ALASAN MAHASISWA BEKERJA DI SEKTOR INFORMAL DI KOTA BANDA ACEH (STUDI KASUS PADA PEDAGANG BURGER) | ELECTRONIC THESES AND DISSERTATION

Electronic Theses and Dissertation

Universitas Syiah Kuala

    NULL

ALASAN MAHASISWA BEKERJA DI SEKTOR INFORMAL DI KOTA BANDA ACEH (STUDI KASUS PADA PEDAGANG BURGER)


Pengarang

Yani Shabrinal - Personal Name;

Dosen Pembimbing



Nomor Pokok Mahasiswa

0301101010096

Fakultas & Prodi

Fakultas Ekonomi dan Bisnis / Ekonomi Pembangunan (S1) / PDDIKTI : 60201

Subject
-
Kata Kunci
-
Penerbit

Banda Aceh : Universitas Syiah Kuala., 2020

Bahasa

Indonesia

No Classification

-

Literature Searching Service

Hard copy atau foto copy dari buku ini dapat diberikan dengan syarat ketentuan berlaku, jika berminat, silahkan hubungi via telegram (Chat Services LSS)

Penelitian ini dilakukan untuk mengetahui alasan mahasiwa bekerja pada sektor informal (studi kasus pada pedagang burger) di kota Banda Aceh. Data yang digunakan dalam penelitian ini adalah data primer yang diperoleh langsung dari lapangan, baik melalui interview langsung pada responden maupun melalui daftar pertanyaan (kusioner) yang diberikan kepada responden. Kemudian data sekunder yang diperoleh melalui Badan Pusat Statistik(BPS) Banda Aceh, serta Dinas Perindustrian clan UKM. Tujuan penelitian ini adalah untuk mengetahui alasan mahasiswa bekerja di sektor informal di Kota Banda Aceh. Untuk mengetahui keputusan mahasiswa bekerja di sektor informal digunakan metode kualitatif, yaitu hanya mengetahai faktor-faktor keputusan mahasiwa bekerja di sektor informal dilihat dari pembuktian persentase alasan-alasn yang berbasis pada data-data kusioner dan statistik.

Dari hasil penelitian diperoleh bahwa mahasiswa yang mencoba berusaha hanya untuk menambah uang saku reltif besar yaitu 58,0 persen,minat wirausaha mahasiswa rendah yaitu 10 %, pendapatan orang tua rendah 14,0 persen, mencari pengalaman kerja masing-masing 14,0 persen dan sisanya menambah penghasilan orang tua sebesar 4,0 persen. Pendapatan mahasiswa dalam satu malam mulai dari Rp 30.000 hingga Rp 50.000, terbanyak pada nilai Rp 40.000/mlam atau 44,0 persen, sedangkan pendapatanmyang terendah berada pada nilai Rp 30.000/malam atau 20.0 persen. Alasan mahasiswa yang memilih berdagang burger pad malem hari berjumlah 34,0 persen dan yang tidak memberikan jawaban berjumlah 54,0 persen.

Berdasarkan hasil penelitian, maka penulis menyarankan kepada pemerintah khususnya lembaga pendidikan agar memotivasi mahasiswa untuk meningkatkan minat berwirausaha. Kerena sektor informal tennasuk usaba burger banyak menyerap tenaga kerja. Bagi mahasiswa diharapkan agar meningkatkan jiwa bisnis tapi tetap memperhatikan kuliah sesuai dengan tuntutan orang tua, agar jika selesai kuliah mahasiswa sudah bisa merancang bisnisnya sendiri. Kepada dosen-dosen pengajar hendaknya di buat mata kuliah program bisnis agar mahasiswa mampu menciptakan usaha dan lapangan kerja dari usaha tersebut.

Tidak Tersedia Deskripsi

Citation



    SERVICES DESK