KEMAMPUAN SPASIAL SISWA SMP MELALUI MODEL DISCOVERY LEARNING BERBANTUAN GEOGEBRA | ELECTRONIC THESES AND DISSERTATION

Electronic Theses and Dissertation

Universitas Syiah Kuala

    NULL

KEMAMPUAN SPASIAL SISWA SMP MELALUI MODEL DISCOVERY LEARNING BERBANTUAN GEOGEBRA


Pengarang

NURLIA ELFA - Personal Name;

Dosen Pembimbing



Nomor Pokok Mahasiswa

1706203020024

Fakultas & Prodi

Fakultas KIP / Pendidikan Matematika (S2) / PDDIKTI : 84102

Subject
-
Kata Kunci
-
Penerbit

Banda Aceh : Universitas Syiah Kuala., 2020

Bahasa

Indonesia

No Classification

-

Literature Searching Service

Hard copy atau foto copy dari buku ini dapat diberikan dengan syarat ketentuan berlaku, jika berminat, silahkan hubungi via telegram (Chat Services LSS)

Kemampuan spasial merupakan salah satu kemampuan yang diperlukan dalam mempelajari geometri yang membutuhkan interpretasi visual. Untuk itu. siswa harus mengembangkan penginderaan spasialnya. Namun, kenyataan menunjukkan kemampuan spasial siswa masih rendah. Siswa kesulitan dalam mengkontruksi dan memvisualkan bentuk bangun geometri. Salah satu faktor penyebabnya yaitu dalam proses belajar mengajar, siswa kurang dituntut untuk berpikir dalam menemukan suatu pola jika bangun geometri ditransformasikan. Siswa lebih sering diberi informasi yang bersifat hafalan dan hitungan. Oleh karena itu, diperlukan upaya untuk menumbuh kembangkan kemampuan spasial siswa, yaitu melalui model discovery learning berbantuan GeoGebra. Penelitian ini bertujuan untuk: 1) mengetahui kemampuan spasial siswa yang diajarkan melalui model discovery learning berbantuan GeoGebra, dan 2) mendeskripsikan profil spasial siswa. Metode Penelitian yang digunakan yaitu mixed method dengan jenis sequential eksplanatory design. Subjek penelitian adalah siswa kelas VIII-1 SMP YPPU SIGLI yang berjumlah 30 orang, dengan subjek wawancara adalah 4 orang yang masing-masing berkemampuan tinggi, sedang dan rendah. Instrumen penelitian terdiri atas soal tes kemampuan spasial sebagai instrumen kuantitatif dan pedoman wawancara sebagai instrumen kualitatif. Data kuantitatif dianalisis menggunakan statistik deskriptif dalam bentuk perentase dan data kualitatif dianalisis melalui tiga tahapan yaitu reduksi data, penyajian data dan penarikan kesimpulan. Hasil penelitian menunjukkan bahwa 1) terdapat 66,67% siswa memiliki kemampuan spasial yang baik setelah diajarkan melalui model discovery learning berbantuan GeoGebra dan 2) Siswa berkemampuan tinggi dan sedang memiliki keampuan spasial yang relatif sama, sedangkan siswa berkemampuan rendah hanya dapat melihat tampilan objek dari sudut pandang tertentu. Siswa yang mampu merepresentasi bangun geometri, dapat melakukan transformasi pada bangun tersebut. Di sisi lain, siswa yang memiliki kemampuan spasial yang baik, dapat melakukan dan memahami perubahan pada suatu objek geometri dalam pikiran serta mampu melakukan manipulasi aljabar sederhana dalam pikirannya.

Kata Kunci: Kemampuan Spasial, Model Discovery Learning, Software GeoGebra

Tidak Tersedia Deskripsi

Citation



    SERVICES DESK