<?xml version="1.0" encoding="UTF-8" ?>
<modsCollection xmlns:xlink="http://www.w3.org/1999/xlink" xmlns:xsi="http://www.w3.org/2001/XMLSchema-instance" xmlns="http://www.loc.gov/mods/v3" xmlns:slims="http://slims.web.id" xsi:schemaLocation="http://www.loc.gov/mods/v3 http://www.loc.gov/standards/mods/v3/mods-3-3.xsd">
<mods version="3.3" id="82320">
 <titleInfo>
  <title>FAKTOR-FAKTOR SOSIAL EKONOMI YANG MEMPENGARUHI PEREMPUAN BEKERJA DI KOTA BANDA ACEH (STUDI KASUS PADA USAHA MENJAHIT DI KECAMATAN SYIAH KUALA)</title>
 </titleInfo>
 <name type="Personal Name" authority="">
  <namePart>Chahayu Astina</namePart>
  <role>
   <roleTerm type="text">Primary Author</roleTerm>
  </role>
 </name>
 <typeOfResource manuscript="no" collection="yes">mixed material</typeOfResource>
 <genre authority="marcgt">bibliography</genre>
 <originInfo>
  <place>
   <placeTerm type="text">Banda Aceh</placeTerm>
   <publisher>Universitas Syiah Kuala</publisher>
   <dateIssued>2020</dateIssued>
  </place>
 </originInfo>
 <language>
  <languageTerm type="code">id</languageTerm>
  <languageTerm type="text">Indonesia</languageTerm>
 </language>
 <physicalDescription>
  <form authority="gmd">Null</form>
  <extent></extent>
 </physicalDescription>
 <note>Tujuan dari penelitian  ini adalah  untuk  mengetahui   faktor  sosial  ekonomi  yang mempengaruhi perempuan  bekerja  khususnya  perempuan  yang bekerja  pada usaha jasa menjahit di Kecamatan  Syiah Kuala Kota Banda Aceh. Ruang  lingkup  penelitian   ini adalah  dibatasi   hanya  pada  perempuan  penjahit yang telah berkeluarga.  Penelitian  ini dilakukan  di Kecamatan Syiah Kuala Kota Banda Aceh  pada   bulan   Mei   tahun  2010.  Penelitian   ini  menggunakan  data   primer   yang diperoleh melalui  wawancara dengan  46 perempuan   penjahit. Penelitian ini juga menggunakan  data  sekunder   yang  diperoleh   dari  Badan  Pusat  Statistik   (BPS)  Kota Banda  Aceh  sebagai  data  penunjang dalam  penelitian. Data dianalisis  secara  deskriptif dengan menjelaskan fenomena-fenomena dari variabel-variabel yang diteliti.&#13;
&#13;
&#13;
Hasil   penelitian   menunjukkan  faktor   sosial   ekonomi    keluarga    perempuan penjahit yang mempengarubi keberadaan  perempuan  penjahit untuk bekerja Faktor pendapatan   suami  yang  tidak  mencukupi   seluruh   kebutuhan   keluarga   mempengaruhi 92,68 persen  responden  untuk  bekerja. 93,48 persen  responden bekerja  dimotivasi  oleb keberadaan  anak  mereka  yang  bersekolah.  10,83 persen  dari  responden  berstatus  janda otomatis  mereka   bertanggung  jawab   sebagai   kepala   keluarga   untuk   bekerja   guna memenuhi    kebutuhan-kebutuhan   keluarganya   dan   7,32   persen   responden    bekerja dimotivasi   oleh  keinginannya   memiliki   pendapatan   sendiri  yang  mendapat dukungan dari  keluarga.   Di  harapkan   adanya  penanganan  yang  serius   terhadap   perkembangan jumlah penduduk  perempuan.  Dengan  cara  mendorong pertumbuhan kesernpatan  kerja yang lebih banyak membutuhkan tenaga kerja perempuan.&#13;
&#13;
&#13;
&#13;
Kata kunci: Pendapatan, Anak dan Status.&#13;
</note>
 <classification>0</classification>
 <identifier type="isbn"></identifier>
 <location>
  <physicalLocation>ELECTRONIC THESES AND DISSERTATION Universitas Syiah Kuala</physicalLocation>
  <shelfLocator></shelfLocator>
 </location>
 <slims:digitals/>
</mods>
<recordInfo>
 <recordIdentifier>82320</recordIdentifier>
 <recordCreationDate encoding="w3cdtf">2020-10-23 11:07:37</recordCreationDate>
 <recordChangeDate encoding="w3cdtf">2020-10-23 11:08:04</recordChangeDate>
 <recordOrigin>machine generated</recordOrigin>
</recordInfo>
</modsCollection>