<?xml version="1.0" encoding="UTF-8" ?>
<modsCollection xmlns:xlink="http://www.w3.org/1999/xlink" xmlns:xsi="http://www.w3.org/2001/XMLSchema-instance" xmlns="http://www.loc.gov/mods/v3" xmlns:slims="http://slims.web.id" xsi:schemaLocation="http://www.loc.gov/mods/v3 http://www.loc.gov/standards/mods/v3/mods-3-3.xsd">
<mods version="3.3" id="82587">
 <titleInfo>
  <title>PENGARUH INFLASI DAN TINGKAT SUKU BUNGA DALAM NEGERI TERHADAP PENANAMAN MODAL ASING DI INDONESIA</title>
 </titleInfo>
 <name type="Personal Name" authority="">
  <namePart>KAUSAR</namePart>
  <role>
   <roleTerm type="text">Primary Author</roleTerm>
  </role>
 </name>
 <typeOfResource manuscript="no" collection="yes">mixed material</typeOfResource>
 <genre authority="marcgt">bibliography</genre>
 <originInfo>
  <place>
   <placeTerm type="text">Banda Aceh</placeTerm>
   <publisher>Universitas Syiah Kuala</publisher>
   <dateIssued>2020</dateIssued>
  </place>
 </originInfo>
 <language>
  <languageTerm type="code">id</languageTerm>
  <languageTerm type="text">Indonesia</languageTerm>
 </language>
 <physicalDescription>
  <form authority="gmd">Null</form>
  <extent></extent>
 </physicalDescription>
 <note>Penelitian   ini  bertujuan  untuk  menganalisis  besarnya  pengaruh  inflasi  dan suku  bunga  dalam  negeri  terhadap  penanaman  modal  asing  di  Indonesia.  Penelitian ini  menggunakan   data  sekunder  periode   1985  - 2009  yang  bersumber   dari  Bank Indonesia,  Badan  Pusat  Statistik, Badan  Investasi  dan  Promosi  Aceh  serta  instansi yang  terkait dengan  penelitian  ini. Data dianalisis  dengan  pendekatan  deskriptif dan kuantitatif melalui  penyajian dan penyusunan  data ke dalam tabel  yang  dianalisis dengan menggunakan  model regresi  berganda.Berdasarkan  hasil  penelitian  diperoleh  model  regresi  PMA=  138090  + 5203,5 Inflasi  - 8401,1   SBI.  Hasil  penelitian   ini  menunjukkan   hubungan   positif  antara lnflasi  dengan   PMA  dan  signifikan   terhadap  PMA  yang  ditunjukan   oleh  tingkat signifikan  sebesar  0,012.  Sedangkan  suku  bunga  SBI  berhubungan   negatif dengan PMA dan  signifikan  terhadap  PMA yang  ditujukan  oleh  tingkat  signifikan  sebesar 0,018.  Koefisien  determinan  (R) bernilai  0,1852  yang  artinya  sebesar  18,52  persen perubahan  PMA di Indonesia  dijelaskan oleh variabel  inflasi  dan tingkat suku  bunga SBI,  sedangkan   sisanya  senilai  81,48  persen  dijelaskan  oleh  variabel  lain  di  luar penelitian  ini. Faktor determinan lain tersebut bisa jadi  bersumber  dari kondisi politik dan  keamanan,  penegakan   hukum,  kestabilan   iklim  sosial,  birokrasi  dan  tingkat korupsi yang terjadi di Indonesia.Untuk    lebih   meningkatkan     minat   investor    asing    untuk    menanamkan modalnya di Indonesia,  diharapkan pemerintah mengeluarkan berbagai  peraturan perundang-undangan  serta  kebijakan-kebijakan  di samping  kemudahan   lain  berupa penciptaan   iklim  investasi  yang  kondusif  bagi  para  investor asing,  birokrasi  yang sehat,  keamanan   yang  terjamin  serta  sangat  diperlukan   implementasi  yang  jelas terhadap  peraturan  yang sudah ditetapkan  oleh pemerintah.&#13;
&#13;
&#13;
&#13;
&#13;
&#13;
&#13;
&#13;
&#13;
&#13;
&#13;
&#13;
&#13;
</note>
 <classification>0</classification>
 <identifier type="isbn"></identifier>
 <location>
  <physicalLocation>ELECTRONIC THESES AND DISSERTATION Universitas Syiah Kuala</physicalLocation>
  <shelfLocator></shelfLocator>
 </location>
 <slims:digitals/>
</mods>
<recordInfo>
 <recordIdentifier>82587</recordIdentifier>
 <recordCreationDate encoding="w3cdtf">2020-11-02 11:54:48</recordCreationDate>
 <recordChangeDate encoding="w3cdtf">2020-11-02 11:55:21</recordChangeDate>
 <recordOrigin>machine generated</recordOrigin>
</recordInfo>
</modsCollection>