Electronic Theses and Dissertation
Universitas Syiah Kuala
NULL
PENGARUH TINGKAT BUNGA DAN NILAI TUKAR RUPIAH TERHADAP EKSPOR- IMPOR INDONESIA
Pengarang
M. Hanis Aufa - Personal Name;
Dosen Pembimbing
Nomor Pokok Mahasiswa
0301101010059
Fakultas & Prodi
Fakultas Ekonomi dan Bisnis / Ekonomi Pembangunan (S1) / PDDIKTI : 60201
Subject
Kata Kunci
Penerbit
Banda Aceh : Universitas Syiah Kuala., 2020
Bahasa
Indonesia
No Classification
-
Literature Searching Service
Hard copy atau foto copy dari buku ini dapat diberikan dengan syarat ketentuan berlaku, jika berminat, silahkan hubungi via telegram (Chat Services LSS)
Penelitian ini dilakukan untuk mengetahui pengaruh tingkat bunga dan nilai tukar rupiah terhadap ekspor-impor Indonesia. Data yang digunakan dalam penelitian inii adalah data sekunder yang bersumber dari berbagai laporan dan kompilasi khususnya publikasi dari Badan Pusat Statistik (BPS) dan Bank Indonesia. Untuk melihat pengaruh tingkat bunga dan nilai tukar rupiah terhadap ekspor-impor Indonesia dari periode Januari 2002 sampai Desember 2007 selama 72 bulan digunakan pendekatan analisis regresi linier berganda. Hasil persamaan analisis regresi diperoleh: NX = 3.379,800 + 326,220 R -0,296 Er+ ei. Konstanta sebesar 3.379,800, artinya bilamana tingkat bunga (R) dan nilai tukar (Er)dianggap konstan, maka ekspor neto Indonesia akan mengalami peningkatan sebesar 3.379,800 juta dollar AS. Koefisien regresi ?1 = 326,220, berarti bahwa setiap adanya peningkatan tingkat bunga sebesar I persen, maka akan menyebabkan kenaikan nilai
ekspor neto Indonesia sebesar 326,220 juta dollar AS, dengan asumsi faktor-faktor lain konstan. Koefisien regresi ?1 = -0,296, artinya setiap terdepresiasinya nilai kurs rupiah terhadap dollar AS sebesar l (point), maka akan menyebabkan penurunan nilai ekspor neto Indonesia sebesar 0,296 juta dollar AS. Koefisien korelasi R = 0,765 persen, artinya bahwa keeratan hubungan antara tingkat bunga dan nilai tukar rupiah terhadap ekspor neto Indonesia sebesar 76,50 persen. Dari hasil pengujian berdasarkan uji-F, diperoleh F-hitung sebesar 48,828, sedangkan F-tabel dengan tingkat signifikansi ?= 5 persen adalah sebesar 3,070. Hal ini memperlihatkan bahwa F hitung > F tabel, artinya bahwa tingkat bunga dan nilai kurs rupiah bersama-sama berpengaruh secara dominan dan signifikan terhadap ekspor neto Indonesia. Selanjutnya koefisien determinasi (R2)= 0,586 persen menunjukkan bahwa kemampuan variabel tingkat bunga (R) dan nilai tukar (Er) untuk menjelaskan pengaruhnya terhadap variabel terikat (NX) sebesar 58,60 persen sedangkan 41,40 persen diterangkan oleh faktor lain di luar penelitian ini. Namun demikian, dari hasil penelitian ini menunjukkan bahwa, pengaruh tingkat bunga dan nilai tukar rupiah terhadap ekspor-impor Indonesia tidak mampu merespon dari setiap perubahan baik itu melalui instrumen tingkat bunga maupun nilai tukar rupiah terhadap kenaikan ekspor neto Indonesia Hal ini dipengaruhi oleh faktor-fak:tor lainnya di luar ekonomi itu sendiri, seperti halnya situasi politik dan keamanan di Indonesia sehingga secara tidak langsung dapat mempengaru.hi stabilitas perdagangan luar negeri Indonesia dan perekonomian Indonesia.
Tidak Tersedia Deskripsi
PERGERAKAN NILAI TUKAR RUPIAH TERHADAP EKSPOR DAN IMPOR INDONESIA (FITRI ARDIYA GARINI, 2019)
PENGARUH EKSPOR, IMPOR DAN INVESTASI SEKTOR PERTANIAN SERTA NILAI TUKAR RUPIAH TERHADAP PERTUMBUHAN EKONOMI DI INDONESIA PERIODE 2012 – 2022 (Raudhatul Husna, 2023)
FAKTOR-FAKTOR YANG MEMPENGARUHI NILAI TUKAR (KURS) VALUTA ASING DI INDONESIA (Muhammad Reza, 2020)
PENGARUH VARIABEL MONETER DALAM NEGERI DAN LUAR NEGERI TERHADAP NILAI TUKAR RUPIAH (M FADJRI YANSYAH, 2019)
MEKANISME TRANSMISI KEBIJAKAN MONETER MELALUI JALUR NILAI TUKAR TERHADAP VARIABEL MAKRO (FITRIYANI, 2013)