<?xml version="1.0" encoding="UTF-8" ?>
<modsCollection xmlns:xlink="http://www.w3.org/1999/xlink" xmlns:xsi="http://www.w3.org/2001/XMLSchema-instance" xmlns="http://www.loc.gov/mods/v3" xmlns:slims="http://slims.web.id" xsi:schemaLocation="http://www.loc.gov/mods/v3 http://www.loc.gov/standards/mods/v3/mods-3-3.xsd">
<mods version="3.3" id="82578">
 <titleInfo>
  <title>PENGARUH SUKU BUNGA, INFLASI DAN NILAI TUKAR TERHADAP IHSG</title>
 </titleInfo>
 <name type="Personal Name" authority="">
  <namePart>FERI ANDI</namePart>
  <role>
   <roleTerm type="text">Primary Author</roleTerm>
  </role>
 </name>
 <typeOfResource manuscript="no" collection="yes">mixed material</typeOfResource>
 <genre authority="marcgt">bibliography</genre>
 <originInfo>
  <place>
   <placeTerm type="text">Banda Aceh</placeTerm>
   <publisher>Universitas Syiah Kuala</publisher>
   <dateIssued>2020</dateIssued>
  </place>
 </originInfo>
 <language>
  <languageTerm type="code">id</languageTerm>
  <languageTerm type="text">Indonesia</languageTerm>
 </language>
 <physicalDescription>
  <form authority="gmd">Null</form>
  <extent></extent>
 </physicalDescription>
 <note>Penelitian   ini bertujuan  untuk  mengetahui  pengaruh   suku bunga,  inflasi,  dan nilai  tukar terhadap  indeks  harga  saham gabungan  di Indonesia  pasca krisis  ekonomi. Penelitian  ini dilakukan  di Indonesia  dengan  menggunakan data sekunder periode  1999-2011  yang  bersumber dari  Bank Indonesia   dan  Badan  Pusat  Statistik.  Data  dianalisis dengan pendekatan  deskriptif dan  kuantitatif melalui penyajian dan penyusunan  data ke dalam tabel.Penelitian    ini  menggunakan    uji    regresi   linear   berganda.   Hasil   penelitian menunjukkan  bahwa   berdasarkan uji-t  pada  tingkat   keyakinan   90  persen  diketahui bahwa  kurs  dan suku bunga  berpengaruh   signifikan   terhadap  IHSG,  sedangkan   inflasi tidak bepengaruh signifikan  terhadap IHSG.  Nilai  determinasi (adj  R2) sebesar  0,605 memiliki   arti  bahwa  kurs,  suku bunga,  dan   inflasi mampu menjelaskan   perubahan variabel  IHSG sebesar 60,50  persen, sedangkan  sisanya  (39,50  persen)  dijelaskan  oleh variabel    lain  di  luar  model  penelitian  ini.  Jika variabel  kurs, suku  bunga,  dan  inflasi diasumsikan  sama dengan  nol  (0), maka   nilai  IHSG  sebesar  sebesar  10.672,167  poin. Jika nilai  tukar rupiah  melemah   terhadap  dolar  Amerika sebesar  I poin  maka  akan menurunkan   nilai  IHSG  sebesar 0,664   poin dengan  asumsi  variabel suku  bunga  dan inflasi  serta variabel  di luar model  ini tetap.  Peningkatan  suku bunga  sebesar  1   persen maka akan menurunkan nilai IHSG  sebesar 256,00 poin   dengan  asumsi kurs,  inflasi dan variabel  lain di luar model  ini tetap.&#13;
Pemerintah    harus   mampu   menjaga  stabilitas    nilai   tukar   rupiah   dan   terus berupaya  menguatkan   nilai  tukar  rupiah  terhadap   mata  uang  asing khususnya   dolar Amerika sehingga mampu menciptakan  pasar modal yang menguntungkan bagi dunia permodalan  Indonesia.  Bank. Indonesia  selaku pemegang  otoritas  moneter harus mampu menetapkan  suku bunga yang dapat meningkatkan  pasar modal Indonesia.  Penetapan  BI rate harus  mempertimbangkan  respon  dari pasar modal  sehingga  kebijakan  BI  rate mampu menjadi  stimulus perbaikan pasar modal  Indonesia&#13;
&#13;
&#13;
&#13;
Kata kunci  :  IHSG,  Suku bunga, Inflasi, Nilai tukar.&#13;
</note>
 <classification>0</classification>
 <identifier type="isbn"></identifier>
 <location>
  <physicalLocation>ELECTRONIC THESES AND DISSERTATION Universitas Syiah Kuala</physicalLocation>
  <shelfLocator></shelfLocator>
 </location>
 <slims:digitals/>
</mods>
<recordInfo>
 <recordIdentifier>82578</recordIdentifier>
 <recordCreationDate encoding="w3cdtf">2020-11-02 11:04:40</recordCreationDate>
 <recordChangeDate encoding="w3cdtf">2020-11-02 11:08:57</recordChangeDate>
 <recordOrigin>machine generated</recordOrigin>
</recordInfo>
</modsCollection>