ANALISIS FAKTOR-FAKTOR YANG MEMPENGARUHI KESEIMBANGAN NERACA PEMBAYARAN INDONESIA | ELECTRONIC THESES AND DISSERTATION

Electronic Theses and Dissertation

Universitas Syiah Kuala

    NULL

ANALISIS FAKTOR-FAKTOR YANG MEMPENGARUHI KESEIMBANGAN NERACA PEMBAYARAN INDONESIA


Pengarang

SAID DANI HIDAYAT - Personal Name;

Dosen Pembimbing



Nomor Pokok Mahasiswa

9911110348

Fakultas & Prodi

Fakultas / / PDDIKTI :

Subject
-
Kata Kunci
-
Penerbit

Banda Aceh : Universitas Syiah Kuala., 2020

Bahasa

Indonesia

No Classification

-

Literature Searching Service

Hard copy atau foto copy dari buku ini dapat diberikan dengan syarat ketentuan berlaku, jika berminat, silahkan hubungi via telegram (Chat Services LSS)

Judul dari penelitian ini adalah ingin menganalisis dan mengetahui pengaruh pendapatan luar negeri, tingkat nilai tukar riil, tingkat suku bunga dalam negeri, tingkat suku bunga luar negeri dan krisis ekonomi dan moneter terhadap keseimbangan neraca pembayaran Indonesia.

Data yang digunakan adalah data skunder deret waktu (time series) yaitu dari tahun 1983 sampai dengan tahun 2002. Sumber data berasal dari Bank Indonesia Nanggroe Aceh Darussalam, Badan Pusat Statistik, literatur dan laporan lainnya yang berkaitan dengan penelitian ini. Analisis yang digunakan untuk menjawab permasalahan penelitian adalah dengan melakukan pendekatan deskriptif, yaitu dengan cara penyajian dan penyusunan data neraca pembayaran yang ada ke dalam tabel-tabel untuk dianalisis. Adapun untuk melihat pengaruh faktor-faktor tersebut terhadap keseimbangan neraca pembayaran Indonesia digunakan model ekonometrika yang dilakukan secara simultan dengan menggunakan metode OLS

Hasil penelitian mengungkapkan bahwa perkembangan saldo neraca pembayaran Indonesia mengalami peningkatan dengan rata-rata pertumbuhan 14,74 persen setiap tahunnya. Dengan laju pertumbuhan saldo transaksi berjalannya tumbuh rata-rata 27,65% per tahun dan saldo transaksisi modal tumbuh rata-rata 3,25 % per tahun. Berdasarkan hasil pengujian ANOVA (Analysis of Variance) atau uji--F statistik diperoleh nilai Ft sebesar 3,138, sedangkan nilai Faaa pada tingkat signifikansi 5 % adalah sebesar 2,960. Hal ini menunjukkan bahwa Fon > Fae dengan tingkat signifikansi 0,042 %. Dengan demikian hasil perhitungan statistik memperhihatkan bahwa menolak hipotesis nol (Ho) atau menerima hipotesis alternatif (Ha) yang diajukan bahwa pendapatan luar negeri (Y•), tingkat nilai tukar riil (RER), tingkat suku bunga dalam negeri (r), tingkat suku bunga luar negeri (r,) dan krisis ekonomi dan moneter (D) berpengaruh nyata terhadap keseimbangan neraca pembayaran Indonesia. Dalam penelitian ini juga nilai koefisien korelasi (R) sebesar 0,727 yang memperlihatkan bahwa derajat hubungan antara variabel bebas (keseimbangan neraca pembayaran Indonesia) dengan variabel terikat (fakor-faktor yang mempengaruhi) adalah 72,70%, sedangkan koefisien determinasi (R) nilainya sebesar 0,528, artinya bahwa hanya sebesar 52,80% variasi perubahan yang terjadi di dalam variabel terikat dapat dijelaskan dalam variabel bebas.

Dari hasil penehitian ini dapat disimpulkan bahwa pendapatan luar negeri, tingkat nilai tukar riil dan krisis ekonomi dan moneter berpengaruh signifikan terhadap keseimbangan neraca pembayaran Indonesia, sedangkan tingkat suku bunga tidak berpengaruh secara signifikan terhadap keseimbangan neraca pembayaran Indonesia, serta dengan kecilnya pengaruh antar variabel-variabel ini dapat dijadikan sebagai acuan bagi pengambil keputusan dalam merumuskan kebijaksanaan perdagangan khususnya di bidang neraca pembayaran.

Tidak Tersedia Deskripsi

Citation



    SERVICES DESK