PERAN SENI DIDONG DALAM PENDIDIKAN POLITIK (TELAAH TERHADAP PESAN-PESAN DALAM SYAIR SENI DIDONG GAYO DI KAB ACEH TENGAH) | ELECTRONIC THESES AND DISSERTATION

Electronic Theses and Dissertation

Universitas Syiah Kuala

    NULL

PERAN SENI DIDONG DALAM PENDIDIKAN POLITIK (TELAAH TERHADAP PESAN-PESAN DALAM SYAIR SENI DIDONG GAYO DI KAB ACEH TENGAH)


Pengarang

Iwan Fuger - Personal Name;

Dosen Pembimbing



Nomor Pokok Mahasiswa

0810103010076

Fakultas & Prodi

Fakultas Ilmu Sosial dan Politik / Ilmu Politik (S1) / PDDIKTI : 67201

Penerbit

Banda Aceh : Universitas Syiah Kuala., 2013

Bahasa

Indonesia

No Classification

306.2

Literature Searching Service

Hard copy atau foto copy dari buku ini dapat diberikan dengan syarat ketentuan berlaku, jika berminat, silahkan hubungi via telegram (Chat Services LSS)

Kehidupan manusia dalam setiap bangsa dan kelompok sosial masyarakat mempunyai ciri kebudayaan, dari kebudayaan yang ada di nusantara salah satunya
seni Didong, yaitu salah satu kesenian tradisional khas masyarakat Gayo berupa perpaduan antara seni suara, sastra dengan syair sebagai unsur utamanya. Kesenian Didong juga menempatkan dirinya sebagai mediator antara pemerintah dengan rakyat adalah berdasarkan eksistensi kesenian ini Tujuan penelitian ini adalah untuk mengetahui kedudukan, peran dan fungsi Didong sebagai pendidikan politik dalam menyampaikan pesan pendidikan politik kepada masyarakat, untuk mengetahui tema yang ditonjolkan dalam syair seni didong Gayo dalam menyampaikan pesan politik kepada masyarakat.
Pendekatan yang digunakan dalam penelitian ini adalah kualitatif diskriftif. Sampel penelitian adalah seluruh syair seni Didong yang telah dipublikasikan dalam bentuk kaset rekaman dan Visual Compak Dis (vcd). Keseluruhan populasi penelitian diambil 10 syair, dan dikumpulkan untuk kemudian ditulis dalam bentuk, teks, dibaca, dipahami dan dianalisis. Untuk memperkaya dan ketajaman hasil akhir, peneliti juga mengkaji sejumlah referensi yang dianggap mempunyai relevansi dan mendukung penelitian.
Hasil penelitian mengungkapkan bahwa (I) peran dan fungsi Didong Gayo sebagai pendidikan/sosialisasi politik kepada masyarakat daerah tengah sangatlah kuat diantaranya adalah sebagai sarana dalam menyampaikan pesan politik (2).Syair Didong Gayo pada tahun 2005 dan tahun 2006 secara keseluruhan menunjukkan tema yang pariatif. Di antara tema tersebut adalah tentang sosialisasi, perdamaian pembangunan, sosial budaya masyarakat. Dengan berbagai peran dan fungsi yang terdapat dalam seni Didong Gayo dan
dengan kemajuan teknologi komunikasi serta maraknya media masa dalam kehidupan masyarakat selayaknya mendapat perhatian dari semua pihak dalam pelestarian dan pengembangannya di masa yang akan datang.
Kata Kunci: Seni Didong, Pendidikan Politik.

Tidak Tersedia Deskripsi

Citation



    SERVICES DESK