<?xml version="1.0" encoding="UTF-8" ?>
<modsCollection xmlns:xlink="http://www.w3.org/1999/xlink" xmlns:xsi="http://www.w3.org/2001/XMLSchema-instance" xmlns="http://www.loc.gov/mods/v3" xmlns:slims="http://slims.web.id" xsi:schemaLocation="http://www.loc.gov/mods/v3 http://www.loc.gov/standards/mods/v3/mods-3-3.xsd">
<mods version="3.3" id="82890">
 <titleInfo>
  <title>FAKTOR-FAKTOR YANG MEMPENGARUHI &quot;TIME DEPOSITS RATE&quot; BANK-BANK UMUM DI INDONESIA</title>
 </titleInfo>
 <name type="Personal Name" authority="">
  <namePart>Murni</namePart>
  <role>
   <roleTerm type="text">Primary Author</roleTerm>
  </role>
 </name>
 <typeOfResource manuscript="no" collection="yes">mixed material</typeOfResource>
 <genre authority="marcgt">bibliography</genre>
 <originInfo>
  <place>
   <placeTerm type="text">Banda Aceh</placeTerm>
   <publisher>Universitas Syiah Kuala</publisher>
   <dateIssued>2020</dateIssued>
  </place>
 </originInfo>
 <language>
  <languageTerm type="code">id</languageTerm>
  <languageTerm type="text">Indonesia</languageTerm>
 </language>
 <physicalDescription>
  <form authority="gmd">Null</form>
  <extent></extent>
 </physicalDescription>
 <note>Tujuan  penelitian  ini  adalah  untuk  menganalisis  faktor-faktor  yang mempengaruhi   penetapan  suku  bunga  deposito  berjangka  di Indonesia. Penelitian  ini dilakukan   di  Indonesia  dengan  menggunak an  data  sekunder  periode   1997-2008  yang bersumber  dari Bank Indonesia,  Badan  Pusat Statistik, dan instansi yang terkait  dengan penelitian   ini.  Data  dianalisis   dengan   pendekatan   deskriptif   dan   kuantitatif melalui penyajian  dan  penyusunan  data  ke  dalam  tabeJ  yang  dianalisis  dengan  menggunakan model regresi tinier.&#13;
&#13;
&#13;
Berdasarkan  hasil  penelitian   dan pembahasan    diperoleh   model   persamaan  : I= -1.957  + 0.057  II  +  1.056$BI  +  ei.   Hasil  penelitian  ini menunjukan adanya hu.bungan  yang  signifikan  antara  tingkat  bunga  SBI  dan  inflasi  terhadap   suku  bunga deposito  di Indonesia.  Konstanta  (po) sebesar  -1,957,  artinya apabila variabel  inflasi dan bunga  SBI diasumsikan  sama dengan nol (0), maka tingkat bunga deposito  di Indonesia adalah  sebesar  -1,957  persen  atau  sama dengan  nol (0).  Koefisien  regresi  untuk  inflasi (p) adalah  0,057,  artinya  apabila  terjadi  kenaikan  inflasi di Indonesia  sebesar  I  persen maka   akan   menyebabkan   meningkatnya  bunga  deposito   di  Indonesia   sebesar   0,057 persen,  dengan  asumsi  bunga  SBI  dianggap  konstan  dan  faktor-faktor lain juga  tetap. Koefisien   regresi   untuk  bunga  SBI  (p) sebesar   1,056,  menyatakan  bahwa  setiap terjadinya   kenaikan   bunga   SBI  sebesar   I    persen   maka  akan  meningkatkan  bunga deposito sebesar  1,056 persen, dengan  asumsi  inflasi dianggap konstan  dan faktor-faktor lain juga tetap.  Koefisien  determin asi  (R) sebesar  0,98,  artinya  98  persen  perubahan variabel terikat  (bunga deposito) dijelaskan  oleh variabel bebas ( inflasi dan bunga SBI), sedangkan  selebihnya  2 persen  dijelaskan  oleh faktor-faktor lain di  luar penelitian  ini, seperti  faktor pertumbuhan   ekonomi  dan jumlah  uang  beredar.  Atas  dasar  ini, campur tangan  Bank  Indonesia  dalam  penetapan  tingkat bunga deposito  pada bank-bank  umum sangat  diperlukan.  Hal ini mengingat  adanya penetapan tingkat  bunga  di  bawah  standar Bl.&#13;
</note>
 <classification>0</classification>
 <identifier type="isbn"></identifier>
 <location>
  <physicalLocation>ELECTRONIC THESES AND DISSERTATION Universitas Syiah Kuala</physicalLocation>
  <shelfLocator></shelfLocator>
 </location>
 <slims:digitals/>
</mods>
<recordInfo>
 <recordIdentifier>82890</recordIdentifier>
 <recordCreationDate encoding="w3cdtf">2020-11-05 14:50:58</recordCreationDate>
 <recordChangeDate encoding="w3cdtf">2020-11-05 14:51:52</recordChangeDate>
 <recordOrigin>machine generated</recordOrigin>
</recordInfo>
</modsCollection>