<?xml version="1.0" encoding="UTF-8" ?>
<modsCollection xmlns:xlink="http://www.w3.org/1999/xlink" xmlns:xsi="http://www.w3.org/2001/XMLSchema-instance" xmlns="http://www.loc.gov/mods/v3" xmlns:slims="http://slims.web.id" xsi:schemaLocation="http://www.loc.gov/mods/v3 http://www.loc.gov/standards/mods/v3/mods-3-3.xsd">
<mods version="3.3" id="81546">
 <titleInfo>
  <title>KEMANDIRIAN KEUANGAN DAERAH SERTA PENGARUHNYA TERHADAP PERTUMBUBAN EKONOMI DI PROVINSI ACEH</title>
 </titleInfo>
 <name type="Personal Name" authority="">
  <namePart>LELIFITRIATI</namePart>
  <role>
   <roleTerm type="text">Primary Author</roleTerm>
  </role>
 </name>
 <typeOfResource manuscript="no" collection="yes">mixed material</typeOfResource>
 <genre authority="marcgt">bibliography</genre>
 <originInfo>
  <place>
   <placeTerm type="text">Banda Aceh</placeTerm>
   <publisher>Universitas Syiah Kuala</publisher>
   <dateIssued>2020</dateIssued>
  </place>
 </originInfo>
 <language>
  <languageTerm type="code">id</languageTerm>
  <languageTerm type="text">Indonesia</languageTerm>
 </language>
 <physicalDescription>
  <form authority="gmd">Null</form>
  <extent></extent>
 </physicalDescription>
 <note>Tujuan   dari  penelitian   ini  adalah untuk  mengetahui   kemandirian  keuangan daerah di provinsi  Aceh  dan  pengaruh  kemandirian  keuangan  terhadap  pertumbuhan ekonom.i di provinsi Aceh.Penelitian  ini  menggunakan  data sekunder    dalam  bentuk  runtun  waktu(timeseries) dari tahun  1995-2008. Sumber  data diperoleh  dari berbagai  publikasi  terutama dari kantor-kantor  yang terkait dalam penelitian  ini (BPS, DPKK Aceh)  serta bahan - bahan yang bersumber   dari buku-buku bacaan, jumal-jumal dan tulisan-tulisan  ilmiah yang   tersedia   di  beberapa   artikel-artikel.   Model   analisis   yang   digunakan   dalam penelitian  ini yaitu  menggunakan  metode  analisis  deskriptif dengan  menjelaskan dan menggambarkan  fenomena-fenomena dari variabel  yang  diteliti  yaitu dengan  melihat rasio perbandingan antara PAD terhadap jumlah bantuan yang diterima di provinsi Aceh, dan  melihat apakah  rasio kemandirian keuangan daerah  berpengaruh  terhadap pertumbuhan ekonomi .&#13;
&#13;
Dari basil penelitian  ini didapat bahwa  rasio kemandirian  keuangan  daerah di provinsi   Aceh   berfluktuasi   setiap  tahunnya   dengan  rata-rata        rasio   kemandirian keuangan   pertahunnya   adalah   25,75   persen.   Hal   ini  menunjukkan  bahwa   rasio kemandirian keuangan provinsi Aceh masih rendah, dan untuk membiayai kegiatan pembangunan  provinsi  Aceh  masih  sangat  bergantung  pada  bantuan  dari pemerintah pusat. Rasio kemandirian keuangan  daerah tidak mempengaruhi pertumbuhan  ekonomi di provinsi Aceh, dan kemandirian keuangan daerah cenderung rendah karena walaupun PAD mengalami peningkatan setiap tahunnya   namun selalu diikuti dengan peningkatan jumlah bantuan yang diterima dari pemerintah pusat.&#13;
&#13;
Implikasi dari penelitian  ini  sangat   meningkatka kemandirian keuangan daerah  perlu  terus  meningkatkan PAD  terutama  pajak  dan  retribusi  daerah,  untuk  itu perlu diadakan  suatu  kajian mendalam  mengenai  potensi,pendataan  akurat, penetapan  yang adil, keterpaduan dan koordinasi antar instansi terkait dan penegakan hukum bagi yang tidak/menghindar dari  pajak/retribusi daerah.  Dan untuk  meningkatkan  pertumbuhan ekonomi pemerintah perlu meningkatkan  daya tarik  investasi  baik dari dalam maupun luar negeri.&#13;
</note>
 <classification>0</classification>
 <identifier type="isbn"></identifier>
 <location>
  <physicalLocation>ELECTRONIC THESES AND DISSERTATION Universitas Syiah Kuala</physicalLocation>
  <shelfLocator></shelfLocator>
 </location>
 <slims:digitals/>
</mods>
<recordInfo>
 <recordIdentifier>81546</recordIdentifier>
 <recordCreationDate encoding="w3cdtf">2020-10-13 14:20:31</recordCreationDate>
 <recordChangeDate encoding="w3cdtf">2020-10-13 14:21:10</recordChangeDate>
 <recordOrigin>machine generated</recordOrigin>
</recordInfo>
</modsCollection>