Electronic Theses and Dissertation
Universitas Syiah Kuala
NULL
EKSTRAKSI ENERGI PASANG SURUT KOMPONEN M2 DI PERAIRAN BARAT ACEH
Pengarang
ALI MUSTOFA SIREGAR - Personal Name;
Dosen Pembimbing
Nomor Pokok Mahasiswa
1611101010047
Fakultas & Prodi
Fakultas Kelautan dan Perikanan / Ilmu Kelautan (S1) / PDDIKTI : 54241
Subject
Kata Kunci
Penerbit
Banda Aceh : Universitas Syiah Kuala., 2020
Bahasa
Indonesia
No Classification
-
Literature Searching Service
Hard copy atau foto copy dari buku ini dapat diberikan dengan syarat ketentuan berlaku, jika berminat, silahkan hubungi via telegram (Chat Services LSS)
Perairan Barat Aceh merupakan suatu perairan Indonesia yang dipengaruhi oleh pola arus Samudra Hindia dan letaknya di bagian timur laut Samudera Hindia. Arus yang terjadi disebabkan oleh gerakan bergelombang panjang dari pasang surut yang merambat melalui Samudra Hindia dan perairan ini didominasi oleh pasang surut semidiurnal. Peran pasang surut sangat besar terhadap hidrodinamika dan ekosistem di kawasan pesisir. Di sisi lain, pasang surut adalah salah satu renewable energi yang dapat dimanfaatkan bagi kawasan pesisir seperti Aceh. Penelitian ini menampilkan potensi energi turbin yang dihasilkan dari pasang surut semidiurnal M2 di Perairan Barat Aceh. Untuk mempermudan penelitian ditetapkan dua lokasi penelitian, yaitu di Perairan Ulee Lheue (Aceh Besar district) dan Perairan Calang (Aceh Jaya district). Analisis energi didasarkan pada data elevasi dan arus dari output model numerik tiga dimensi Navier-Stokes. Data pasang surut dari model cukup sesuai dengan data verifikasi dari TPXO 7.2 dan Geospatial Indonesia Agency (GIA) data. Kecepatan arus pasang surut M2 di Perairan Barat Aceh relatif kecil, yaitu di Perairan Ulee Lheue adalah 0.018 m/s sedangkan di Perairan Calang 0.025 m/s. Energi turbin pasang surut maksimum di Perairan Ulee Lheue adalah 9.142 x 10-2 kWatt dengan kekuatan hariannya adalah 4.63 x 103 kWatt. Di Perairan Calang, energi turbin maksimum mencapai 2.449 x 10-1 kWatt sedangkan kekuatan hariannya adalah 1.0167 x 104 kWatt. Hasil ini menunjukkan bahwa Perairan Calang (Aceh Jaya district) memiliki potensi arus dan energi pasang surut yang lebih besar daripada Perairan Ulee Lheue (Aceh Besar district).
Tidak Tersedia Deskripsi
EKSTRAKSI ENERGI PASANG SURUT KOMPONEN M2 DI PERAIRAN BARAT ACEH (ALI MUSTOFA SIREGAR, 2020)
EKSTRAKSI ENERGI PASANG SURUT KOMPONEN M2 DI PERAIRAN SELAT MAKASSAR (ELISIA SANOVA BR S PELAWI, 2020)
PEMODELAN EMPAT KOMPONEN HARMONIK PASANG SURUT DAN ARUS PASANG SURUT (M2.S2, K1, 01,) DI PERAIRAN INDONESIA (Chitra Octavina, 2022)
STUDI MODEL HIDRODINAMIKA PASANG SURUT 2D DI PERAIRAN PANTAI ACEH BARAT (Zaqyatun Nufus, 2018)
SIMULASI ARUS BAROTROPIK DI PERAIRAN ACEH DENGAN MODEL NUMERIK TIGA DIMENSI (Amelia Rostina, 2022)