PROFIL HISTOPATOLOGIS ENDOKARDIUM DAN KATUP JANTUNG TIKUS PUTIH SETELAH DIINFEKSI RNSTREPTOCOCCUS MUTANS | ELECTRONIC THESES AND DISSERTATION

Electronic Theses and Dissertation

Universitas Syiah Kuala

    SKRIPSI

PROFIL HISTOPATOLOGIS ENDOKARDIUM DAN KATUP JANTUNG TIKUS PUTIH SETELAH DIINFEKSI RNSTREPTOCOCCUS MUTANS


Pengarang

Dinatul Khairani - Personal Name;

Dosen Pembimbing



Nomor Pokok Mahasiswa

1007101110052

Fakultas & Prodi

Fakultas / / PDDIKTI :

Penerbit

Banda Aceh : Fakultas Kedokteran Gigi Universitas Syiah Kuala., 2014

Bahasa

Indonesia

No Classification

617.601

Literature Searching Service

Hard copy atau foto copy dari buku ini dapat diberikan dengan syarat ketentuan berlaku, jika berminat, silahkan hubungi via telegram (Chat Services LSS)

ABSTRAK


Nama : Dinatul Khairani
Fakultas : Pendidikan Dokter Gigi
Judul : Profil Histopatologis Endokardium dan Katup Jantung tikus Putih Setelah Diinfeksi Streptococcus mutans

Streptococcus mutans (S. mutans) merupakan agen utama penyebab karies gigi pada manusia dan ikut berperan terhadap kerusakan pada lapisan endokardium (endokarditis) dan katup jantung. Hal ini dapat terjadi ketika S. mutans masuk ke aliran darah kemudian menginfeksi katup jantung. Tujuan penelitian ini adalah untuk melihat profil histopatologis endokardium dan katup jantung tikus putih setelah diinfeksi oleh S. mutans. Penelitian ini merupakan penelitian laboratoris rancangan post-test only control group dengan pendekatan split plot yang menggunakan tikus putih sebagai sampel, terdiri dari 24 ekor tikus putih yang dibagi menjadi 2 kelompok yaitu kelompok kontrol dan perlakuan, dimana masing-masing kelompok terdiri dari 12 ekor tikus. Kelompok kontrol diinjeksikan NaCl 0,9% dan kelompok perlakuan diinjeksikan S. mutans 109 CFU/ml, yang dilakukan pada hari ke-0 penelitian. Pada hari ke-7, 14, 21, dan 30 tikus dinekropsi sebanyak 3 ekor dari setiap kelompok untuk diambil jantungnya guna pembuatan preparat histologis. Hasil penelitian yang dianalisis secara deskriptif menunjukkan perubahan histopatologis berupa infiltrasi sel radang pada hari ke-14 dan ke-21, hiperemi terlihat pada hari ke-7 , hemoragi terlihat pada hari ke-14 dan 30, cloudy swelling pada hari ke-7 hingga hari ke-30, nekrosis sel yang ditandai dengan piknosis mulai pada hari ke-7 hingga pada akhirnya jaringan menjadi lisis pada hari ke-30. Dari hasil penelitian dapat disimpulkan bahwa infeksi S. mutans dapat menyebabkan endokarditis dan kerusakan katup jantung secara histopatologis berupa hiperemi, hemoragi, infiltrasi sel radang, cloudy swelling, nekrosis sel, lisis jaringan yang semakin meningkat sejalan dengan bertambahnya waktu infeksi.

Kata kunci: Streptococcus mutans, endokardium, katup jantung, endokarditis

Tidak Tersedia Deskripsi

Citation



    SERVICES DESK