PERAN PEMIMPIN FORMAL DALAM PEMBANGUNAN DESA PASCA TSUNAMI (STUDI KASUS DI DESA SAWANG KEC. SETIA BAKTI ACEH JAYA) | ELECTRONIC THESES AND DISSERTATION

Electronic Theses and Dissertation

Universitas Syiah Kuala

    NULL

PERAN PEMIMPIN FORMAL DALAM PEMBANGUNAN DESA PASCA TSUNAMI (STUDI KASUS DI DESA SAWANG KEC. SETIA BAKTI ACEH JAYA)


Pengarang

Eka Putra - Personal Name;

Dosen Pembimbing



Nomor Pokok Mahasiswa

0305102010078

Fakultas & Prodi

Fakultas Pertanian / Agribisnis (S1) / PDDIKTI : 54201

Subject
-
Kata Kunci
-
Penerbit

Banda Aceh : Universitas Syiah Kuala., 2020

Bahasa

Indonesia

No Classification

-

Literature Searching Service

Hard copy atau foto copy dari buku ini dapat diberikan dengan syarat ketentuan berlaku, jika berminat, silahkan hubungi via telegram (Chat Services LSS)

Penelitian ini dilakukan dengan studi kasus di Desa Swang Kecarnatan Setia Bakti Kabupaten Aceh Jaya. Ditulis dengan bimbingan dari Dr. Ir. Agussabti M.Si dan Irvan Zikri, SP.


Pemimpin formal Desa Sawang sudah berusaha menjadi stabilisator, modernisator, inovator, pelopor dan melaksanakan pembangunan itu sendiri. Sebagai stabilisator pemimpin Sawang sudah berupaya untuk menjaga kestabilan ekonomi dengan memberikan bantuan perekonomian kepada orang yang sesuai dengan profesi sebelum tsunami, namun belum efektif dalam menjalan.kan tugasnya karena masih sering terjadinya konflik antar masyarakat. Konfik itu sering disebabkan karena lemahnya pengawasan pada dalam pelaksanan pembangunan. Sedangkan sebagai inovator pemimpin Sawang telah melakukan inovasi untuk mempercepat pembangunan. Inovasi itu berupa pelayanan administrasi desa yang bisa clidapat dengan mudah oleh masyarakat. Namun masih terdapat kelemahan dalam pelaksanaan inovasi tersebut yang diakibatkan oleh hilangnya semua data dan berkas desa karena tsunami.


Sebagai modernisator, pemimpin dan masyarakat Sawang telah mempunyai visi untuk membangun desanya kedepan. Dan sebagai pelopor telah berusaha memberi contoh-contoh, misal dengan berusaha untuk bekerja keras tanpa harus tergantung pada apapun. Selain itu peran pemimpin sebagai pelaksana pembangunan itu sendiri juga telah dijalankan trutama daJam membangun administrasi desa. Sedangkan faktor yang mempengaruhi efektifitas peran pernimpin adalah kecerdasannya, kepribadian dan kemampuan supevisi. Ketiga hat ini bisa dilihat dari kasus pemukulan salah satu warga oleh pemuda sawang karena dianggap tidak layak mendapat bantuan rumah.

Tidak Tersedia Deskripsi

Citation



    SERVICES DESK