Electronic Theses and Dissertation
Universitas Syiah Kuala
NULL
ANALISIS PERBANDINGAN PENDAPATAN BURUH PENYADAP KARET DI KECAMATAN RANTAU KABUPATEN ACEH TAMIANG
Pengarang
KHALID SUNNY - Personal Name;
Dosen Pembimbing
Nomor Pokok Mahasiswa
0705102010048
Fakultas & Prodi
Fakultas Pertanian / Agribisnis (S1) / PDDIKTI : 54201
Subject
Kata Kunci
Penerbit
Banda Aceh : Universitas Syiah Kuala., 2020
Bahasa
Indonesia
No Classification
-
Literature Searching Service
Hard copy atau foto copy dari buku ini dapat diberikan dengan syarat ketentuan berlaku, jika berminat, silahkan hubungi via telegram (Chat Services LSS)
Penelitian ini bertujuan untuk mengetahui perbandingan pendapatan buruh penyadap karet yang bekerja pada perkebunan karet besar swasta dan buruh penyadap karet yang bekerja pada perkebunan karet rakyat. Sampel penelitian ini adalah buruh penyadap karet, baik yang bekerja pada perkebunan karet besar swasta maupun yang bekerja pada perkebunan karet rakyat.
Buruh penyadap karet yang bekerja pada perkebunan karet besar swasta berstatus sebagai karyawan tetap. Mereka mendapatkan gaji/upah sebagai balas jasa dari pekerjaan yang telah mereka lakukan, sedangkan buruh penyadap karet yang bekerja pada perkebunan rakyat hanya berstatus sebagai penyadap tanamao karet tetapi tidak memiliki hak atas lahan dan tanaman karet yang mereka sadap, mereka mendapatkan pendapatan dari sistem bagi hasil dari total penenmaan dengan pemilik lahan dan tanaman karet.Analisis ekonomi dalam penelitian ini menggunakan metode uji "t, .
Tujuannya unt:uk melihat perbedaan pendapatan antara burubhpenyadap karet yang bekerja pada perkebunan karet besar swasta dengan pendapatan buruh penyadap karet yang bekerja pada perkebunan karet rakyat.Hasil analisis menyatakan bahwa pendapatan buruh penyadap karet yang bekerja pada perkebunan karet besar swasta lebih besar dibandingkan dengan pendapatan buruh penyadap karet yang bekerja pada perkebunan raky at. Ra ta-rata Pendapatan buruh penyadap karet pada perkebunan karet besar swasta sebesar Rp. 1.630.957,-/bulan, sedangkan rata-rata Pendapatan buruh penyadap karet pada perkebunan rakyat sebesar Rp. 1.319.876,-/bulan. Nilai tang 16,5 > t%a =1,70, maka hipotesis nol (H) ditolak dan hipotesis alternatif (H,) diterima.
Hasil perhitungan uji beda meoggunakan program SPSS 11.5, diketahui nilai ta lebih besar dari pada tasa yaitu tie 16,339 > t%a = 1,70, atau nilai signifikansi = 0,001 < a = 0,05. Ini berarti hipotesis nol (H,) ditolak dan hipotesis alternatif (H,) diterima.Pengawasan dan perawatan terhadap kebun karet milik rakyat sebaiknya lebih ditingkatkan lagi. Hal ini bertujuan agar produktivitas perkebunan karet rakyat dapat ditingkatkan lagi, yang pada akhimya juga akan meningkatkan pendapatan dan taraf hidup buruh penyadap karet yang bekerja pada perkebunan karet milik rakyat.
Tidak Tersedia Deskripsi
PENGARUH PENDAPATAN DAN PENDIDIKAN PETANI KARET TERHADAP MOTIVASI MENYEKOLAHKAN ANAK DI KECAMATAN TAMIANG HULU KABUPATEN ACEH TAMIANG (Sri Purnamasari, 2014)
KONTRJBUSI PENDAPATAN PEREMPUAN BURUH TANI PISANG TERHADAP PENDAPATAN KELUARGA DIKECAMATAN PADANG TIJI KAB UPATEN PIDIE (Nadya Aiza Hikmah, 2020)
ANALISIS FAKTOR-FAKTOR YANG MEMPENGARUHL KONVERSI LAHAN TANAMAN KARET MENJADI KELAPA SAWIT (STUDI KASUS DI PT. SEMADAM KABUPATEN ACEH TAMIANG) (anugrah Diansyah, 2024)
ANALISIS PROSES PRODUKSI GETAH PINUS DAN PENDAPATAN PETANI PENYADAP GETAH PINUS DI KECAMATAN RIKIT GAIB KABUPATEN GAYO LUES (Arwin Anwar, 2024)
ANALISIS SALURAN TATA NIAGA KARET RAKYAT DI KECAMATAN RANTAU PEUREULAK KABUPATEN ACEH TIMUR (Chairil Akmal, 2020)