<?xml version="1.0" encoding="UTF-8" ?>
<modsCollection xmlns:xlink="http://www.w3.org/1999/xlink" xmlns:xsi="http://www.w3.org/2001/XMLSchema-instance" xmlns="http://www.loc.gov/mods/v3" xmlns:slims="http://slims.web.id" xsi:schemaLocation="http://www.loc.gov/mods/v3 http://www.loc.gov/standards/mods/v3/mods-3-3.xsd">
<mods version="3.3" id="83286">
 <titleInfo>
  <title>ANALISIS KINERJA SURAT BERHARGA SETELAH PENAWARAN PERDANA ( IPO ) DI BURSA EFEK JAKARTA</title>
 </titleInfo>
 <name type="Personal Name" authority="">
  <namePart>Hafriza Hanum</namePart>
  <role>
   <roleTerm type="text">Primary Author</roleTerm>
  </role>
 </name>
 <typeOfResource manuscript="no" collection="yes">mixed material</typeOfResource>
 <genre authority="marcgt">bibliography</genre>
 <originInfo>
  <place>
   <placeTerm type="text">Banda Aceh</placeTerm>
   <publisher>Universitas Syiah Kuala</publisher>
   <dateIssued>2020</dateIssued>
  </place>
 </originInfo>
 <language>
  <languageTerm type="code">id</languageTerm>
  <languageTerm type="text">Indonesia</languageTerm>
 </language>
 <physicalDescription>
  <form authority="gmd">Null</form>
  <extent></extent>
 </physicalDescription>
 <note>Penelitian ini berkaitan dengan kinerja surat berharga setelah penawaran  (IPO)  di  Bursa  Efek  Jakarta.  Dalam  penelitian   ini ada  dua penomena   yaitu   kinerja   surat   berharga   jangka   pendek   (3   bulan   12 minggu)  outperformed dan jangka   panjang  (12  bulan  atau  48  minggu) underperformend. Kinerja surat berharga (saham) diukur dengan menggunakan  pergerakan  Market  - Adjusted Abnormal  Return.  Dari 40 perusahaan  yang melakukan  penawaran  perdana  (IPO) pada periode 2002 sampai  2004  setelah  penentuan  sampel  yang  ditetapkan  dengan menggunakan  purposive  sampling  methode maka terdapat  25 perusahaan yang menjadi sampel  dalam  penelitian ini.&#13;
&#13;
Hasil  dari  uji  statistik one -sample t-test dalam  jangka  pendek rata  - rata  abnormal  return   positif  (46,65   persen)   dan   pada  jangka panjang rata -rata  abnormal  return  menurun  menjadi  negatif (-108,86 persen).  Penelitian  ini  konsisten   dengan   penelitian   yang  dilakukan   di beberapa  negara.  Dal am jangka  panjang kinerja surat berharga  (saham) di Bursa Efek Jakarta  mengalami  underperformed setelah  IPO.  Hasil dari uji statistik paired  sample t-test    menunjukan  bahwa  terdapat   perbedaan signifikan    antara   kinerja   jangka   pendek   dan   jangka   panjang  pada perusahaan  yang melakukan  IPO di  Bursa Efek Jakarta.&#13;
&#13;
&#13;
&#13;
&#13;
&#13;
&#13;
&#13;
&#13;
&#13;
&#13;
&#13;
&#13;
&#13;
&#13;
&#13;
&#13;
</note>
 <classification>0</classification>
 <identifier type="isbn"></identifier>
 <location>
  <physicalLocation>ELECTRONIC THESES AND DISSERTATION Universitas Syiah Kuala</physicalLocation>
  <shelfLocator></shelfLocator>
 </location>
 <slims:digitals/>
</mods>
<recordInfo>
 <recordIdentifier>83286</recordIdentifier>
 <recordCreationDate encoding="w3cdtf">2020-11-12 11:22:16</recordCreationDate>
 <recordChangeDate encoding="w3cdtf">2020-11-12 11:23:20</recordChangeDate>
 <recordOrigin>machine generated</recordOrigin>
</recordInfo>
</modsCollection>