<?xml version="1.0" encoding="UTF-8" ?>
<modsCollection xmlns:xlink="http://www.w3.org/1999/xlink" xmlns:xsi="http://www.w3.org/2001/XMLSchema-instance" xmlns="http://www.loc.gov/mods/v3" xmlns:slims="http://slims.web.id" xsi:schemaLocation="http://www.loc.gov/mods/v3 http://www.loc.gov/standards/mods/v3/mods-3-3.xsd">
<mods version="3.3" id="81435">
 <titleInfo>
  <title>ANALISIS KONSISTENSI PENERAPAN KODE ETIK JURNALISTIK PADA HARIAN SERAMBI INDONESIA</title>
 </titleInfo>
 <name type="Personal Name" authority="">
  <namePart>Fitri Meliya Sari</namePart>
  <role>
   <roleTerm type="text">Primary Author</roleTerm>
  </role>
 </name>
 <typeOfResource manuscript="no" collection="yes">mixed material</typeOfResource>
 <genre authority="marcgt">bibliography</genre>
 <originInfo>
  <place>
   <placeTerm type="text">Banda Aceh</placeTerm>
   <publisher>Universitas Syiah Kuala</publisher>
   <dateIssued>2012</dateIssued>
  </place>
 </originInfo>
 <language>
  <languageTerm type="code">id</languageTerm>
  <languageTerm type="text">Indonesia</languageTerm>
 </language>
 <physicalDescription>
  <form authority="gmd">Null</form>
  <extent></extent>
 </physicalDescription>
 <note>Media massa merupakan sarana penyampaian komunikasi  massa kepada masyarakat banyak.  Perkembangan media massa saat ini  begitu  pesat dengan adanya kebebasan pers yang sudah diakui dan diatur dalam undang-undang.  Pers diberi kebebasan dalam mencari, mengolah serta menyebarkan berita namun harus sesuai  dengan kode etik jurnalistik.  Kode etik digunakan sebagai  pengatur  atau penjada standar dari  para pekerja media dalam menjalankan  pekerjaannya agar tidak  salah  langkah,  profesional,   dan  bertanggung jawab.   Etika jurnalistik sekaligus pula untuk melindungi  masyarakat luas  dari kemungkinan timbulnya dampak negatif dari kontruksi realitas para pekerja media, sehingga integritas dan reputasinya tetap terjaga.  Ketika sebuah media massa, khususnya media tidak menerapkan kode etik jurnalistik dalam penulisan beritanya maka integritas dan reputasinya akan menurun.  ltu sebabnya penelitian   ini  dilakukan.  Penelitan ini bertujuan untuk melihat sejauhmana Harian Serambi  Indonesia menerapkan kode etik jurnalistik dalam  penulisan berita, dalam hal  ini  lebih difokuskan  kepada berita kriminal.  Metode yang digunakan dalam penelitian  ini  adalah analisis isi, yaitu dengan teknik  dokumentasi.  Teknik ini  dilakukan dengan mengumpulkan data tertulis  berupa guntingan-guntingan  berita kriminal.  Analisis datanya menggunakan analisis isi  dengan uji  realibilitas menggunakan rumus R. Holsty dan diperkuat oleh  rumus Scott Pi,  dimana ambang batasnya adalah 0,75.  Dan hasil  uji  realibilitasnya adalah  CR - I dan pi = 1  telah memenuhi syarat untuk melakukan penelitian  ini. Artinya Harian Serambi Indonesia telah konsisten dalam menerapkan Kode Etik Jurnalistik pada penulisan berita, khususnya pada berita kriminal.&#13;
&#13;
&#13;
Kata Kunci :  Konsistensi,  Kode Etik Jurnalistik, dan Berita Kriminal.</note>
 <note type="statement of responsibility"></note>
 <subject authority="">
  <topic>MASS MEDIA</topic>
 </subject>
 <subject authority="">
  <topic>JOURNALISM - OCCUPATIONAL ETHICS</topic>
 </subject>
 <classification>174.907</classification>
 <identifier type="isbn"></identifier>
 <location>
  <physicalLocation>ELECTRONIC THESES AND DISSERTATION Universitas Syiah Kuala</physicalLocation>
  <shelfLocator></shelfLocator>
 </location>
 <slims:digitals/>
</mods>
<recordInfo>
 <recordIdentifier>81435</recordIdentifier>
 <recordCreationDate encoding="w3cdtf">2020-10-12 15:14:02</recordCreationDate>
 <recordChangeDate encoding="w3cdtf">2024-06-27 11:17:10</recordChangeDate>
 <recordOrigin>machine generated</recordOrigin>
</recordInfo>
</modsCollection>