<?xml version="1.0" encoding="UTF-8" ?>
<modsCollection xmlns:xlink="http://www.w3.org/1999/xlink" xmlns:xsi="http://www.w3.org/2001/XMLSchema-instance" xmlns="http://www.loc.gov/mods/v3" xmlns:slims="http://slims.web.id" xsi:schemaLocation="http://www.loc.gov/mods/v3 http://www.loc.gov/standards/mods/v3/mods-3-3.xsd">
<mods version="3.3" id="82164">
 <titleInfo>
  <title>PENGARUH PARTAI POLITIK LOKAL TERHADAP PERKEMBANGAN POLITIK DI KOTA BANDA ACEH</title>
 </titleInfo>
 <name type="Personal Name" authority="">
  <namePart>Marisa Nabila</namePart>
  <role>
   <roleTerm type="text">Primary Author</roleTerm>
  </role>
 </name>
 <typeOfResource manuscript="no" collection="yes">mixed material</typeOfResource>
 <genre authority="marcgt">bibliography</genre>
 <originInfo>
  <place>
   <placeTerm type="text">Banda Aceh</placeTerm>
   <publisher>Universitas Syiah Kuala</publisher>
   <dateIssued>2020</dateIssued>
  </place>
 </originInfo>
 <language>
  <languageTerm type="code">id</languageTerm>
  <languageTerm type="text">Indonesia</languageTerm>
 </language>
 <physicalDescription>
  <form authority="gmd">Null</form>
  <extent></extent>
 </physicalDescription>
 <note>Undang-Undang  Republik  Indonesia  Nomor  11 Tahun  2006 Tentang Pemerintahan Aceh, dalam Pasal 75 ayat (I) disebutkan bahwa penduduk di Aceh dapat rnembenruk  Partai Politik Lokal. Pasca disahkannya Undang-Undang Republik Indonesia Nomor  11   Tahun 2006 dan Peraturan Pemerintah Nomor 20 Tahun 2007 tentang Partai Politik  Lokal  di  Aceh, terdapat 6 (enam)  Partai  Politik  Lokal yang telah  dibentuk dan mengikuti pemilihan umum.  Hasil  pemilihan umum legislatif tahun 2009 menunjukkan kemenangan 33,3%  diraih oleh Partai  Politik  Lokal  di Banda  Aceh, dan 66. 7% persen diraih oleh Partai Nasional.  Kemenangan 33,3% dalam  pemilu legislatif yang diraih oleh Partai  Politik  Lokal  di  Banda  Aceh memberikan  nuansa demokrasi  dan pemerintahan yang berbeda dibandingkan sebelumnya.&#13;
&#13;
&#13;
Tujuan  penulisan skripsi  ini  adalah untuk menjelaskan  pengaruh  Partai  Politik Lokal  terhadap perkembangan Politik di Kota  Banda  Aceh.  Untuk  menjelaskan  proses perekruitmen kader Partai Politik Lokal di Kota Banda Aceh.Untuk memperoleh data dalam penulisan skripsi ini  dilakukan penelitian kepustakaan guna memperoleh  data sekunder dan penelitian  lapangan  guna memperoleh data primer melalui wawancara dengan responden dan infonnan.&#13;
&#13;
&#13;
Berdasarkan hasil  penelitian proses perekruitmen kader Partai  Politik  Lokal  di Kota Banda Aceh belum berjalan dengan baik. Partai politik lokal cenderung membangun partai  massa yang memiliki  ciri-ciri  meningkatnya aktivitas hanya menjelang pemilu, yang  menganut sistem keanggotaan yang amat  longgar,  belum memiliki  sistem seleksi dan rekruitmen keanggotaan yang memadai serta belum mengembangkan sistem pengkaderan  dan  kepemimpinan politik yang  kuat. Kelemahan  yang  mencolok  partai politik  lokal  yang berorientasi  pada massa adalah kurang intensif dan efektifnya  kerja partai.&#13;
&#13;
&#13;
Disarankan kepada partai politik  lokal agar melakukan rekruitmen politik untuk pengkaderan melalui pendidikan  politik sehingga terciptanya pemimpin-pemimpin yang dapat  memenuhi  aspirasi  masyarakat.  Diharapkan partai  politik  lokal  selalu memperhatikan  aspirasi  masyarakat,  sehingga  demokrasi  dan  kesejahteraan  di Aceh berjalan dengan baik.&#13;
&#13;
&#13;
Kata Kunci  :  Partai  Politik Lokal,  Perkembangan Politik dan Kota  Banda  Aceh&#13;
</note>
 <classification>0</classification>
 <identifier type="isbn"></identifier>
 <location>
  <physicalLocation>ELECTRONIC THESES AND DISSERTATION Universitas Syiah Kuala</physicalLocation>
  <shelfLocator></shelfLocator>
 </location>
 <slims:digitals/>
</mods>
<recordInfo>
 <recordIdentifier>82164</recordIdentifier>
 <recordCreationDate encoding="w3cdtf">2020-10-21 15:02:50</recordCreationDate>
 <recordChangeDate encoding="w3cdtf">2020-10-21 15:03:21</recordChangeDate>
 <recordOrigin>machine generated</recordOrigin>
</recordInfo>
</modsCollection>