ANALISIS FATOR -FAKTOR YANG MEMPENGARUHI PENYERAPAN TENAGA KERJA DI INDONESIA | ELECTRONIC THESES AND DISSERTATION

Electronic Theses and Dissertation

Universitas Syiah Kuala

    NULL

ANALISIS FATOR -FAKTOR YANG MEMPENGARUHI PENYERAPAN TENAGA KERJA DI INDONESIA


Pengarang

MULIZA HARDI - Personal Name;

Dosen Pembimbing



Nomor Pokok Mahasiswa

0701101010051

Fakultas & Prodi

Fakultas Ekonomi dan Bisnis / Ekonomi Pembangunan (S1) / PDDIKTI : 60201

Subject
-
Kata Kunci
-
Penerbit

Banda Aceh : Universitas Syiah Kuala., 2020

Bahasa

Indonesia

No Classification

-

Literature Searching Service

Hard copy atau foto copy dari buku ini dapat diberikan dengan syarat ketentuan berlaku, jika berminat, silahkan hubungi via telegram (Chat Services LSS)

Penelitian ini bertujuan untuk mengetahui faktor apa saja yang mempengaruhi penyerapan tenaga kerja di Indonesia clan bagaimana perkembangan penyerapan tenaga kerja di Indonesia selama tahun 2006 sampai 2010. Metode yang digunakan dalam penelitian ini adala analisis kuantitatif regresi berganda. Data yang digunakan berbentuk panel yang terdiri dari jumlah tenaga kerja sebagai variabel terikat, sedangkan variabel bebas yang digunakan adalah Produk Domestik Regional Bruto (PDRB), Upah Minimum Provinsi (UMP) dan Investasi yang clibagi kedalam 6 (enam) pulau yang ada di Indonesia dalam kurun waktu 2006--2010. Hasil penelitian menunju.kkan bahwa secara umum jumJah tenaga kerja Indonesia mengalami peningkatan dari tahun 2006 sampai tahun 2010. Pulau jawa dan pulau Sumatra merupakan wilayah yang memiliki tingkat penyerapan tenaga kerja yang paling tinggi. Variabel PDRB secara signifikan berpengaruh positif terbadap penyerapan tenaga kerja, cateris paribus. Variabel UMP secara signifikan berpengaruh negatif terhadap penyerapan tenaga kerja, cateris paribus. Sedangkan variabel investasi berpengaruh positif terhadap penyerapan tenaga kerja tetapi tidak berpengaruh nyata pada tingkat signifikan 5 persen. Beberapa saran yang dapat diberikan antara lain adalah pemerintah daerah perlu membuat kebijakan dalam masalah penentuan upah minimum provinsi sehingga dapat meningkatkan kesejahteraan para pekerja tanpa mengorbankan kepentingan peogusaha. Pemerintah dan para pelaku usaha harus lebih mendukung dan meningkatkan kinerja perekonomiannya di sektor jasa-jasa, industri pengolahan, dan pertanian. Terakhir, investasi diharapkan lebih banyak dialokasikan untuk program padat karya.


Kata kunci: Penyerapan Tenaga Kerja, PDRB, UMP, Inestasi

Tidak Tersedia Deskripsi

Citation



    SERVICES DESK