ANALISIS PENGOLAHAN LIMBAH PERTANIAN MENJADI PAKAN SAPI DI KEMUKIMAN SAREE KECAMATAN LEMBAH SEULAWAH KABUPATEN ACEH BESAR | ELECTRONIC THESES AND DISSERTATION

Electronic Theses and Dissertation

Universitas Syiah Kuala

    NULL

ANALISIS PENGOLAHAN LIMBAH PERTANIAN MENJADI PAKAN SAPI DI KEMUKIMAN SAREE KECAMATAN LEMBAH SEULAWAH KABUPATEN ACEH BESAR


Pengarang

Yolanda - Personal Name;

Dosen Pembimbing



Nomor Pokok Mahasiswa

1505102010031

Fakultas & Prodi

Fakultas Pertanian / Agribisnis (S1) / PDDIKTI : 54201

Subject
-
Kata Kunci
-
Penerbit

Banda Aceh : Universitas Syiah Kuala., 2020

Bahasa

Indonesia

No Classification

-

Literature Searching Service

Hard copy atau foto copy dari buku ini dapat diberikan dengan syarat ketentuan berlaku, jika berminat, silahkan hubungi via telegram (Chat Services LSS)

Tujuan penelitian ini adalah mengetahui kelayakan usaha, nilai tambah, dan
kendala dari pengolahan limbah pertanian menjadi pakan sapi di Kemukiman Saree
Kecamatan Lembah Seulawah Kabupaten Aceh Besar. Agroindustri yang dijadikan
sebagai sampel dipilih secara sengaja (purposive) dari masing – masing gampong di
Kemukiman Saree diantaranya Gampong Saree Aceh, Gampong Suka Mulia, dan
Gampong Suka Damai. Adapun limbah pertanian yang menjadi bahan baku pakan sapi
jenis konsentrat dalam penelitian ini adalah kulit ubi kayu, kulit kakao, dan tongkol jagung.
Pengolahan limbah pertanian menjadi pakan sapi pada usaha pakan ternak di
Gampong Saree Aceh telah memenuhi kriteria kelayakan usaha. Berdasarkan analisis
kelayakan usaha dari jumlah penjualan pakan sapi selama 1 bulan diantaranya keuntungan
yang diperoleh sebesar Rp6.611.061; R/C yang diperoleh sebesar 1,58; ROI yang diperoleh
sebesar 58,05%; BEP harga jual produk yang diperoleh sebesar Rp1.898/Kg; dan BEP
jumlah produk yang diperoleh sebesar 3.796 Kg. Selanjutnya berdasarkan analisis nilai
tambah selama 1 bulan proses produksi, nilai tambah yang diperoleh sebesar
Rp1.741,41/Kg dan memiliki kriteria nilai tambah tinggi sebesar 55,28%. Adapun kendala
yang ditemukan pada usaha tersebut diantaranya harga bahan baku yang meningkat ketika
terjadi kelangkaan bahan baku, keterbatasan modal untuk menambah jumlah tenaga kerja,
dan biaya transportasi yang besar karena lokasi usaha yang cukup jauh dari kota.
Pengolahan limbah pertanian menjadi pakan sapi pada peternakan rakyat di
Gampong Suka Mulia telah memenuhi kriteria kelayakan usaha. Berdasarkan analisis
kelayakan usaha dari jumlah penjualan pakan sapi selama 1 bulan diantaranya keuntungan
yang diperoleh sebesar Rp206.334; R/C yang diperoleh sebesar 1,13; ROI yang diperoleh
sebesar 12,95%; BEP harga jual produk yang diperoleh sebesar Rp1.328/Kg; dan BEP
jumlah produk yang diperoleh sebesar 1.062 Kg. Selanjutnya berdasarkan analisis nilai
tambah selama 1 bulan proses produksi, nilai tambah yang diperoleh sebesar Rp856,05/Kg
dan memiliki kriteria nilai tambah tinggi sebesar 51,41%. Adapun kendala yang ditemukan
pada peternakan tersebut diantaranya jumlah pakan sapi yang dihasilkan berkurang ketika
harga bahan baku meningkat, kegiatan produksi masih menggunakan peralatan tradisional,
serta keterbatasan modal untuk menambah jumlah tenaga kerja dan menambah jumlah
pakan sapi.
Pengolahan limbah pertanian menjadi pakan sapi pada peternakan rakyat di
Gampong Suka Damai telah memenuhi kriteria kelayakan usaha. Berdasarkan analisis
kelayakan usaha dari jumlah penjualan pakan sapi selama 1 bulan diantaranya keuntungan
yang diperoleh sebesar Rp1.047.068; R/C yang diperoleh sebesar 1,30; ROI yang diperoleh
sebesar 30,32%; BEP harga jual produk yang diperoleh sebesar Rp1.151/Kg; dan BEP
jumlah produk yang diperoleh sebesar 2.302 Kg. Selanjutnya berdasarkan analisis nilai
tambah selama 1 bulan proses produksi, nilai tambah yang diperoleh sebesar Rp696,98/Kg
dan memiliki kriteria nilai tambah tinggi sebesar 42,63%. Adapun kendala yang ditemukan
pada peternakan tersebut diantaranya jumlah pakan sapi yang dihasilkan berkurang ketika
harga bahan baku meningkat, kegiatan produksi masih menggunakan peralatan tradisional,
serta keterbatasan modal untuk menambah jumlah tenaga kerja dan menggunakan
transportasi.

Tidak Tersedia Deskripsi

Citation



    SERVICES DESK