Electronic Theses and Dissertation
Universitas Syiah Kuala
NULL
PROFIL TENAGA KERJA PEREMPUAN PADA INDUSTRI BATU BATA DI DESA COT GIREUK KECAMATAN PEUSANGAN KABUPATEN BIREUEN
Pengarang
LINDAYANI - Personal Name;
Dosen Pembimbing
Nomor Pokok Mahasiswa
0261130028
Fakultas & Prodi
Fakultas / / PDDIKTI :
Subject
Kata Kunci
Penerbit
Banda Aceh : Universitas Syiah Kuala., 2020
Bahasa
Indonesia
No Classification
-
Literature Searching Service
Hard copy atau foto copy dari buku ini dapat diberikan dengan syarat ketentuan berlaku, jika berminat, silahkan hubungi via telegram (Chat Services LSS)
Kata kunci : Tenaga kerja perempuan, industri batu bata
Penelitian ini bertujuan mengetahu profil tenaga kerja perempuan pada Industri Batu Bata dan untuk mengetahui besarnya pendapatan kaum perempuan yang bekerja pada lndustri Batu Bata dalam membantu pendapatan keluarga. Penelitian ini dilakukan di Desa Cot Gireuk kecamatan Peusangan Kabupaten Bireun. Di Desa ini terdapat 20 buah Pabrik Batu Bata yang terdiri dari 2 Dusun yaitu Dusun Saktijaya dan Dusun Mutiara Jaya, dengan jumlah responden penelitian sebanyak 50 orang yang terdiri dari ibu rumah tangga, janda dan remaja putri yang bekerja pada industri batu bata.
Hasil penelitian menunjukkan bahwa pada umumnya para perempuan pekerja pada industri batu-bata berasal dari keluarga petani, buruh, dan keluarga industri itu sendiri dengan tempat tinggal dekat lokasi pabrik. Berdasarkan hasil penelitian rata• rata pekerja pabrik batu bata mempunyai tingkat pendidikan yang berbeda, dimana sebanyak 3 orang atau 6.0% tamat SD, sebanyak IO orang atau 20.0% tamat SLTP, dan sebanyak 37 atau 54.0% tamat SLTA. Sedangkan tingkat usia didominasi oleh pekerja yang berusia antara 25-30 tahun dengan persentasenya sebesar 54 persen, sedangkan mengenai lama bekerja rata-rata antara 4 - 5 tahun dengan jumlah responden sebanyak 20 orang atau 40.0%, dan lama bekerja antara 2 -3 tahun sebanyak I8 orang atau 36.0%
Bekerja di dapur batu-bata merupakan kegiatan yang hampir turun-temurun dilakukan dan sifatnya tidak mengikat sehingga para perempuan pekerja dapat juga melakukan aktivitas lain seperti ke sawah, kebun maupun ladang.
Pada umumnya perempuan yang bekerja di industri batu-bata mampu berinteraksi dengan masyarakat dengan baik tanpa merasa terganggu oleh situasi kerja, serta mampu menerima hal-hal yang baru dilingkungan sekitarnya, sehingga para perempuan tersebut dapat menerima pengetahuan yang sifatnya baru dalam rangka mengembangkan dirinya .Tingkat pendapatan pekerja batu bata dalam setiap bulan mulai dari kurang dari Rp. 300.000 -adalah sebesar 40 pesen, kemudian tingkat pendapatan Rp 300.000 - Rp. 499.000,- adalah sebesar 32 persen. Kemudian pendapatan sebesar Rp 500.000- 699.000,- atau sebesar20 persen dari total sampel yang diteliti, pendapatan responden lebih dari 700.000 adalah sebesar 8 persen.
Tidak Tersedia Deskripsi
PROFIL PEREMPUAN PEKERJA BATU BATA DIMEUNASAH PAPEUN KECAMATAN KRUENG BARONA JAYA KABUPATEN ACEH BESAR (Khairunnisa, 2018)
PENGARUH PENDIDIKAN, UMUR DAN CURAHAN JAM KERJA IBU RUMAH TANGGA TERHADAP PENDAPATAN KELUARGA (STUDI KASUS: IBU RUMAH TANGGA YANG BEKERJA DI INDUSTRI BATU BATA DI DESA KAJHU KECAMATAN BAITUSSALAM) (Maya Thasya, 2016)
KONTRIBUSI PEKERJA PEREMPUAN TERHADAP PENDAPATAN KELUARGA PADA PABRIK BATU BATA TANJUNG SELAMATRNKECAMATAN DARUSSALAM KABUPATENRNACEH BESAR (Heldarina, 2015)
PROFIL KEMISKINAN DI KECAMATAN PEUSANGAN SIBLAH KREUNG KABUPATEN BIREUEN (Dessy Arianti, 2016)
HUBUNGAN PENGETAHUAN DAN SIKAP DENGAN PENGGUNAAN ALAT PELINDUNG DIRI PADA PEKERJA INDUSTRI BATU BATA DUSUN LAMSEUSONG KABUPATEN ACEH BESAR TAHUN 2015 (TEUKU SULTAN ALAUDDINSYAH, 2015)