<?xml version="1.0" encoding="UTF-8" ?>
<modsCollection xmlns:xlink="http://www.w3.org/1999/xlink" xmlns:xsi="http://www.w3.org/2001/XMLSchema-instance" xmlns="http://www.loc.gov/mods/v3" xmlns:slims="http://slims.web.id" xsi:schemaLocation="http://www.loc.gov/mods/v3 http://www.loc.gov/standards/mods/v3/mods-3-3.xsd">
<mods version="3.3" id="82746">
 <titleInfo>
  <title>GAYA KOMUNIKASI ORANG TUA DALAM MENGATASI KENAKALAN REMAJA DI DESA LAMTEH KECAMATAN ULEE KARENG KOTA BANDA ACEH</title>
 </titleInfo>
 <name type="Personal Name" authority="">
  <namePart>Muliani</namePart>
  <role>
   <roleTerm type="text">Primary Author</roleTerm>
  </role>
 </name>
 <typeOfResource manuscript="no" collection="yes">mixed material</typeOfResource>
 <genre authority="marcgt">bibliography</genre>
 <originInfo>
  <place>
   <placeTerm type="text">Banda Aceh</placeTerm>
   <publisher>Universitas Syiah Kuala</publisher>
   <dateIssued>2020</dateIssued>
  </place>
 </originInfo>
 <language>
  <languageTerm type="code">id</languageTerm>
  <languageTerm type="text">Indonesia</languageTerm>
 </language>
 <physicalDescription>
  <form authority="gmd">Null</form>
  <extent></extent>
 </physicalDescription>
 <note>Komunikasi yang  harmonis   antara  orang  tua dan  anak (remaja) harus  selalu dijaga atau dibina,  karena  komunikasi yang harmonis  dapat  mempengaruhi perilaku seorang  remaja. Kurang  baiknya  kualitas  gaya  komunikasi orang  tua saat berkomunikasi dengan  remaja, akan berdampak  buruk pada perilaku  anak khususnya remaja.  Perkembangan emosi  remaja dipengaruhi   oleh  gaya  komunikasi  orang  tua dalam   keluarga.   Adapun   tujuan  dalam   penelitian   ini   adalah untuk   mengetahui bagaimana  gaya  komunikasi   orang  tua  dalam  mengatasi  kenakalan  remaja di  desa Larnteh  Kecamatan   Ulee  Kareng  Kota  Banda  Aceh.  Pengumpulan   data  dilakukan dengan wawancara,  dokumentasi  dan observasi   langsung  ke  lapangan.  Data  hasil wawancara   dianalisis  dengan  menggunakan  metode  penelitian  deskriptif kualitatif.Berdasarkan  konsep teoritis  terdapat  3 jenis gaya komunikasi  orangtua  dengan  anak dalam  keluarga  dan  dalam  mengatasi  kenakalan  remaja,  yaitu  gaya  otoriter,  gaya pemisif dan  gaya demokratis.  Dari  hasil  penelitian  dapat  disimpulkan  bahwa,  gaya komunikasi orang  tua dalam  mengatasi kenakalan  remaja di desa  Lamteh umumnya menggunakan  gaya komunikasi otoriter. Pada gaya komunikasi otoriter  ini orang tua cenderung   mengekang  dalam menyelesaikan  masalah  kenakalan   remaja,  orang  tua cenderung  melakukan  kekerasan.  Gaya  komunikasi  otoriter  berdampak  negatif pada remaja, karena  gaya komunikasi otoriter  akan  menimbulkan  rasa dendam  dan  benci terhadap   orang   tuanya.  Oleh   karena   itu   pengaruh   yang   ditimbulkan  dari   gaya komunikasi  yang  dilakukan   orang   tua  terhadap   remaja  sangatlah   besar,  dimana perilaku  dan  gaya  komunikasi   orang  tua  merupakan  cerminan  bagi  remaja dalam berperilaku. Kata Kunci: Gaya Komunikasi, Orang Tua, Kenakalan Remaja.&#13;
&#13;
&#13;
&#13;
</note>
 <classification>0</classification>
 <identifier type="isbn"></identifier>
 <location>
  <physicalLocation>ELECTRONIC THESES AND DISSERTATION Universitas Syiah Kuala</physicalLocation>
  <shelfLocator></shelfLocator>
 </location>
 <slims:digitals/>
</mods>
<recordInfo>
 <recordIdentifier>82746</recordIdentifier>
 <recordCreationDate encoding="w3cdtf">2020-11-04 11:21:28</recordCreationDate>
 <recordChangeDate encoding="w3cdtf">2020-11-04 11:25:13</recordChangeDate>
 <recordOrigin>machine generated</recordOrigin>
</recordInfo>
</modsCollection>