HUBUNGAN KAUSALITAS BI RATE DAN INFLASI DI INDONESIA PERIODE 2005.1-2011.4 | ELECTRONIC THESES AND DISSERTATION

Electronic Theses and Dissertation

Universitas Syiah Kuala

    NULL

HUBUNGAN KAUSALITAS BI RATE DAN INFLASI DI INDONESIA PERIODE 2005.1-2011.4


Pengarang

Radiansyah Winarta - Personal Name;

Dosen Pembimbing



Nomor Pokok Mahasiswa

0801101010008

Fakultas & Prodi

Fakultas Ekonomi dan Bisnis / Ekonomi Pembangunan (S1) / PDDIKTI : 60201

Subject
-
Kata Kunci
-
Penerbit

Banda Aceh : Universitas Syiah Kuala., 2020

Bahasa

Indonesia

No Classification

-

Literature Searching Service

Hard copy atau foto copy dari buku ini dapat diberikan dengan syarat ketentuan berlaku, jika berminat, silahkan hubungi via telegram (Chat Services LSS)

Penelitian ini berjudul "Analisis Hubungan Kausalitas BI Rate dan Inflasi di lndonesia Periode 2005.1-2011.4. Tujuan dari penelitian ini adalah untuk mengetahui lebih jauh tentang hubungan BI rate dan Inflasi di Indonesia.
Data yang digunakan dalam penelitian ini adalah data sekunder dengan
mengambil data triwulanan, muJai 2005 triwulan I sampai 2011 triwuJan IV. Data yang digunakan diperoleh dari Statistik Ekonomi Keuangan Indonesia (SEKI), Badan Pusat Statistik Indonesia (BPS), disertai dengan sumber-sumber lain yang berkaitan dengan penelitian ini.
Alat analisis yang digunak an dalam penelitian ini adalah Vector Error
Correction Model. Variabel ekonomi yang digunakan dalam peneltian ini adalah BI Rate, dan lnflasi. Dari perhitungan analisis didapatkan basil penelitian Pada tahun pertama inflasi tidak mempengaruhi BI Rate, tetapi inflasi akan mempengaruhi BI Rate pada tahun beriku tnya. Terlihat bahwa pada tahun berikutnya hubungan inflasi memiliki hubungan yang negatif dengan BI Rate sebesar -0,122993 yang artinya setiap pergerakan inflasi sebesar satu persen maka pergerakan BI Rate akan bergeser sebesar -0,122993 persen (Ceteris Paribus).
Dari basil penelitian yang diperoleh maka diberikan saran-saran diantaranya Bank Indonesia harus terus mewas padai timbulnya beberapa risiko global yang dapat mempengaruhi tekanan inflasi dan kestabilan makroekonomi. Untuk itu Bank Indonesia juga mesti melakukan koordinasi dengan pemerintah dengan mencermati perkembangan dan prospek perekonomian global, regional dan domesti.k untuk mengamankan stabilitas ekonomi jangka menengah.

Kata Kunci: Bl Rate, Inflasi, dan Vector Error Correction Model.

Tidak Tersedia Deskripsi

Citation



    SERVICES DESK