<?xml version="1.0" encoding="UTF-8" ?>
<modsCollection xmlns:xlink="http://www.w3.org/1999/xlink" xmlns:xsi="http://www.w3.org/2001/XMLSchema-instance" xmlns="http://www.loc.gov/mods/v3" xmlns:slims="http://slims.web.id" xsi:schemaLocation="http://www.loc.gov/mods/v3 http://www.loc.gov/standards/mods/v3/mods-3-3.xsd">
<mods version="3.3" id="81870">
 <titleInfo>
  <title>FAKTOR-FAKTOR YANG MEMPENGARUHI INFLASI DI INDONESIA</title>
 </titleInfo>
 <name type="Personal Name" authority="">
  <namePart>Mirza Juwanda</namePart>
  <role>
   <roleTerm type="text">Primary Author</roleTerm>
  </role>
 </name>
 <typeOfResource manuscript="no" collection="yes">mixed material</typeOfResource>
 <genre authority="marcgt">bibliography</genre>
 <originInfo>
  <place>
   <placeTerm type="text">Banda Aceh</placeTerm>
   <publisher>Universitas Syiah Kuala</publisher>
   <dateIssued></dateIssued>
  </place>
 </originInfo>
 <language>
  <languageTerm type="code">id</languageTerm>
  <languageTerm type="text">Indonesia</languageTerm>
 </language>
 <physicalDescription>
  <form authority="gmd">Null</form>
  <extent></extent>
 </physicalDescription>
 <note>Penelitian   ini bertujuan   mengetahui    dan   menganalisis   pengaruh    produk domestik   bruto   (PDB),   suku   bunga,  jumlah  uang  beredar   dan  nilai  tukar rupiah terhadap   US$   berpengaruh  terhadap   inflasi  di  IIndonesia.   Data  yang   digunakan adalah   data   sekunder  yang   diambil   dari   berbagai   instansi   yang   terkait.   Data dimaksud  adalah  data  time series dalam  bentuk  kwartal  selama  periode  tahun 2003-&#13;
2012 (n=40).  Peralatan  analisis  data yang  digunakan  adalah  regresi  linier berganda dengan  metode  ordinary leas, square (OLS).  Penelitian  menemukan  bahwa  produk domestik bruto (PDB), jumlah uang beredar dan nilai tukar rupiah terhadap US$ berpengaruh positif terhadap inflasi di Indonesia. Semakin tinggi produk  domestik bruto  (PDB),  semakin   banyak jumlah uang  beredar  dan  semakin   terdepresiasi  nilai tukar  rupiah  terhadap  US$,  semakin  tinggi  tingkat  inflasi  di  Indonesia.  Sebaliknya suku  bunga  berpengaruh  negatif terhadap  inflasi  di Indonesia.  Semakin  tinggi suku bunga  yang  dalam   hal  ini  adalah   BI  rate,  semakin   rendah   tingkat   inflasi.  Hasil pengujian  statistik   mengindikasikan  bahwa   secara   simultan   dan   parsial   produk domestik   bruto  (PDB),   suku  bunga,  jumlah  uang  beredar   dan  nilai  tukar  rupiah terhadap  US$  berpengaruh signifikan  (nyata)  terhadap  inflasi di Indonesia  Dengan demikian  dapat  disimpulkan bahwa  inflasi di Indonesia  secara  nyata ditentukan  oleh produk  domestik  bruto  (PDB),  suku  bunga,  jumJah  uang  beredar   dan  nilai  tukar rupiah  terhadap  US$.  Dalam  rangka mengendalikan inflasi di Indonesia, pemerintah dipandang perlu  mengendalikan  suku  bunga  acuan, jumlah  uang  beredar  dan  nilai tuk:ar rupiah terhadap  US$.&#13;
&#13;
Kata Kunci:   Inflasi,  Produk  Domestik  Bruto  (PDB),  Suku  Bunga,  jumlah  Uang&#13;
Beredar dan Nilai Tukar Rupiah Terhadap US$  &#13;
&#13;
&#13;
&#13;
&#13;
&#13;
&#13;
&#13;
</note>
 <note type="statement of responsibility"></note>
 <subject authority="">
  <topic>INFLATION (ECONOMICS)</topic>
 </subject>
 <classification>332.41</classification>
 <identifier type="isbn"></identifier>
 <location>
  <physicalLocation>ELECTRONIC THESES AND DISSERTATION Universitas Syiah Kuala</physicalLocation>
  <shelfLocator></shelfLocator>
 </location>
 <slims:digitals/>
</mods>
<recordInfo>
 <recordIdentifier>81870</recordIdentifier>
 <recordCreationDate encoding="w3cdtf">2020-10-16 11:48:38</recordCreationDate>
 <recordChangeDate encoding="w3cdtf">2022-01-05 12:03:56</recordChangeDate>
 <recordOrigin>machine generated</recordOrigin>
</recordInfo>
</modsCollection>