<?xml version="1.0" encoding="UTF-8" ?>
<modsCollection xmlns:xlink="http://www.w3.org/1999/xlink" xmlns:xsi="http://www.w3.org/2001/XMLSchema-instance" xmlns="http://www.loc.gov/mods/v3" xmlns:slims="http://slims.web.id" xsi:schemaLocation="http://www.loc.gov/mods/v3 http://www.loc.gov/standards/mods/v3/mods-3-3.xsd">
<mods version="3.3" id="81384">
 <titleInfo>
  <title>FAKTOR-FAKTOR YANG MEMPENGARUHI TINGKAT PENGANGGURAN DI PROVINSI ACEH</title>
 </titleInfo>
 <name type="Personal Name" authority="">
  <namePart>Zulfa Eliza</namePart>
  <role>
   <roleTerm type="text">Primary Author</roleTerm>
  </role>
 </name>
 <typeOfResource manuscript="no" collection="yes">mixed material</typeOfResource>
 <genre authority="marcgt">bibliography</genre>
 <originInfo>
  <place>
   <placeTerm type="text">Banda Aceh</placeTerm>
   <publisher>Universitas Syiah Kuala</publisher>
   <dateIssued></dateIssued>
  </place>
 </originInfo>
 <language>
  <languageTerm type="code">id</languageTerm>
  <languageTerm type="text">Indonesia</languageTerm>
 </language>
 <physicalDescription>
  <form authority="gmd">Null</form>
  <extent></extent>
 </physicalDescription>
 <note>Penelitian  ini bertujuan untuk mengetahui  perkembangan faktor-faktor yang mempengaruhi   tingkat  pengangguran  di  Aceh.  Data  yang  digunakan   diperoleh   dari Dinas Tenaga  Kerja Provinsi  Aceh, Badan Pusat Statistik Aceh, dan Badan Investasi  dan Promosi  Aceh  serta  referensi   artikel,  jurnal,  dan  skripsi  yang  berhubungan   dengan penelitian  ini.&#13;
Data yang digunakan  dalam penelitian  ini adalah data dari tahun  1997 hingga 2007 dan metode  analisis  yang digunakan  adalah  deskriptif.  Berdasarkan  data yang diperoleh&#13;
dapat disimpulkan bahwa tingkat pengangguran di Aceh terbesar  terjadi  pada tahun 2000 dengan  jumlah pengangguran sebesar  305.430  orang.   Tingkat pengangguran terhadab terjadi  pada  tahun  2005  dengan  jumlah  pengangguran   sebesar   23.349  orang.  Secara umum  tingkat  pengangguran di Aceh bersifat fluktuatif dan cendenmg lebih dipengaruhi oleh  faktorr-faktor  non  ekonomi   yaitu  faktor  terganggunya  keamanan  dan ketertiban akibat konflik serta aktivitas  rehabilitasi  dan rekontruksi  pasca tsunami.&#13;
Dari   hasil penelitian   ini   disarankan   kepada   pemerintah   dan   masyarakat    agar bersama -sama  menciptakan  situasi  keamanan   yang  kondusif yang  akan  memulihkan aktivitas   perekonomian.     Selain    itu   untuk    mengurangi    pengangguran   diperlukan perbaikan  kinerja pemerintah  daerah  agar mendorong  perbaikan  yang progresif terhadap kualitas angkatan  kerja dan infrastruktur yang diperlukan  bagi pertumbuhan ekonomi.&#13;
&#13;
&#13;
&#13;
&#13;
</note>
 <note type="statement of responsibility"></note>
 <subject authority="">
  <topic>UNEMPLOYMENT - ECONOMICS</topic>
 </subject>
 <classification>331.137</classification>
 <identifier type="isbn"></identifier>
 <location>
  <physicalLocation>ELECTRONIC THESES AND DISSERTATION Universitas Syiah Kuala</physicalLocation>
  <shelfLocator></shelfLocator>
 </location>
 <slims:digitals/>
</mods>
<recordInfo>
 <recordIdentifier>81384</recordIdentifier>
 <recordCreationDate encoding="w3cdtf">2020-10-12 11:34:07</recordCreationDate>
 <recordChangeDate encoding="w3cdtf">2022-01-04 09:34:46</recordChangeDate>
 <recordOrigin>machine generated</recordOrigin>
</recordInfo>
</modsCollection>