<?xml version="1.0" encoding="UTF-8" ?>
<modsCollection xmlns:xlink="http://www.w3.org/1999/xlink" xmlns:xsi="http://www.w3.org/2001/XMLSchema-instance" xmlns="http://www.loc.gov/mods/v3" xmlns:slims="http://slims.web.id" xsi:schemaLocation="http://www.loc.gov/mods/v3 http://www.loc.gov/standards/mods/v3/mods-3-3.xsd">
<mods version="3.3" id="82905">
 <titleInfo>
  <title>PENGARUH UPAH MINIMUM PROVINSI (UMP), INFLASI, DAN PERTUMBUHAN EKONOMI TERHADAP TINGKAT PENGANGGURAN DI INDONESIA</title>
 </titleInfo>
 <name type="Personal Name" authority="">
  <namePart>AININ FADHILLAH</namePart>
  <role>
   <roleTerm type="text">Primary Author</roleTerm>
  </role>
 </name>
 <typeOfResource manuscript="no" collection="yes">mixed material</typeOfResource>
 <genre authority="marcgt">bibliography</genre>
 <originInfo>
  <place>
   <placeTerm type="text">Banda Aceh</placeTerm>
   <publisher>Universitas Syiah Kuala</publisher>
   <dateIssued>2020</dateIssued>
  </place>
 </originInfo>
 <language>
  <languageTerm type="code">id</languageTerm>
  <languageTerm type="text">Indonesia</languageTerm>
 </language>
 <physicalDescription>
  <form authority="gmd">Null</form>
  <extent></extent>
 </physicalDescription>
 <note>Penelitian   ini dilakukan   bertujuan   untuk  mengetahui   seberapa  besar  pengaruh upah  minimum   provinsi   (UMP), inflasi  dan  pertumbuhan   ekonomi   terhadap   tingkat pengangguran   di Indonesia  Variabel  teri.kat dalam  penelitian  ini adalah  pengangguran sedangkan  variabel bebas  adalah UMP, inflasi dan pertumbuhan  ekonomi. Penelitian  ini menggunakan data  sekunder yang  diperoleh  melalui  pengumpulan data  pada  instansi instansi terkait seperti Badan  Pusat Statistik dan badan-badan  lainnya,  serta literatur lain yang  ada  kaitannya  dengan   penelitian   ini.  Data  yang  digunakan   adalah  data  antar propinsi  seluruh  Indonesia  tahun  2007-2008.  Metode  analisis  yang  digunakan   adalah model regresi linier berganda.Hasil penelitian  menjelaskan bahwa pengangguran  akan meningkat  sebesar  0,06 persen  jika  UMP   mengalami   kenaikan   sebesar   Rp. l 00.000  dengan   asumsi  variabel inflasi  dan pertumbuhan  ekonomi   dianggap  tetap.   Sedangkan   apabila  tingkat  inflasi mengalami kenaikan sebesar 1 persen maka akan berpengaruh  terhadap penurunan pengangguran   sebesar  0,262 persen  dengan  asumsi  variabel  pertum buhan  ekonomi  dan UMP  dianggap  tetap,  dan  apabila  tingkat  pertumbuhan   ekonomi  mengalami   kenaikan sebesar 1 persen  maka  akan  berpengaruh  terbadap  peningkatan  pengangguran sebesar 0,514 persen dengan  asumsi  variabel  inflasi dan UMP dianggap  tetap. Dari hasil regresi diperoleh   nilai   koefesien  determinan   (R2)  sebesar   0,207   dalam   artian   20,7persen perubahan   dalam   variabel   pengangguran   di  Indonesia   dapat  dijelaskan  oleh  faktor- faktor  UMP, inflasi, dan pertumbuhan. ekonomi. Sedangkan 79,3 persen dijelaskan oleh faktor-faktor diluar penelitian  ini.&#13;
Untuk penciptaan  lapangan kerja yang luas diperlukan perusahaan-perusahaan industri  yang  mampu  menyerap   banyak  tenaga  kerja.  Maka  disarankan   kepada  para investor  dan pemilik  modal  agar  kegiatan  investasi  lebih  diutamakan   kepada  barang- barang   modal    yang   bersifat   padat   karya,   tentu   saja  tanpa   mengabaikan   tujuan pertumbuhan  ekonomi  yang cukup tinggi.&#13;
&#13;
&#13;
&#13;
&#13;
</note>
 <classification>0</classification>
 <identifier type="isbn"></identifier>
 <location>
  <physicalLocation>ELECTRONIC THESES AND DISSERTATION Universitas Syiah Kuala</physicalLocation>
  <shelfLocator></shelfLocator>
 </location>
 <slims:digitals/>
</mods>
<recordInfo>
 <recordIdentifier>82905</recordIdentifier>
 <recordCreationDate encoding="w3cdtf">2020-11-06 09:20:43</recordCreationDate>
 <recordChangeDate encoding="w3cdtf">2020-11-06 09:21:23</recordChangeDate>
 <recordOrigin>machine generated</recordOrigin>
</recordInfo>
</modsCollection>