FAKTOR-FAKTOR YANG MEMPENGARUHI NILAI TUKAR (KURS) VALUTA ASING DI INDONESIA | ELECTRONIC THESES AND DISSERTATION

Electronic Theses and Dissertation

Universitas Syiah Kuala

    NULL

FAKTOR-FAKTOR YANG MEMPENGARUHI NILAI TUKAR (KURS) VALUTA ASING DI INDONESIA


Pengarang

Muhammad Reza - Personal Name;

Dosen Pembimbing



Nomor Pokok Mahasiswa

0301101010068

Fakultas & Prodi

Fakultas Ekonomi dan Bisnis / Ekonomi Pembangunan (S1) / PDDIKTI : 60201

Penerbit

Banda Aceh : Universitas Syiah Kuala., 2008

Bahasa

Indonesia

No Classification

332.45

Literature Searching Service

Hard copy atau foto copy dari buku ini dapat diberikan dengan syarat ketentuan berlaku, jika berminat, silahkan hubungi via telegram (Chat Services LSS)

Penelitian ini dilakukan untuk mengetahui pengaruh nilai ekspor, nilai impor dan inflasi terhadap nilai tukar valuta asing. Data yang digunakan dalam penelitian ini adalah data sekunder yang bersumber dari berbagai laporan dan kompilasi khususnya publikasi dari Badan Pusat Statistik (BPS) dan Bank Indonesia. Untuk melihat pengaruh nilai ekspor,
nilai impor dan inflasi terhadap nilai tukar valuta asing periode 1993-2007 selama 15 tahun digunakan pendekatan analisis regresi linier berganda.Hasil persamaan analisis regresi diperoleh: ER= 3.483,100 +0,219 X-0,265 M +21,450? + e1 Konstanta sebesar 3.483,100, artinya bilamana nilai ekspor (X), nilai impor (M) dan inflasi (? ) dianggap konstan, maka nilai tukar mengalami peningkatan sebesar 3.483,100 poin. Koefisien regresi ?1 = 0,219, berarti bahwa setiap adanya peningkatan nilai ekspor sebesar 1juta dolar AS, maka akan menyebabkan kenaikan nilai tukar rupiah sebesar 0,219 poin, dengan asumsi faktor-faktor lain konstan. Koefisien regresi ?2= 0,265, artinya bahwa setiap terjadinya penurunan nilai impor sebesar 1 juta dolar AS, maka akan menyebabkan peningkatan nilai tukar rupiah sebesar 0,265 poin. ?3 = 21,450, berarti bahwa setiap terjadinya peningkatan inflasi sebesar 1 persen, maka akan menurunkan nilai tukar rupiah sebesar 21,45 poin. Berdasarkan nilai perhitungan Adjusted R Square (Adj.R2)= 0,6375 persen, menunjukkan bahwa kemampuan variabeJ bebas nilai ekspor (X), nilai impor (M) dan inflasi (?) untuk menjelaskan pengaruh terhadap variabel terikat (ER) sebesar 63,75 persen sedangkan 36,25 persen faktor-faktor lain yang tidak diuji mempengaruhi nilai tukar rupiiah. Dari hasil pengujian berdasarkan uji-F, diperoleh F hitung sebesar 9,207, sedangkan F-tabel dengan tingkat signifikansi ? = 5 persen adalah sebesar 3,590. Hal ini memperlihatkan bahwa F hitung > F tabel, artinya bahwa nilai ekspor, nilai impor dan inflasi bersama-sama berpengaruh secara dominan dan signifikan terhadap nilai tukar rupiah.











Tidak Tersedia Deskripsi

Citation



    SERVICES DESK