PELAKSANAAN SUPERVISI AKADEMIK OLEH KEPALA SEKOLAH DALAM RANGKA MENINGKATKAN PROFESIONAL GURURNDI SD NEGERI GRONG-GRONG KABUPATEN PIDIE | ELECTRONIC THESES AND DISSERTATION

Electronic Theses and Dissertation

Universitas Syiah Kuala

    THESES

PELAKSANAAN SUPERVISI AKADEMIK OLEH KEPALA SEKOLAH DALAM RANGKA MENINGKATKAN PROFESIONAL GURURNDI SD NEGERI GRONG-GRONG KABUPATEN PIDIE


Pengarang

banta kemarul - Personal Name;

Dosen Pembimbing



Nomor Pokok Mahasiswa

110920050009

Fakultas & Prodi

Fakultas / / PDDIKTI :

Penerbit

Banda Aceh : Fakultas Pasca Sarjana., 2014

Bahasa

Indonesia

No Classification

371.201 2

Literature Searching Service

Hard copy atau foto copy dari buku ini dapat diberikan dengan syarat ketentuan berlaku, jika berminat, silahkan hubungi via telegram (Chat Services LSS)

Abstrak
Supervisi akademik merupakan serangkaian kegiatan membantu guru secara profesional untuk meningkatkan keprofesionalnya dalam mengembangkan proses pembelajaran. Tujuan penelitian ini adalah untuk mengetahui: 1) program supervisi akademik, 2) teknik pelaksanaan supervisi akademik, 3) hambatan pelaksanaan supervisi akademik, dan 4) tindak lanjut pelaksanaan supervisi akademik oleh kepala sekolah dalam rangka meningkatkan profesional guru di SD Negeri Grong-grong Kabupaten Pidie. Pendekatan yang digunakan dalam penelitian ini adalah pendekatan deskriptif kualitatif. Subjek penelitian ini adalah kepala sekolah dan guru. Teknik pengumpulan data melalui observasi, wawancara dan analisis dokumentasi. Hasil penelitian menunjukkan bahwa: 1) Program supervisi akademik dilakukan dengan menyiapkan dan menyusun program supervisi akademik. Aspek-aspek yang akan disupervisi adalah kelengkapan perangkat pembelajaran diantaranya penyiapan penyusunan dan pengembangan silabus, program tahunan, program semester, KKM, dan RPP; 2) Teknik-teknik pelaksanaan supervisi akademik dilakukan dengan dua teknik, yaitu teknik bersifat kelompok dan teknik bersifat individual. Teknik kelompok antara lain meliputi: rapat supervisi, diskusi kelompok, workshop, seminar, kegiatan di KKG/PKG. Teknik individual meliputi: observasi kelas, kunjungan kelas, percakapan pribadi, menilai diri sendiri; 3) Hambatan-hambatan pelaksanaan supervisi akademik oleh kepala sekolah yaitu kurangnya pelatihan dan sosialisasi tentang konsep supervisi akademik, keterbatasan pengetahuan dan ketrampilan tentang teknik-teknik supervisi akademik. Kepala sekolah disibukkan dengan tugas-tugas lain yang kompleks misalnya menyelesaikan proyek pembangunan rehab sekolah. 4) Tindak lanjut pelaksanaan supervisi akademik dimulai dengan melakukan proses analisis dan evaluasi. Kemudian direkomendasikan dan ditindaklanjuti dengan mengirimkan guru-guru untuk mengikuti penataran/pelatihan dan melakukan sharing dalam forum KKG/PKG.

Kata kunci: Supervisi akademik, dan profesional guru.

Tidak Tersedia Deskripsi

Citation



    SERVICES DESK