<?xml version="1.0" encoding="UTF-8" ?>
<modsCollection xmlns:xlink="http://www.w3.org/1999/xlink" xmlns:xsi="http://www.w3.org/2001/XMLSchema-instance" xmlns="http://www.loc.gov/mods/v3" xmlns:slims="http://slims.web.id" xsi:schemaLocation="http://www.loc.gov/mods/v3 http://www.loc.gov/standards/mods/v3/mods-3-3.xsd">
<mods version="3.3" id="82158">
 <titleInfo>
  <title>UPAYA PENYELESAIAN KONFLIK ACEH MELALUI PROSES PENDEKATAN RESOLUSI KONFLIK (SEBUAH STUDI ANALISIS TENTANG PENYELESAIAN KONFLIK ACEH DALAM RENTANG WAKTUTAHUN 2000-2005)</title>
 </titleInfo>
 <name type="Personal Name" authority="">
  <namePart>Iqbal Ahmady</namePart>
  <role>
   <roleTerm type="text">Primary Author</roleTerm>
  </role>
 </name>
 <typeOfResource manuscript="no" collection="yes">mixed material</typeOfResource>
 <genre authority="marcgt">bibliography</genre>
 <originInfo>
  <place>
   <placeTerm type="text">Banda Aceh</placeTerm>
   <publisher>Universitas Syiah Kuala</publisher>
   <dateIssued>2020</dateIssued>
  </place>
 </originInfo>
 <language>
  <languageTerm type="code">id</languageTerm>
  <languageTerm type="text">Indonesia</languageTerm>
 </language>
 <physicalDescription>
  <form authority="gmd">Null</form>
  <extent></extent>
 </physicalDescription>
 <note>Konflik Aceh  merupakan konflik yang sangat  panjang.  Konflik  Aceh  yang terakhir ialah  konflik yang terjadi  pada kurun waktu  tahun 1976-2005  yang dicetuskan oleh   Hasan  di   Tiro.   Konflik  yang  sangat  rumit   dan  multi   dimensi   ini   terjadi disebabkan  oleh  beberapa variabel.  Butuh proses yang  sulit dan waktu yang  tidak singkat untuk bisa menyelesaikan  konflik Aceh ini.&#13;
&#13;
&#13;
Penelitian  ini  bertujuan  untuk mengetahui  tentang  asal  mula  konflik yang terjadi  pada  kurun  waktu  tahun  1976-2005  dan proses  penyelesaian konflik  Aceh melalui  pendekatan resolusi  konflik serta  hambatan-harnbatan yang  muncul  dalam proses ini. Dengan fokus pada masalah proses penyelesaian konflik pada kurun waktu tahun 2000-2005, karena pada kurun waktu itulah  upaya penyelesaian  konflik Aceh telah memasuki  era dan rnetode baru, yaitu  melalui  pendekatan resolusi  konflik.&#13;
&#13;
Penelitian    ini   menggunakan  metode   pendekatan  kualitatif   yang   bersifat deskriptif dengan menggunakan teknik pengambilan data melalui observasi, kepustakaan dan wawancara.  Sedangkan teknik  analisis data menggunakan analisis kualitatif,  dimana  kegiatan  analisa dilakukan sejak  awal  sampai  dengan  selesainya pengumpulan  data dengan meliputi  proses analisis  data  melalui  tahap pengumpulan data,  reduksi  data, penyajian  data dan penarikan  kesimpulan  yang dilakukan secara objektif dan bernilai akademis.&#13;
&#13;
&#13;
Hasil dari penelitian  ini  menunjukkan  bahwa penyebab utarna dari terjadinya konflik  Aceh  kurun  waktu   1976-2005   adalah   akumulasi   dari  faktor  kekecewan terhadap  pemerintah  pusat dan  penanganan konflik terdahulu  yang  salah.  Dengan kemudian justru penyelesaian  konflik Aceh berhasil  dengan cara melalui upaya pendekatan resolusi konplik.&#13;
&#13;
Saran yang dihasilkan dari  penelitian  ini adalah  penyelesaian  konflik dapat terselesaikan jika  akar pennasalahannya  dapat dipahami  dengan baik dan kemudian dalam   proses  penyelesaian   konflik juga   harus  menggunakan  metode  pendekatan resolusi  konflik yang terbukti  menyelesaikan  konflik lebih  efektif daripada  dengan upaya secara militeris represif.&#13;
&#13;
&#13;
Kata kunci: konflik,  resolusi konflik, perundingan, perdamaian&#13;
</note>
 <classification>0</classification>
 <identifier type="isbn"></identifier>
 <location>
  <physicalLocation>ELECTRONIC THESES AND DISSERTATION Universitas Syiah Kuala</physicalLocation>
  <shelfLocator></shelfLocator>
 </location>
 <recordInfo>
  <recordIdentifier>82158</recordIdentifier>
  <recordCreationDate encoding="w3cdtf">2020-10-21 14:28:59</recordCreationDate>
  <recordChangeDate encoding="w3cdtf">2020-10-21 14:29:42</recordChangeDate>
  <recordOrigin>machine generated</recordOrigin>
 </recordInfo>
</mods>
</modsCollection>