<?xml version="1.0" encoding="UTF-8" ?>
<modsCollection xmlns:xlink="http://www.w3.org/1999/xlink" xmlns:xsi="http://www.w3.org/2001/XMLSchema-instance" xmlns="http://www.loc.gov/mods/v3" xmlns:slims="http://slims.web.id" xsi:schemaLocation="http://www.loc.gov/mods/v3 http://www.loc.gov/standards/mods/v3/mods-3-3.xsd">
<mods version="3.3" id="81066">
 <titleInfo>
  <title>BANTUAN ZAKAT MAAL DAN PENGARUHNYA TERHADAP PENINGKATAN PRODUKSI MASYARAKAT EKONOMI LEMAH DI KOTA BANDA ACEH</title>
 </titleInfo>
 <name type="Personal Name" authority="">
  <namePart>Hasmizar</namePart>
  <role>
   <roleTerm type="text">Primary Author</roleTerm>
  </role>
 </name>
 <typeOfResource manuscript="no" collection="yes">mixed material</typeOfResource>
 <genre authority="marcgt">bibliography</genre>
 <originInfo>
  <place>
   <placeTerm type="text">Banda Aceh</placeTerm>
   <publisher>Universitas Syiah Kuala</publisher>
   <dateIssued>2020</dateIssued>
  </place>
 </originInfo>
 <language>
  <languageTerm type="code">id</languageTerm>
  <languageTerm type="text">Indonesia</languageTerm>
 </language>
 <physicalDescription>
  <form authority="gmd">Null</form>
  <extent></extent>
 </physicalDescription>
 <note>Penelitian  ini menganalisis  penggunaan zakat  maal sebagai  modal usaha di Kota Banda  Aceh  pada  tahun  2009,  yang  menggunakan   data  primer  melalui  penyebaran kuesioner dan wawancara langsung dengan 40 masyarakat ekonomi lemah yang menerima bantuan modal usaha dari Badan Baitul Maal Kota Banda Aceh.  Data sekunder diperoleh dari Badan Baitul Maal, Badan Pusat Statistik (BPS), Perpustakaan Unsyiah serta instansi terkait   lainnya   sebagai   data   penunjang.   Data   dianalisis   secara   deskriptif   dengan menjelaskan karakteristik  masyarakat  ekonomi  lemah penerima  bantuan modal usaha di Kota Banda Aceh.&#13;
&#13;
Dari  basil  penelitian  yang  diperoleh  berdasarkan  data  kuesioner  yang  penulis edarkan di  beberapa  desa  di  Kota  Banda  Aceh,  maka  penduduk  yang  berpendapatan kurang dari Rp 1.000.000.-/bulan 75 persen,  yang berpendapatan di antara Rp  1.000.000- Rp  2.000.000.-  10 persen, yang berpendapatan  di antara Rp 2.100.000-Rp  3.000.000.- 5 persen,  yang berpendapatan  Rp 3.100.000-Rp 4.000.000.-  5  persen,  dan  yang merniliki pendapatan di atas Rp 4.000.000.-/bulan sebanyak 5 persen.&#13;
&#13;
Berdasarkan hasil penelitian  dapat disimpulkan bahwa bantuan zakat maal sebagai modal  usaha  berpengaruh  positif  terhadap  peningkatan produksi  masyarakat   ekonomi lemah di  mana  setelah  mendapat  bantuan  modal  usaha  dari  zakat  maal,  masyarakat ekonomi  lemab dapat meningkatkan  kapasitas  produksi karena  adanya tambahan  modal. Berdasarkan  hasil penelitian,  disarankan agar pihak Manajemen  Baitul Maal memberikan bantuan  yang  lebih  besar  serta  melakukan  pendampingan   dan  pelatihan  kepada  para mustahiq supaya mereka memiliki keahlian yang memadai&#13;
</note>
 <classification>0</classification>
 <identifier type="isbn"></identifier>
 <location>
  <physicalLocation>ELECTRONIC THESES AND DISSERTATION Universitas Syiah Kuala</physicalLocation>
  <shelfLocator></shelfLocator>
 </location>
 <slims:digitals/>
</mods>
<recordInfo>
 <recordIdentifier>81066</recordIdentifier>
 <recordCreationDate encoding="w3cdtf">2020-10-07 10:40:24</recordCreationDate>
 <recordChangeDate encoding="w3cdtf">2020-10-07 10:43:12</recordChangeDate>
 <recordOrigin>machine generated</recordOrigin>
</recordInfo>
</modsCollection>