda  Aceh.  Penelitian  ini  dilakukan  di Kota Banda  Aceh  dengan menggunakan data tahunan dari tahun 2007 - 2009  yang berasal dari Dinas Perindstrian Perdagangan  dan  Koperasi  dengan  jumlah   sampel  215 jenis  industri.  Model  yang digunakan   adalah  regresi  berganda,  dengan  uji  efisiensi  penggunaan  input  dilakukan dengan menggunakan  Statistik  Wald sedangkan   efisiensi produksi dengan  rasio input dengan output potensial. Hasil estimasi fungsi produksi diperoleh fungsi produksi  yang signifikan secara teori dan statistiks. Berdasarkan pada basil tersebut,  maka model ini dapatdigunakan   untuk  analisis  efisiensi  input  dan efisiensi  proses  produksi.   Hasil pengujian memperlihatkan bahwa  industri  kecil  menengah  belum  mencapai  efisiensi dalam  penggunaan  input dan  belum  efisien dalam  proses produksi. Penggunaan  input yang  belum  efisien  ini  belum  dapat   dicapai  oleh  industri  kecil  menengah  karena penggunaan  input masih  di  bawah skala  ekonomi,  sedangkan   proses  produksi  sangat ditentukan oleh pasar. Berdasarkan  pada keadaan tersebut, pemerintah dapat membantu industri  kecil   menengah   melalui  bantuan  modal,  peralatan,   bimbingan    teknis   dan perbaikan  prasarana pasar  supaya industri  kecil  menengah  mampu  mencapai  efisiensi penggunaan input dan efisiensi proses produksi.&#13;
&#13;
&#13;
&#13;
Kata kunci :  Tenaga kerja, modal, produksi, efisiensi, industri&#13;
</note>
 <classification>0</classification>
 <identifier type="isbn"></identifier>
 <location>
  <physicalLocation>ELECTRONIC THESES AND DISSERTATION Universitas Syiah Kuala</physicalLocation>
  <shelfLocator></shelfLocator>
 </location>
 <slims:digitals/>
</mods>
<recordInfo>
 <recordIdentifier>83364</recordIdentifier>
 <recordCreationDate encoding="w3cdtf">2020-11-13 10:32:25</recordCreationDate>
 <recordChangeDate encoding="w3cdtf">2020-11-13 10:32:55</recordChangeDate>
 <recordOrigin>machine generated</recordOrigin>
</recordInfo>
</modsCollection>