PENGARUH NILAI TUKAR RUPIAH TERHADAP EKSPOR NON MIGAS DI INDONESIA PERIODE TAHUN 1991-2006 | ELECTRONIC THESES AND DISSERTATION

Electronic Theses and Dissertation

Universitas Syiah Kuala

    NULL

PENGARUH NILAI TUKAR RUPIAH TERHADAP EKSPOR NON MIGAS DI INDONESIA PERIODE TAHUN 1991-2006


Pengarang

D.Donna sakka Pati - Personal Name;

Dosen Pembimbing



Nomor Pokok Mahasiswa

0211110023

Fakultas & Prodi

Fakultas / / PDDIKTI :

Subject
-
Kata Kunci
-
Penerbit

Banda Aceh : Universitas Syiah Kuala., 2020

Bahasa

Indonesia

No Classification

-

Literature Searching Service

Hard copy atau foto copy dari buku ini dapat diberikan dengan syarat ketentuan berlaku, jika berminat, silahkan hubungi via telegram (Chat Services LSS)

Penelitian ini membahas permasalahan mengenai perkembangan ekspor di Indonesia khususnya ekspor non migas selama kurun waktu 16 tahun yang terhitung dari tahun 1991-2006 dan melihat bagaimana serta sejauh mana nilai tukar rupiah mempengaruhi ekspor non migas di Indonesia. Adapun tujuan dari penelitian ini adalah untuk mengetahui pengaruh nilai tukar rupiah terhadap ekspor non migas di Indonesia.
Data yang digunakan dalam penelitian ini bersifat sekunder, dimana data yang diperoleh berasal dari Badan Pusat Statistik Propinsi Nanggroe Aceh Darussalam,Kantor Bank Indonesia (KBI) di Kota Banda Aceh (baik melalui sistem online/internet,juga publikasi-publikasi Bank Indonesia itu sendiri) dan literatur-literatur lain yang berhubungan dengan penelitian. Data dianalisis secara kualitatif dengan menggunakan konsep-konsep teoritis dan secara kuantitatif dengan peralatan statistik menggunakan SPSS versi 12.00, melalui konsep t-test dan F-test.Berdasarkan hasil penelitian dan pembahasan didapat bahwa nilai tukar rupiah berpengaruh negatif dan signifikan terhadap ekspor non migas dan juga merupakan salah satu faktor yang berpotensi besar dalam perkembangan ekspor non migas. Dari hasil uji F diperoleh Fhitung (28, 470) > Ftabe1 (1, 43). hasil perhitungan itu dapat disimpulkan bahwa menerima hipotesis altematif (Hi) dan menolak hipotesis nol (Ho), artinya secara keseluruhan variabel bebas berpengaruh signifikan terhadap ekspor non migas di Indonesia.Dan hasil penelitian ini diharapkan bahwa pemerintah sebaiknya menjaga nilai tukar rupiah pada titik yang dapat mendorong ekspor non migas namun juga tetap mementingkan posisi nilai tukar rupiah yang tidak terlalu rendah. Selain itu
pemerintah juga harus menjaga keadaan dalam negeri agar tetap dalam kondisi keamanan yang kondusif serta meningkatkan daya saing ekspor non migas.







Tidak Tersedia Deskripsi

Citation



    SERVICES DESK