<?xml version="1.0" encoding="UTF-8" ?>
<modsCollection xmlns:xlink="http://www.w3.org/1999/xlink" xmlns:xsi="http://www.w3.org/2001/XMLSchema-instance" xmlns="http://www.loc.gov/mods/v3" xmlns:slims="http://slims.web.id" xsi:schemaLocation="http://www.loc.gov/mods/v3 http://www.loc.gov/standards/mods/v3/mods-3-3.xsd">
<mods version="3.3" id="82695">
 <titleInfo>
  <title>PENENTU PRODUKSI DAN TINGKAT KEUNTUNGAN PETANI SERE WANGI (CITNEROLLA) DI KABUPATEN GAYO LUES</title>
 </titleInfo>
 <name type="Personal Name" authority="">
  <namePart>Muhammad Ali</namePart>
  <role>
   <roleTerm type="text">Primary Author</roleTerm>
  </role>
 </name>
 <typeOfResource manuscript="no" collection="yes">mixed material</typeOfResource>
 <genre authority="marcgt">bibliography</genre>
 <originInfo>
  <place>
   <placeTerm type="text">Banda Aceh</placeTerm>
   <publisher>Universitas Syiah Kuala</publisher>
   <dateIssued>2020</dateIssued>
  </place>
 </originInfo>
 <language>
  <languageTerm type="code">id</languageTerm>
  <languageTerm type="text">Indonesia</languageTerm>
 </language>
 <physicalDescription>
  <form authority="gmd">Null</form>
  <extent></extent>
 </physicalDescription>
 <note>Penelitian  ini bertujuan untuk mengetahui faktor-faktor yang berpengaruh terhadap  produksi  sere  wangi,  tingkat  keuntungan yang diperoleh  petani  sere  wangi, dan  tingkat  kelayakan   usahatani  sere  wangi.   Penelitian   dilakukan   pada  awal  tahun 2013,  yaitu  di  Kecamatan   Kutapanjang  dan  Kecamatan   Blang  Jerango,   Kabupaten Gayo   Lues.   Data    penelitian   digunakan    data    primer,    yang   dihimpun    dengan menggunakan   daftar   pertanyaan  (kuisioner).   Selain   itu,  juga   dimanfaatkan  data sekunder  berupa  data-data dari  BPS,  dinas/instansi  terkait, dan  lainnya.  Responden terdiri  dari  100  petani  sere  wangi,  yang  ditentukan secara  proporsional dari 6 desa sampel.    Hasil   penelitian    yang   dianalisis   dengan   menggunakan   model    Fungsi Produksi  Cobb-Douglas menunjukkan  faktor-faktor  luas  lahan,  penggunaan  tenaga kerja, dan penggunaan  kayu  bakar  berpengaruh  positif terhadap  produksi  sere wangi. Selanjutnya  93,0  persen,   proporsi  perubahan  dalam  produksi  dapat  dijelaskan  oleh perubahan   variabel-variabel  luas  lahan,  penggunaan  tenaga  kerja,  dan penggunaan kayu  bakar,  sisanya   7  persen   dijelaskan   oleh  variabel   di  luar  model.   Sementara Faktor-faktor  yang   berpengaruh  signifikan   terhadap   produksi   sere  wangi   adalah faktor  luas  lahan  dan penggunaan tenaga  kerja.  Sedangkan  faktor  penggunaan kayu bakar  tidak  berpengaruh  signifikan.  Hasi}  lain  dari penelitian   menerangkan  bahwa rata-rata   penerimaan  petani   sere   wangi   selama   empat   tahap   panen   sebesar   Rp. 36.085.000,-.  Rata-rata   pengeluaran  petani   mulai   dari   pengolahan  lahan  hingga panen   tahap   keempat   sebesar   Rp.   14.024.596,-.  Rata-rata   keuntungan  diperoleh selama   empat   tahap   panen    sebesar    Rp.   22.060.404,-.   Seraca    finansial   dapat disimpullcan   usabatani   sere  wangi   layak  untuk  diusahakan  karena   diperoleh  nilai NPV&gt;O, lRR&gt;O, dan  8/C&gt; I.  Terbukti  nilai  NPV  diperoleh  sebesar  6.497.976, IRR sebesar 22,4, dan B/C rasio sebesar  J ,62.&#13;
&#13;
Kata Kunci : Produksi,  Keuntungan, dan Sere  Wangi&#13;
</note>
 <classification>0</classification>
 <identifier type="isbn"></identifier>
 <location>
  <physicalLocation>ELECTRONIC THESES AND DISSERTATION Universitas Syiah Kuala</physicalLocation>
  <shelfLocator></shelfLocator>
 </location>
 <slims:digitals/>
</mods>
<recordInfo>
 <recordIdentifier>82695</recordIdentifier>
 <recordCreationDate encoding="w3cdtf">2020-11-03 14:47:53</recordCreationDate>
 <recordChangeDate encoding="w3cdtf">2020-11-03 14:48:22</recordChangeDate>
 <recordOrigin>machine generated</recordOrigin>
</recordInfo>
</modsCollection>