<?xml version="1.0" encoding="UTF-8" ?>
<modsCollection xmlns:xlink="http://www.w3.org/1999/xlink" xmlns:xsi="http://www.w3.org/2001/XMLSchema-instance" xmlns="http://www.loc.gov/mods/v3" xmlns:slims="http://slims.web.id" xsi:schemaLocation="http://www.loc.gov/mods/v3 http://www.loc.gov/standards/mods/v3/mods-3-3.xsd">
<mods version="3.3" id="82953">
 <titleInfo>
  <title>PEMETAAN WILAYAH KOMODITAS ANDALAN TANAMAN PANGAN DAN HORTIKULTURA DI PROVINSI NANGGROE ACEH DARUSSALAM</title>
 </titleInfo>
 <name type="Personal Name" authority="">
  <namePart>Nova Sri Rahayu</namePart>
  <role>
   <roleTerm type="text">Primary Author</roleTerm>
  </role>
 </name>
 <typeOfResource manuscript="no" collection="yes">mixed material</typeOfResource>
 <genre authority="marcgt">bibliography</genre>
 <originInfo>
  <place>
   <placeTerm type="text">Banda Aceh</placeTerm>
   <publisher>Universitas Syiah Kuala</publisher>
   <dateIssued>2020</dateIssued>
  </place>
 </originInfo>
 <language>
  <languageTerm type="code">id</languageTerm>
  <languageTerm type="text">Indonesia</languageTerm>
 </language>
 <physicalDescription>
  <form authority="gmd">Null</form>
  <extent></extent>
 </physicalDescription>
 <note>Pengembangan  kawasan  andalan  yang  akan  ditangani  terus-menerus melalui  paket-paket  program jangka  pendek, jangka  menengah,  dan jangka panjang  itu.  Adapun cara-cara  yang  dilakukan  dalam menentukan  program tersebut adalah dengan melakukan pemetaan komoditas andalan yang di  miliki oleh masing-masing Kabupaten di Provinsi Nanggroe Aceh Darussalam. Oleh karena itu adapun permasalahan dalam penelitian ini adalah bagaimana kondisi pemetaan wilayah  komoditas  andalan Tanaman  Pangan  dan Hortikultura  di Provinsi NAD.Adapun tujuan  dalam penelitian  ini  adalah untuk mengetahui  kondisi pemetaan wilayah  komoditas  andalan  Tanaman  Pangan dan Hortikultura  di Provinsi NAD&#13;
Data yang digunakan dalam penelitian  ini adalah data sekunder yang diperoleh dari instansi-instansi  terkait, literatur,  laporan  ilmiah yang berhubungan  dengan  masalah  yang  sedang  di  teliti.  Data yang  digunakan adalah data sekunder tahun 2006.Penelitian ini pada dasamya menggunakan metode analisis desktriptif kuantitatif, dengan  menggunakan  model analisis Model of Regional Production  Adjustment(Earl  dan  Uma,  1975:   13)  sebagai  berikut:       &#13;
Maks=Z ? 14 ? 10 ? kq r kq Adapun   kondisi  pemetaan   Komoditas   andalan  di  Provinsi  NAD  yaitu sebagian   besar  wilayah  Kabupaten  memiliki 7- 10 jenis Komoditas   dengan jumlah  produktivitas  sebesar   1,94 ton per  ha sampai  55,46 ton  per  ha.  Untuk jenis tanaman  padi  masih  memiliki  peluang  untuk  dikembangkan lebih  besar dibandingkan  tanaman   lain,  baik  dari  segi  penambahan  luas  lahan,  maupun dari jumlah  tananam  yang  dimiliki.  Sedangkan tanaman   lain  seperti jagung, kedelai,  kacang  tanah,  pisang,  cabai  merah, durian, jeruk, melinjo dan kentang perlunya  memaksimalkan jumlah tanaman  berdasarkan  jenis tanaman  tersebut dari luas lahan  yang ada saat ini.&#13;
Penggunaan sumberdaya  sebaiknya  digunakan   tidak  berlebihan.  Untuk meningkatkan tingkat produksi maksimum, maka dapat dilakukan dengan meningkatkan   penggunaan   input  yaitu   luas   lahan.   Diharapkan   agar   dapat melakukan diversifikasi tanaman  dengan  berbagai  pola tanaman  sehingga jenis komoditas  dapat memiliki  lebih jenis yang dihasilkan  masing-masing daerah.&#13;
&#13;
&#13;
&#13;
&#13;
&#13;
&#13;
&#13;
</note>
 <classification>0</classification>
 <identifier type="isbn"></identifier>
 <location>
  <physicalLocation>ELECTRONIC THESES AND DISSERTATION Universitas Syiah Kuala</physicalLocation>
  <shelfLocator></shelfLocator>
 </location>
 <slims:digitals/>
</mods>
<recordInfo>
 <recordIdentifier>82953</recordIdentifier>
 <recordCreationDate encoding="w3cdtf">2020-11-06 15:11:25</recordCreationDate>
 <recordChangeDate encoding="w3cdtf">2020-11-06 15:12:20</recordChangeDate>
 <recordOrigin>machine generated</recordOrigin>
</recordInfo>
</modsCollection>