<?xml version="1.0" encoding="UTF-8" ?>
<modsCollection xmlns:xlink="http://www.w3.org/1999/xlink" xmlns:xsi="http://www.w3.org/2001/XMLSchema-instance" xmlns="http://www.loc.gov/mods/v3" xmlns:slims="http://slims.web.id" xsi:schemaLocation="http://www.loc.gov/mods/v3 http://www.loc.gov/standards/mods/v3/mods-3-3.xsd">
<mods version="3.3" id="82938">
 <titleInfo>
  <title>ANALISIS KOMPARATIF KESEHATAN BANK UMUM KONVENSIONAL DENGAN BANK UMUM SYARIAH DI INDONESIA</title>
 </titleInfo>
 <name type="Personal Name" authority="">
  <namePart>Indra Yadi Putra</namePart>
  <role>
   <roleTerm type="text">Primary Author</roleTerm>
  </role>
 </name>
 <typeOfResource manuscript="no" collection="yes">mixed material</typeOfResource>
 <genre authority="marcgt">bibliography</genre>
 <originInfo>
  <place>
   <placeTerm type="text">Banda Aceh</placeTerm>
   <publisher>Universitas Syiah Kuala</publisher>
   <dateIssued>2020</dateIssued>
  </place>
 </originInfo>
 <language>
  <languageTerm type="code">id</languageTerm>
  <languageTerm type="text">Indonesia</languageTerm>
 </language>
 <physicalDescription>
  <form authority="gmd">Null</form>
  <extent></extent>
 </physicalDescription>
 <note>Penelitian  ini  dilakukan pada bank konvensional dan bank syariah  yang ada di  Indonesia selama periode 2009-2011. Tujuan  penelitian ini  adalah:  untuk mengetahui  tingkat kesehatan  antara bank  konvensional  dan  bank syariah   dengan metode analisis  CAMEL (Capital, Aset,  Manajemen,  Earning, Likuiditas);  mengetahui perbandingan tingkat kesehatan antara kelompok bank konvensional dan bank syariah; dan  meneliti pengaruh dari variabel  ROA  (Return  on Asset),  EQTA  (Equity to  Total Asset) dan OITL (Operting Income to Total Liabilities) terhadap tingkat kesehatan bank. Metode analisis data menggunakan analisis CAMEL dan regresi  linear berganda. Pengujian  hipotesis menggunakan uji-t untuk pengujian hipotesis parsial, dan uji F untuk pengujian hipotesis simultan.  Hasil  penelitian ini,   PT Bank Syariah BRI berada pada  peringkat pertama dengan nilai  CAMEL tertinggi  50,33, PT Bank Mandiri Indonesia berada pada peringkat terakhir dengan nilai  CAMEL terendah 26,33. Sedangkan secara berkelompok,  bank syariah juga berada pada peringkat yang lebih baik, yaitu pada peringkat I, 2, 3, dan 6, sedangkan bank konvensional berada pada peringkat 4, 5,  7,  dan  8 .. Implikasi  dari  penelitian  ini  adalah  agar industri perbankan di Indonesia  lebih mengutamakan bank syariah daripada bank konvensional, dikarenakan  bank syariah  lebih  memiliki tingkat  kesehatan yang lebih tinggi dibandingkan dengan bank konvensional  berdasarkan nilai  CAMEL, dan terbukti  lebih mampu bertahan terhadap risiko, khususnya risiko pembiayaan. Pemerintah dan nasabah perbankan di Indonesia juga diharapkan mendukung dan memilih bank syariah sebagai mitra usaha mereka.&#13;
&#13;
Kata Kunci:  CAMEL,  rasio profitabilitas  (ROA),  risiko kredit (EQTA),  dan&#13;
Kinerja (OITL).&#13;
&#13;
&#13;
&#13;
&#13;
</note>
 <classification>0</classification>
 <identifier type="isbn"></identifier>
 <location>
  <physicalLocation>ELECTRONIC THESES AND DISSERTATION Universitas Syiah Kuala</physicalLocation>
  <shelfLocator></shelfLocator>
 </location>
 <slims:digitals/>
</mods>
<recordInfo>
 <recordIdentifier>82938</recordIdentifier>
 <recordCreationDate encoding="w3cdtf">2020-11-06 10:55:25</recordCreationDate>
 <recordChangeDate encoding="w3cdtf">2020-11-06 10:59:09</recordChangeDate>
 <recordOrigin>machine generated</recordOrigin>
</recordInfo>
</modsCollection>