PERBANDINGAN PENERAPAN PELAYANAN KESEHATAN SEKOLAH PADA INSTITUSI PENDIDIKAN MENENGAH ATAS DI KOTA BANDA ACEH | ELECTRONIC THESES AND DISSERTATION

Electronic Theses and Dissertation

Universitas Syiah Kuala

    NULL

PERBANDINGAN PENERAPAN PELAYANAN KESEHATAN SEKOLAH PADA INSTITUSI PENDIDIKAN MENENGAH ATAS DI KOTA BANDA ACEH


Pengarang

BAZLIA HUSNA - Personal Name;

Dosen Pembimbing



Nomor Pokok Mahasiswa

1612101010026

Fakultas & Prodi

Fakultas Keperawatan / Ilmu Keperawatan (S1) / PDDIKTI : 14201

Subject
-
Kata Kunci
-
Penerbit

Banda Aceh : Universitas Syiah Kuala., 2020

Bahasa

Indonesia

No Classification

-

Literature Searching Service

Hard copy atau foto copy dari buku ini dapat diberikan dengan syarat ketentuan berlaku, jika berminat, silahkan hubungi via telegram (Chat Services LSS)

Sekolah berperan penting dalam membentuk gaya hidup sehat pada anak dan remaja, salah satunya melalui peningkatan pelayanan kesehatan sekolah seperti Usaha Kesehatan Sekolah (UKS) dan Pos Kesehatan Pesantren (Poskestren). Tingginya perilaku berisiko dan masalah kesehatan pada remaja menunjukkan belum memadainya pelaksanaan promosi kesehatan dan pendidikan kesehatan di sekolah, khususnya di tingkat pendidikan menengah atas. Penelitian ini bertujuan untuk mengetahui perbandingan penerapan pelayanan kesehatan sekolah pada institusi pendidikan menengah atas di Kota Banda Aceh. Jenis penelitian ini adalah deskriptif korelatif dengan pendekatan cross sectional yang melibatkan 27 unit pelayanan kesehatan sekolah dengan menggunakan metode purposive sampling. Pengumpulan data dilakukan dengan metode self-reported menggunakan kuesioner yang telah dimodifikasi dari School Health Index yang mengukur komponen School Health Service. Hasil analisa data dengan uji chi-square menunjukkan bahwa 16 dari 22 sekolah tanpa asrama (59,3%) telah menerapkan pelayanan kesehatan sekolah yang baik, demikian juga 4 dari 5 sekolah asrama (14,8%). Namun demikian, tidak terdapat perbedaan yang signifikan dalam penerapan pelayanan kesehatan sekolah pada sekolah dengan tipe asrama dan tanpa asrama di Kota Banda Aceh (p = 1,000). Hasil penelitian ini mengindikasikan bahwa pengembangan program atau intervensi lebih lanjut untuk meningkatkan pelayanan kesehatan sekolah pada sekolah bertipe asrama dan tanpa asrama dapat dilakukan dengan program yang seragam. Untuk itu, perawat komunitas dapat berkolaborasi dengan pihak terkait, seperti Dinas Kesehatan, Dinas Pendidikan, dan Kantor Kementrian Agama, untuk merancang, mengimplementasikan, dan memonitor program pengembangan pelayanan kesehatan sekolah yang berkelanjutan dan dapat diterapkan di sekolah bertipe asrama dan tanpa asrama di Kota Banda Aceh.

Tidak Tersedia Deskripsi

Citation



    SERVICES DESK