GAYA KOMUNIKASI ORANG TUA DALAM MENGATASI KENAKALAN REMAJA DI DESA LAMTEH KECAMATAN ULEE KARENG KOTA BANDA ACEH | ELECTRONIC THESES AND DISSERTATION

Electronic Theses and Dissertation

Universitas Syiah Kuala

    NULL

GAYA KOMUNIKASI ORANG TUA DALAM MENGATASI KENAKALAN REMAJA DI DESA LAMTEH KECAMATAN ULEE KARENG KOTA BANDA ACEH


Pengarang

Muliani - Personal Name;

Dosen Pembimbing



Nomor Pokok Mahasiswa

0710102010019

Fakultas & Prodi

Fakultas Ilmu Sosial dan Politik / Ilmu Komunikasi(S1) / PDDIKTI : 70201

Subject
-
Kata Kunci
-
Penerbit

Banda Aceh : Universitas Syiah Kuala., 2020

Bahasa

Indonesia

No Classification

-

Literature Searching Service

Hard copy atau foto copy dari buku ini dapat diberikan dengan syarat ketentuan berlaku, jika berminat, silahkan hubungi via telegram (Chat Services LSS)

Komunikasi yang harmonis antara orang tua dan anak (remaja) harus selalu dijaga atau dibina, karena komunikasi yang harmonis dapat mempengaruhi perilaku seorang remaja. Kurang baiknya kualitas gaya komunikasi orang tua saat berkomunikasi dengan remaja, akan berdampak buruk pada perilaku anak khususnya remaja. Perkembangan emosi remaja dipengaruhi oleh gaya komunikasi orang tua dalam keluarga. Adapun tujuan dalam penelitian ini adalah untuk mengetahui bagaimana gaya komunikasi orang tua dalam mengatasi kenakalan remaja di desa Larnteh Kecamatan Ulee Kareng Kota Banda Aceh. Pengumpulan data dilakukan dengan wawancara, dokumentasi dan observasi langsung ke lapangan. Data hasil wawancara dianalisis dengan menggunakan metode penelitian deskriptif kualitatif.Berdasarkan konsep teoritis terdapat 3 jenis gaya komunikasi orangtua dengan anak dalam keluarga dan dalam mengatasi kenakalan remaja, yaitu gaya otoriter, gaya pemisif dan gaya demokratis. Dari hasil penelitian dapat disimpulkan bahwa, gaya komunikasi orang tua dalam mengatasi kenakalan remaja di desa Lamteh umumnya menggunakan gaya komunikasi otoriter. Pada gaya komunikasi otoriter ini orang tua cenderung mengekang dalam menyelesaikan masalah kenakalan remaja, orang tua cenderung melakukan kekerasan. Gaya komunikasi otoriter berdampak negatif pada remaja, karena gaya komunikasi otoriter akan menimbulkan rasa dendam dan benci terhadap orang tuanya. Oleh karena itu pengaruh yang ditimbulkan dari gaya komunikasi yang dilakukan orang tua terhadap remaja sangatlah besar, dimana perilaku dan gaya komunikasi orang tua merupakan cerminan bagi remaja dalam berperilaku. Kata Kunci: Gaya Komunikasi, Orang Tua, Kenakalan Remaja.



Tidak Tersedia Deskripsi

Citation



    SERVICES DESK