KEMANDIRIAN KEUANGAN DAERAH SERTA PENGARUHNYA TERHADAP PERTUMBUBAN EKONOMI DI PROVINSI ACEH | ELECTRONIC THESES AND DISSERTATION

Electronic Theses and Dissertation

Universitas Syiah Kuala

    NULL

KEMANDIRIAN KEUANGAN DAERAH SERTA PENGARUHNYA TERHADAP PERTUMBUBAN EKONOMI DI PROVINSI ACEH


Pengarang

LELIFITRIATI - Personal Name;

Dosen Pembimbing



Nomor Pokok Mahasiswa

0501101010072

Fakultas & Prodi

Fakultas Ekonomi dan Bisnis / Ekonomi Pembangunan (S1) / PDDIKTI : 60201

Subject
-
Kata Kunci
-
Penerbit

Banda Aceh : Universitas Syiah Kuala., 2020

Bahasa

Indonesia

No Classification

-

Literature Searching Service

Hard copy atau foto copy dari buku ini dapat diberikan dengan syarat ketentuan berlaku, jika berminat, silahkan hubungi via telegram (Chat Services LSS)

Tujuan dari penelitian ini adalah untuk mengetahui kemandirian keuangan daerah di provinsi Aceh dan pengaruh kemandirian keuangan terhadap pertumbuhan ekonom.i di provinsi Aceh.Penelitian ini menggunakan data sekunder dalam bentuk runtun waktu(timeseries) dari tahun 1995-2008. Sumber data diperoleh dari berbagai publikasi terutama dari kantor-kantor yang terkait dalam penelitian ini (BPS, DPKK Aceh) serta bahan - bahan yang bersumber dari buku-buku bacaan, jumal-jumal dan tulisan-tulisan ilmiah yang tersedia di beberapa artikel-artikel. Model analisis yang digunakan dalam penelitian ini yaitu menggunakan metode analisis deskriptif dengan menjelaskan dan menggambarkan fenomena-fenomena dari variabel yang diteliti yaitu dengan melihat rasio perbandingan antara PAD terhadap jumlah bantuan yang diterima di provinsi Aceh, dan melihat apakah rasio kemandirian keuangan daerah berpengaruh terhadap pertumbuhan ekonomi .

Dari basil penelitian ini didapat bahwa rasio kemandirian keuangan daerah di provinsi Aceh berfluktuasi setiap tahunnya dengan rata-rata rasio kemandirian keuangan pertahunnya adalah 25,75 persen. Hal ini menunjukkan bahwa rasio kemandirian keuangan provinsi Aceh masih rendah, dan untuk membiayai kegiatan pembangunan provinsi Aceh masih sangat bergantung pada bantuan dari pemerintah pusat. Rasio kemandirian keuangan daerah tidak mempengaruhi pertumbuhan ekonomi di provinsi Aceh, dan kemandirian keuangan daerah cenderung rendah karena walaupun PAD mengalami peningkatan setiap tahunnya namun selalu diikuti dengan peningkatan jumlah bantuan yang diterima dari pemerintah pusat.

Implikasi dari penelitian ini sangat meningkatka kemandirian keuangan daerah perlu terus meningkatkan PAD terutama pajak dan retribusi daerah, untuk itu perlu diadakan suatu kajian mendalam mengenai potensi,pendataan akurat, penetapan yang adil, keterpaduan dan koordinasi antar instansi terkait dan penegakan hukum bagi yang tidak/menghindar dari pajak/retribusi daerah. Dan untuk meningkatkan pertumbuhan ekonomi pemerintah perlu meningkatkan daya tarik investasi baik dari dalam maupun luar negeri.

Tidak Tersedia Deskripsi

Citation



    SERVICES DESK