HUBUNGAN PENGGUNAN KAPASITAS LISTRIK DENGAN PROFIT PENGUSAHA BENGKEL LAS DI KOTA BANDA ACEH (STUDI KASUS 30 BENGKEL LAS) | ELECTRONIC THESES AND DISSERTATION

Electronic Theses and Dissertation

Universitas Syiah Kuala

    NULL

HUBUNGAN PENGGUNAN KAPASITAS LISTRIK DENGAN PROFIT PENGUSAHA BENGKEL LAS DI KOTA BANDA ACEH (STUDI KASUS 30 BENGKEL LAS)


Pengarang

NEISA SAFURA - Personal Name;

Dosen Pembimbing



Nomor Pokok Mahasiswa

0601101010032

Fakultas & Prodi

Fakultas Ekonomi dan Bisnis / Ekonomi Pembangunan (S1) / PDDIKTI : 60201

Subject
-
Kata Kunci
-
Penerbit

Banda Aceh : Universitas Syiah Kuala., 2020

Bahasa

Indonesia

No Classification

-

Literature Searching Service

Hard copy atau foto copy dari buku ini dapat diberikan dengan syarat ketentuan berlaku, jika berminat, silahkan hubungi via telegram (Chat Services LSS)

Kata kunci : Kapasitas Listrik, Genset dan Profit


Tujuan dari penelitian ini adalah untuk mengetahui hubungan antara penggunaan kapasitas listrik terhadap profit pengusaha bengkel las di Kota Banda Aceh. Ruang lingkup penelitian ini adalah dibatasi hanya pada sejauh hubungan antara kapasitas listrik yang digunakan dengan profit pengusah a bengkel di Kota Banda Aceh.
Penelitian ini dilakukan di Kota Banda Aceh pada bulan Maret tahun 2010.
Penelitian ini menggunakan data primer melalui penyebaran kuesioner kepada 30 pengusaha bengkel las di Kota Banda Aceh. Penelitian ini juga menggunakan data sekunder yang diperoleb dari PLN, Disperindagkop & UKM Provinsi Aceh sebagai data
penunjang penelitian. Data dianalisis secara deskriptif dengan menjelaskan fenomena• fenomena dari variabel yang diteliti clan secara kuantitatif dengan menggunakan formula korelasi yang diolab dengan Program Statistik Package for Social Science (SPSS) for windows versi 12.
Dari basil estimasi korelasi diketahui terdapat hubungan yang positif antara variabel kapasitas listrik dengan variabel profit pengusaha bengkel las. Pada usaha bengkel las yang menggunakan genset (12 bengkel) derajat hubungan antara variabel kapasitas listrik dengan variabel profit memiliki derajat yang sangat erat (tinggi) yaitu sebesar 0,839. Sedangkan pada usaha bengkel las yang tidak menggunakan genset (18 bengkel) derajat hubungan antara variabel kapasitas listrik dengan variabel profit memiliki derajat hubungan yang erat (cukup) yaitu sebesar 0,648. Dengan demikian dapat di simpulkan penggunaan genset tidak terlalu sering pada bengkel las, hal ini dapat di tandai dari penggunaan kapasitas listrik (kwh) pada bengkel las yang menggunakan genset masih relatif lebih besar dari pada bengkel las yang tidak menggunakan genset.
Secara keseluruhan dari 30 usaha bengkel las yang diteliti terdapat hubungan yang erat antara variabel kapasitas listrik dengan variabel profit pengusaha bengkel las pada derajat yang cukup dengan nilai korelasi sebesar 0,776.

Tidak Tersedia Deskripsi

Citation



    SERVICES DESK