Electronic Theses and Dissertation
Universitas Syiah Kuala
NULL
HUBUNGAN RESILIENSI DENGAN KESIAPSIAGAAN BENCANA PADA LANSIA YANG BERTEMPAT TINGGAL DI DAERAH RAWAN BENCANA BANJIR BANDANG DI DESA RATAWALI KABUPATEN ACEH TENGAH
Pengarang
Mulyana Sastri - Personal Name;
Dosen Pembimbing
Nomor Pokok Mahasiswa
1612101010019
Fakultas & Prodi
Fakultas Keperawatan / Ilmu Keperawatan (S1) / PDDIKTI : 14201
Subject
Kata Kunci
Penerbit
Banda Aceh : Universitas Syiah Kuala., 2020
Bahasa
Indonesia
No Classification
-
Literature Searching Service
Hard copy atau foto copy dari buku ini dapat diberikan dengan syarat ketentuan berlaku, jika berminat, silahkan hubungi via telegram (Chat Services LSS)
ABSTRAK
Indonesia merupakan negara kepulauan yang menyebabkan perubahan iklim kerap terjadi sehingga meningkatkan potensi terjadinya bencana hidrometeorologi, salah satunya banjir bandang. Lansia termasuk pada kelompok yang rentan saat terjadi bencana. Penelitian ini bertujuan untuk mengetahui hubungan resiliensi dengan kesiapsiagaan bencana pada lansia di daerah rawan bencana banjir bandang di Desa Ratawali Kabupaten Aceh Tengah. Penelitian kuantitatif ini menggunakan desain cross sectional study. Populasi penelitian sebanyak 35 lansia dengan sampel 32 responden direkrut menggunakan metode snow ball sampling. Pengumpulan data dilakukan via telepon untuk tetap mematuhi protokol kesehatan pada masa Pandemi COVID-19. Metode pengumpulan data adalah angketb. Alat pengumpulan data adalah kuesioner baku dalam bentuk skala likert. Analisa data menggunakan IBM SPSS Statistics 23 dengan uji Chi Square. Hasil penelitian didapatkan adanya hubungan antara resiliensi dengan kesiapsiagaan bencana pada lansia (p-value 0.001; nilai x 14.7), adanya hubungan antara resiliensi dengan indeks pengetahuan bencana (p-value 0.021; nilai x 9.739), adanya hubungan antara resiliensi dengan rencana kesiapsiagaan keluarga (p-value 0.002; nilai x 14.984), adanya hubungan antara resiliensi dengan peringatan bencana (p-value 0.002; nilai x 17.159), dan adanya hubungan antara resiliensi dengan mobilisasi sumber daya keluarga (p-value 0,0001; nilai x 20.128). Kesimpulan pada penelitian ini adalah resiliensi pada lansia berhubungan dengan kemampuan lansia terhadap kesiapsiagaan menghadapi bencana terutama pada lansia yang berada di daerah rawan bencana banjir bandang. Direkomendasikan kepada pemerintah setempat untuk membuat program khusus pemberdayaa lansia sehingga mereka lebih dapat meningkatkan resiliensi dan lebih siap dalam menghadapi bencana khususnya bencana banjir bandang.
Kata Kunci : Banjir bandang, Bencana, Kesiapsiagaan, Lansia
Sumber Bacaan : 19 buku, 29 artikel, 1 prosiding, 5 halaman internet (2006-2020)
Tidak Tersedia Deskripsi
ANALISIS TINGKAT KERENTANAN DAN KAPASITAS MASYARAKAT TERHADAP BENCANA BANJIR BANDANG KECAMATAN CELALA KABUPATEN ACEH TENGAH (Wahyuni, 2016)
RESILIENSI MASYARAKAT DI DAERAH RAWAN BANJIR (STUDI KASUS MASYARAKAT GAMPONG KUTA LHOKSUKON KABUPATEN ACEH UTARA) (CUT SALSABILA, 2025)
RESILIENSI MASYARAKAT DESA TELUK RUMBIA TERHADAP BENCANA BANJIR (EVA FEBRIA, 2025)
HUBUNGAN ANTARA PERSEPSI RISIKO DENGAN KESIAPSIAGAAN BENCANA PADA MAHASISWA UNSYIAH (Umunnisa Hidayati, 2014)
PERBEDAAN KESIAPSIAGAAN BENCANA BANJIR PADA MASYARAKAT DAERAH RISIKO TINGGI DAN RISIKO RENDAH BANJIR DI GAMPONG BUGA DAN PEUKAN SEULIMEUM KECAMATAN SEULIMEUM ACEH BESAR (Dasma Intan Sari, 2017)