Electronic Theses and Dissertation
Universitas Syiah Kuala
NULL
PELAKSANAAN PROGRAM PEMBERDAYAAN MASYARAKAT OLEH YAYASAN MAMAMIA (STUDI KOMUNITAS PETANI CABE INTENSIF DI KECAMATAN MONTASIK KABUPATEN ACEH BESAR)
Pengarang
Agustiar - Personal Name;
Dosen Pembimbing
Nomor Pokok Mahasiswa
0105102010003
Fakultas & Prodi
Fakultas Pertanian / Agribisnis (S1) / PDDIKTI : 54201
Subject
Kata Kunci
Penerbit
Banda Aceh : Universitas Syiah Kuala., 2020
Bahasa
Indonesia
No Classification
-
Literature Searching Service
Hard copy atau foto copy dari buku ini dapat diberikan dengan syarat ketentuan berlaku, jika berminat, silahkan hubungi via telegram (Chat Services LSS)
Permasalahan dalam penelitian ini bagaimanakah proses pelaksanaan program pemberdayaan kepada petani cabe intensif yang dilaksanakan oleh Yayasan Mamamia di Kecamatan Montasik, Aceh Besar. Sampel dalam penelitian ini adalah komunitas petani yang mengambil kredit pada Yayasan MAMAMIA. Jumlah sampel 10 % dari jumlah tiap kelompok yang tersebar di 5 (Lima) Kelompok usaha pada kecamatan Montasik.Penelitian ini bertujuan untuk mengetabui dan menjelaskan tentang proses pelaksanaan program pemberdayaan kepada petani cabe intensif yang dilaksanakan oleh Yayasan Mamamia di Kecamatan Montasik, Aceh Besar.Adapun proses pelaksanaan program sesuai dengan harapan yang direncanakan oleh pihak yayasan dan masyarakat di daerah penelitian, walaupun terdapat beberapa hambatan diantaranya hambatan kurangnya informasi dan kurangnya kepedulian masyarakat. Dalam proses program pemberdayaan ini, Yayasan MAMAMIA melaksanakannya dengan mengikat dan melalui beberapa tahapan penting secara berstuktur yang kemudian disebut sebagai suatu subsistem penting untuk membentuk sistem pemberdayaan. Implementasi dari program pemberdayaan ini telah memberikan berbagai dampak positif terhadap pola fikir masyarakat dan juga terhadap aspek sosial dan ekonomi. Keberadaan program telah mampu memberikan kontribusi berarti bagi masyarakat, menjadikan masyarakat lebih terbuka terhadap informasi dan tekhnologi, menjadikan mereka mau untuk bekerja dan mampu untuk menghasilkan secara ekonomi sehingga dari kondisi miskin menjadi petani yang mampu menghidupi keluarganya. Namun demikian para petani program dalam hal ini KUBE dirasa masih belum mampu atau belum dapat mandiri guna menjalankan managemen usahanya secara administrasi, sehingga masih diperlukan pendampingan dalam bentuk pengawasan oleh pihak Yayasan MAMAMIA. Kondisi ini dinilai wajar mengingat umur program yang baru berjalan sekitar 2 (dua) tahun dari target program selama 4 (empat) tahun.Pelaksanaan program pemberdayaan rakyat secara umum dan di Kabupaten Aceh Besar secara khususnya agar lebih diprioritaskan terhadap pembangunan pertanian, sehingga mampu meningkatkan pendapatan usahatani mereka, dimana pada akhirnya akan berpengaruh nyata terhadap peningkatan kesejahteraan masyarakat itu sendiri. Pelaksanaan program pemberdayaan rakyat secara umum dan di Kabupaten Aceh Besar saat ini hanya sebagian masyarakat yang bisa merasakan dan sisanya belum, sehingga perlu pemerataan, dimana nantinya akan ditanggapi
positif yaitu berupa peningkatan pendapatan petani
Tidak Tersedia Deskripsi
FAKTOR-FAKTOR YANG MEMPENGARUHI KEPUTUSAN PETANI MENGUSAHAKAN USAHATANI CABE MERAH DI KECAMATAN LEMBAH SEULAWAH KABUPATEN ACEH BESAR (Muji Mulia, 2021)
DAMPAK PEMBERDAYAAN MASYARAKAT OLEH YAYASAN LAMBRINEU PADA USAHATANI JAHE DIDESA LAMPAYA KECAMATAN LHOKNGA KABUPATEN ACEH BESAR (Muhajir, 2020)
ANALISIS OPSI USAHATANI DI KECAMATAN MONTASIK KABUPATEN ACEH BESAR (Ritadianti, 2021)
PERANAN SISTEM GRAMEEN BANK PADA YAYASAN KARYA BUNDA SEJAHTERA AJUN TERHADAP PEMBERDAYAAN MASYARAKAT MISKIN DI KABUPATEN ACEH BESAR (Cut Dasmawati, 2021)
PARTISIPASI PETANI DALAM PENGELOLAAN IRIGASI DI KECAMATAN MONTASIK KABUPATEN ACEH BESAR (Ani Muharni, 2018)