STABILISASI TANAH LEMPUNG DESA COT BAGIE KABUPATEN ACEH BESAR DENGAN GARAM KOTOR TERHADAP NILAI CBR TANPA RENDAMAN (UNSOAKED) | ELECTRONIC THESES AND DISSERTATION

Electronic Theses and Dissertation

Universitas Syiah Kuala

    NULL

STABILISASI TANAH LEMPUNG DESA COT BAGIE KABUPATEN ACEH BESAR DENGAN GARAM KOTOR TERHADAP NILAI CBR TANPA RENDAMAN (UNSOAKED)


Pengarang
Dosen Pembimbing



Nomor Pokok Mahasiswa

1604001010016

Fakultas & Prodi

Fakultas Teknik / Teknik Sipil (D3) / PDDIKTI : 22401

Subject
-
Kata Kunci
-
Penerbit

Banda Aceh : Universitas Syiah Kuala., 2020

Bahasa

Indonesia

No Classification

-

Literature Searching Service

Hard copy atau foto copy dari buku ini dapat diberikan dengan syarat ketentuan berlaku, jika berminat, silahkan hubungi via telegram (Chat Services LSS)

ABSTRAK
Dewasa ini, pembangunan di dunia global semakin meningkat. Kebanyakan orang hanya memperhatikan nilai estetikanya saja, tanpa memperhatikan ketahanan suatu infrastruktur tersebut terhadap beban, terjadi goncangan, dan terpengaruh cuaca. Ilmu geoteknik merupakan langkah awal terbentuknya suatu infrastruktur. Tanah lempung merupakan salah satu jenis tanah yang sangat dipengaruhi oleh kadar air. Tanah ini banyak menimbulkan masalah dalam konstruksi sipil, karena memiliki daya dukung rendah, plastisitas tinggi, dan kembang susut yang tinggi pada saat tanah tersebut mengandung air. Oleh karena itu diperlukan penelitian tentang tanah untuk mengetahui sifat-sifatnya sehingga dapat menyesuaikan dengan kebutuhan konstruksi. Garam kotor merupakan bagian dari garam yang tidak di manfaatkan dan menjadi limbah yang berguna hanya untuk pupuk tanaman. Oleh karena itu, limbah garam tersebut dimanfaatkan menjadi bahan uji dalam stabilitas tanah guna meningkatkan kualitas daya dukung tanah. Penelitian ini bertujuan untuk mengetahui pengaruh penambahan garam kotor yang digunakan sebagai bahan stabilisasi terhadap nilai CBR (California Bearing Ratio) Unsoaked tanah lempung. Tanah yang digunakan dalam penelitian ini berasal dari Desa Cot Bagie Kecamatan Blang Bintang. Campuran yang digunakan berupa garam kotor yang diperoleh dari petani garam desa Lam Ujong kecamatan Khaju kabupaten Aceh Besar dengan persentase penambahan garam kotor yaitu 0%, 5%, 10%, 15%, dan 20% terhadap berat kering tanah. Tanah tersebut menurut klasifikasi AASHTO tergolong jenis tanah A-7-5 (33), sedangkan menurut sistem USCS tanah tersebut digolongkan kedalam jenis tanah (CH) lempung organik dengan plastisitas tinggi, lempung gemuk. Hasil pengujian pemadatan tanpa campuran didapat nilai OMC (Optimum Moisture Content) 22,50% dengan berat isi kering (?d maks) 1,520 gr/cm3. Hasil pengujian CBR memperlihatkan bahwa nilai CBR tertinggi yaitu pada persentase campuran 20% sebesar 11,71%. Dengan demikian penambahan garam kotor pada tanah lempung menyebabkan nilai CBR unsoaked meningkat sehingga daya dukung tanahnya menjadi lebih baik.
Kata Kunci : tanah lempung, garam kotor, CBR

Tidak Tersedia Deskripsi

Citation



    SERVICES DESK