Electronic Theses and Dissertation
Universitas Syiah Kuala
SKRIPSI
PENGUKURAN PAPARAN GAS RADON (222RN) DI PERUMAHAN PANTAI BARAT SELATAN WILAYAH ACEH DENGAN MENGGUNAKAN DETEKTOR PASIF JALUR ALFA
Pengarang
Tiara Inabela - Personal Name;
Dosen Pembimbing
Nomor Pokok Mahasiswa
1008102010049
Fakultas & Prodi
Fakultas MIPA / Fisika (S1) / PDDIKTI : 45201
Kata Kunci
Penerbit
Banda Aceh : Fakultas Matematika dan Ilmu Pengetahuan Alam., 2014
Bahasa
Indonesia
No Classification
1
Literature Searching Service
Hard copy atau foto copy dari buku ini dapat diberikan dengan syarat ketentuan berlaku, jika berminat, silahkan hubungi via telegram (Chat Services LSS)
Telah dilakukan penelitian pengukuran konsentrasi gas radon (222Rn) di pantai Barat Selatan dengan tujuan untuk menghitung dan mengamati pengaruh kondisi bangunan terhadap konsentrasi gas radon (222Rn) di beberapa daerah di pantai Barat Selatan, titik pengukuran penelitian berada di Kecamatan Johan Pahlawan, Kabupaten Aceh Barat dan Kecamatan Sawang, Kabupaten Aceh Selatan yang masing-masing daerah diwakili oleh 10 titik pengukuran. Pengukuran konsentrasi gas radon (222Rn) dilakukan selama 93 hari dengan menggunakan detektor jejak alfa (Dosimeter Radon-Thoron pasif dengan film CR-39 sebagai detektornya).
Dosimeter radon pasif yang berisi detektor CR-39 dipasang di dalam rumah (indoor), kemudian detektor diambil dan di etsa. Hasil pengukuran menunjukan konsentrasi rata-rata tertinggi terdapat di daerah Kabupaen Aceh Selatan sebesar 169.164 Bq/m3 dan konsentrasi terendah terdapat di daerah Aceh Barat sebesar 156.114 Bq/m3 . Tinggi rendahnya konsentrasi gas radon (222Rn) pada setiap daerah bergantung pada kondisi umum rumah (lantai, dinding, plafon) dan kondisi aktivitas penambangan di sekitar. Hasil pengukuran konsentrasi diplot di dalam kontur untuk melihat sebarannya dengan skala warna konsentrasi menunjukkan besar kecil nya konsentrasi pada rumah tersebut. Dari penelitian di dapatkan konsentrasi gas radon (222Rn) dalam sepuluh rumah (indoor) di Kecamatan Johan Pahlawan, Kabupaten Aceh Barat masih dalam batas yang di rekomendasikan oleh Komisi Internasional Untuk Proteksi Radiasi (ICRP, Internasional On Radiological Protection) yaitu sebesar 200 Bq/m3. Namun terdapat satu rumah yang berada pada Kecamatan Sawang, Kabupaten Aceh Selatan yang melebihi batas yang telah direkomendasikan. Hasil pengukuran menjadi data dasar (indikator) untuk perumahan di wilayah pantai barat selatan.
Tidak Tersedia Deskripsi
IDENTIFIKASI KANDUNGAN GAS RADON DALAM TANAH DI KAWASAN PADAT PENDUDUK PERUMAHAN RINDAM IM MATA IE, ACEH BESAR (Bika Kurniadi, 2017)
PENDETEKSIAN PANCARAN RADON (222 RN) PADA TANAH DENGAN KEDALAMAN TERTENTU DI KAWASAN KECAMATAN MEURAXA BANDA ACEH (Dessy Saputra, 2022)
PENDETEKSIAN PANCARAN RADON (222RN) PADA TANAH DI BEBERAPA KAWASAN ACEH BESAR (Nadia Millati, 2022)
KOMPARASI FINANSIAL HASIL TANGKAPAN PER TAHUN DI PANTAI BARAT SELATAN DAN PANTAI TIMUR UTARA PROVINSI ACEH (Baidarus Arlian, 2017)
PEMETAAN POTENSI ENERGI ANGIN UNTUK PEMBANGKIT ENERGI LISTRIK DI WILAYAH PANTAI BARAT SELATAN ACEH (HERDIAN SAPUTRA, 2021)