<?xml version="1.0" encoding="UTF-8" ?>
<modsCollection xmlns:xlink="http://www.w3.org/1999/xlink" xmlns:xsi="http://www.w3.org/2001/XMLSchema-instance" xmlns="http://www.loc.gov/mods/v3" xmlns:slims="http://slims.web.id" xsi:schemaLocation="http://www.loc.gov/mods/v3 http://www.loc.gov/standards/mods/v3/mods-3-3.xsd">
<mods version="3.3" id="83094">
 <titleInfo>
  <title>STUDI PENYEBARAN AIR PANAS MENGGUNAKAN METODE SELF POTENTIAL (SP) DI KAWASAN PANAS BUMI JABOI, SABANG</title>
 </titleInfo>
 <name type="Personal Name" authority="">
  <namePart>Vera Puspita Sari</namePart>
  <role>
   <roleTerm type="text">Primary Author</roleTerm>
  </role>
 </name>
 <typeOfResource manuscript="no" collection="yes">mixed material</typeOfResource>
 <genre authority="marcgt">bibliography</genre>
 <originInfo>
  <place>
   <placeTerm type="text">Banda Aceh</placeTerm>
   <publisher>Universitas Syiah Kuala</publisher>
   <dateIssued>2020</dateIssued>
  </place>
 </originInfo>
 <language>
  <languageTerm type="code">id</languageTerm>
  <languageTerm type="text">Indonesia</languageTerm>
 </language>
 <physicalDescription>
  <form authority="gmd">Null</form>
  <extent></extent>
 </physicalDescription>
 <note>Telah  dilakukan penelitian penyebaran air panas di bawah permukaan tanah dengan menggunakan metode Geolistrik Self  Potential  di kawasan Panas Bumi Jaboi, Sabang. Pengukuran ini dilakukan  dengan menggunakan alat multimeter, beserta kelengkapannya berupa kabel, dan elektroda non potensial yang disebut porouspot.  Metode Self potential merupakan salah satu metode geofisika yang memanfaatkan kelistrikan alamiah, dengan melakukan pengukuran  beda potensial antara dua titik di  permukaan tanah. Pengukuran ini dilakukan pada bentangan&#13;
140  x  140  meter  dengan interval  20 dan  40 meter.  Dimana dari data yang&#13;
diperoleh diplotkan dengan menggunakan program Surfer 8 dan Matlab sehingga&#13;
didapatkan pola kontur isopotensial.  Hasil pola kontur isopotensial pada interval&#13;
20 meter menggambarkan arah penyebaran hidrotermalnya pada posisi N300''E dimana keadaan ini bersesuaian dengan kondisi di lapangan, sedangkan untuk interval 40 meter, arah penyebaran hidrotermalnya  ke Timur dan Barat, dimana&#13;
penyebaran ini tidak ada keterbubuagan dengan sumber, karena intervalnya lebih&#13;
luas sehingga penetrasi yang dihasilkan lebih dalam.&#13;
&#13;
Kata kunci :  Geolistrik, self Potential, hidrotermal&#13;
&#13;
&#13;
&#13;
&#13;
&#13;
&#13;
</note>
 <classification>0</classification>
 <identifier type="isbn"></identifier>
 <location>
  <physicalLocation>ELECTRONIC THESES AND DISSERTATION Universitas Syiah Kuala</physicalLocation>
  <shelfLocator></shelfLocator>
 </location>
 <slims:digitals/>
</mods>
<recordInfo>
 <recordIdentifier>83094</recordIdentifier>
 <recordCreationDate encoding="w3cdtf">2020-11-10 11:54:12</recordCreationDate>
 <recordChangeDate encoding="w3cdtf">2020-11-10 11:55:28</recordChangeDate>
 <recordOrigin>machine generated</recordOrigin>
</recordInfo>
</modsCollection>