Electronic Theses and Dissertation
Universitas Syiah Kuala
NULL
ULASAN INTEGRATIF TATA LAKSANA COVID 19 MENGGUNAKAN HIDROKSIKLOROKUIN KOMBINASI DENGAN AZITROMISIN
Pengarang
Benyamin - Personal Name;
Dosen Pembimbing
Nomor Pokok Mahasiswa
1307101010189
Fakultas & Prodi
Fakultas Kedokteran / Pendidikan Dokter (S1) / PDDIKTI : 11201
Subject
Kata Kunci
Penerbit
Banda Aceh : Universitas Syiah Kuala., 2020
Bahasa
Indonesia
No Classification
-
Literature Searching Service
Hard copy atau foto copy dari buku ini dapat diberikan dengan syarat ketentuan berlaku, jika berminat, silahkan hubungi via telegram (Chat Services LSS)
COVID-19 merupakan penyakit yang disebabkan oleh SARS-CoV-2 yang saat ini menjadi pandemi. Terapi hidroksiklorokuin kombinasi dengan azitromisin merupakan salah satu kombinasi terapi yang dipergunakan dalam tata laksana infeksi COVID-19. Penelitian ini bertujuan untuk mengetahui apakah tata laksana COVID-19 dengan menggunakan terapi hidroksiklorokuin kombinasi dengan azitromisin dapat memperbaiki luaran klinis pada penderitanya. Desain penelitian ini adalah melalui telaah literatur secara sistematis pada literatur penelitian yang memenuhi kriteria inklusi dan eksklusi. Hasil penelitian total adalah 9 artikel. Penderita yang memakai ventilator setelah terapi hidroksiklorokuin kombinasi dengan azitromisin sebanyak 94 orang (12,8%), Penderita yang dirawat di ruang intensif yang meninggal setelah terapi hidroksiklorokuin kombinasi dengan azitromisin sebanyak 189 orang (25,7%), penderita yang meninggal setelah terapi hidroksiklorokuin kombinasi dengan azitromisin yang tidak dirawat di ruang intensif sebanyak 119 orang (19,6%) Median lama hari rawatan adalah 7 hari (4-10). Perbaikan luaran klinis dan penurunan jumlah virus dalam tubuh terjadi pada 973 orang (91,7%) penderita dengan gejala penyakit ringan sampai sedang yang diterapi dengan hidroksiklorokuin kombinasi dengan azitromisin. Penderita dengan interval QT lebih dari 480 ms dengan gejala berat yang mendapatkan terapi hidroksiklorokuin kombinasi dengan azitromisin memiliki kadar enzim hati AST 52 U/L dan ALT 108 U/L, p=0,01.
Kesimpulan dari penelitian, terapi hidroksiklorokuin kombinasi dengan azitromisin dapat mengurangi resiko gejala sesak nafas, dan perburukan pada pasien dengan gejala ringan COVID-19. Terapi kombinasi ini dapat menurunkan angka kematian pada pasien dengan riwayar kanker dan pasien dengan gejala ringan COVID-19. Peneliti tidak mendapatkan data apakah terapi kombinasi ini dapat menurunkan deman ataupun masa rawatan.
Kata kunci : Telaah literatur, COVID-19, Hidroksiklorokuin, azitromisin, terapi kombinasi
Tidak Tersedia Deskripsi
PERBANDINGAN LAMA RAWATAN ANTARA PEMBERIAN AZITROMISIN DAN LEVOFLOKSASIN PADA PASIEN COVID-19 DENGAN PNEUMONIA DI RSUDZA (Titik Aprianti, 2022)
GAMBARAN PENGGUNAAN ANTIBIOTIK PADA PASIEN CVID-19 RAWAT JALAN DI RUMAH SAKIT UMUM DAERAH ZAINOEL ABIDIN BANDA ACEH (ASSYURA FATWA, 2021)
GAMBARAN PENGGUNAAN ANTIBIOTIK PADA PASIEN COVID-19 RAWAT JALAN DI RUMAH SAKIT UMUM DAERAH ZAINOEL ABIDIN BANDA ACEH (ASSYURA FATWA, 2021)
PENGARUH POPULARITAS SITUS, MANFAAT INTEGRATIF PRIBADI, DAN MANFAAT INTEGRATIF SOSIAL TERHADAP NIAT PEMBELIAN KEMBALI PRODUK E-COMMERCE DI BANDA ACEH : KEPUASAN SEBAGAI PEMEDIASI (Sri Indah Lestari, 2024)
PENGARUH ULASAN PRODUK, HARGA DAN PROMOSI TERHADAP KEPUTUSAN PEMBELIAN PRODUK HIJAB BELLA SQUARE YANG DIMEDIASI OLEH KEPERCAYAAN PADA PELANGGAN MARKET PLACE BANDA ACEH (Sri Thaharahnur, 2023)