<?xml version="1.0" encoding="UTF-8" ?>
<modsCollection xmlns:xlink="http://www.w3.org/1999/xlink" xmlns:xsi="http://www.w3.org/2001/XMLSchema-instance" xmlns="http://www.loc.gov/mods/v3" xmlns:slims="http://slims.web.id" xsi:schemaLocation="http://www.loc.gov/mods/v3 http://www.loc.gov/standards/mods/v3/mods-3-3.xsd">
<mods version="3.3" id="82665">
 <titleInfo>
  <title>BEBERAPA FAKTOR YANG MEMPENGARUHI PERILAKU WAJIB PAJAK ORANG PRIBADI YANG BELUM MENGGUNAKAN SISTEM ELEKT RONIK (E-SYSTEM) DALAM PERPAJAKAN</title>
 </titleInfo>
 <name type="Personal Name" authority="">
  <namePart>Iqbal Agustian</namePart>
  <role>
   <roleTerm type="text">Primary Author</roleTerm>
  </role>
 </name>
 <typeOfResource manuscript="no" collection="yes">mixed material</typeOfResource>
 <genre authority="marcgt">bibliography</genre>
 <originInfo>
  <place>
   <placeTerm type="text">Banda Aceh</placeTerm>
   <publisher>Universitas Syiah Kuala</publisher>
   <dateIssued>2020</dateIssued>
  </place>
 </originInfo>
 <language>
  <languageTerm type="code">id</languageTerm>
  <languageTerm type="text">Indonesia</languageTerm>
 </language>
 <physicalDescription>
  <form authority="gmd">Null</form>
  <extent></extent>
 </physicalDescription>
 <note>Administrasi   perpajakan yang  sulit  diduga  sebagai  penyebab   rendahnya tingkat kepatuban   Wajib  Pajak  (WP)  di  Indonesia  Hal  ini  menyebabkan  tidak optimalnya   penerimaan    pajak.   Untuk   itu   pernerintah    rnelakukan    perubahan mendasar  yang  berkaitan  dengan  modernisasi pajak  di  awal  tahun  2005,    yaitu dilaksanakannya  jenis   pelayanan    e-System   perpajakan   atau  electronik  intelligent service.  E-System  perpajakan dibagi  menjadi  e-Registration,  e-Filing, e-SPT,  dan e-Payment.  E-System  perpajakan ini clibuat dengan  harapan  dapat  mempermudah wajib pajak  untuk  melaksanakan kewajiban  perpajakannya.  Namun  hingga  tahun 2011, sedikit sekali WP di Aceh yang menggunakan  e-System. Jika niat WP dalam penggunaan e-System masih rendah maka akan merugikan DJP yang sudah mengeluarkan biaya  yang  sangat  besar  untuk  menciptakan  sistem  informasi  yang lebih  baik demi memberikan kemudahan  dalam administrasi  perpajakan. Tujuan   penelitian   ini adalah   untuk  mendapatkan  bukti  empiris   tentang faktorfaktor yang   menyebabkan  WP   belum   menggunakan   e-System   yang meliputi  sikap, norma subyektif,  dan kontrol perilaku. Populasi  dalam   penelitian   ini  adalah  seluruh   dosen  Golongan   IV  yang masih  aktif  sampai  dengan  akhir  tahun  201 l pada  Fakultas  Ekonomi  Universitas Syiah Kuala, yaitu sebanyak  47 orang.&#13;
&#13;
&#13;
Hasil  penelitian  menunjukkan bahwa:  (1).  Sikap  WP  berpengaruh   positif terhadap  perilaku  WP menggunakan e-System, (2). Norma  Subyektif berpengaruh positif terhadap  perilaku  WP  menggunakan e-System  (3).  Kontrol  Perilaku   WP pberpengarub  positif  terhadap   Perilaku   WP  menggunakan    e-System,  dan   (4). Sikap,  norma  subyektif,  dan  kontrol  perilaku  berpengaruh   secara  simultan  dan parsial terhadap  perilaku  WP menggunakan  e-System.&#13;
&#13;
&#13;
&#13;
Kata kunci: Theory of Planned  Behavior,  e-System  Perpajakan,   Wajib  Pajak, Sikap, Norma  Subyektif,  Kontrol  Perilaku dan Perilaku&#13;
&#13;
</note>
 <classification>0</classification>
 <identifier type="isbn"></identifier>
 <location>
  <physicalLocation>ELECTRONIC THESES AND DISSERTATION Universitas Syiah Kuala</physicalLocation>
  <shelfLocator></shelfLocator>
 </location>
 <slims:digitals/>
</mods>
<recordInfo>
 <recordIdentifier>82665</recordIdentifier>
 <recordCreationDate encoding="w3cdtf">2020-11-03 10:58:05</recordCreationDate>
 <recordChangeDate encoding="w3cdtf">2020-11-03 10:58:32</recordChangeDate>
 <recordOrigin>machine generated</recordOrigin>
</recordInfo>
</modsCollection>